
10 hari kemudian
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Hari ini Rayhan keluar kelas lebih cepat dari biasa nya, dosen pembimbing mata kuliah Matematika Ekonomi berhalangan hadir karena menyelesaikan beberapa urusan di luar kota.
Dan hari ini juga jadwal untuk rapat di BEM membahas kegiatan mahasiswa dan organisasi organisasi terlarang yang belakangan ini marak menjadi pembicaraan.
" Gimana lo sama si Lisa? " tanya Rayhan pada Candra yang berjalan di sebelahnya.
" baik sih, cuma gue belum yakin aja mau nembak tu anak " timpal Candra sambil tersenyum ramah membalas sapaan gadis gadis yang sibuk menyapa dari tadi.
" kenapa? Jangan bilang lo cuma mainin tu anak, gue gak pernah ya ngajarin lo kaya gitu "
" idihh, sok suci lo ****. si Kayla belum tau aja lo gimana, ntar juga tu anak nyesel sendiri pacaran sama manusia batu kaya lo " celetuk Candra mendapat dompratan dari pria di sebelahnya.
Baru mulut nya terbuka untuk membalas perkataan Candra, ponsel di saku celana Rayhan berbunyi, segera ia merogoh ponsel nya. Lalu tersenyum cerah saat melihat siapa yang menelfon, Candra di sebelahnya berdecih melihat sahabatnya yang belakangan ini mudah sekali melempar senyuman hanya karena hal hal kecil seperti ini.
" Halo sayang " mempertegas kata sayang tepat di telinga Candra, membuatnya bergidik ngeri mendengar kata kata yang hanya dikonsumsi bucin level akut sekarang sudah menjadi kata favorit sahabat nya.
Ya Tuhan, kenapa lebih enak denger dia gebrak meja sambil teriak teriak daripada ngomong sayang pake nada manja begitu. Rutuk Candra sambil buang muka melihat senyum Rayhan.
" Aku sama Lisa di cafe XX. nanti kalo rapat nya udah selesai susul aja kesini, kalo mau langsung pulang juga gak papa " ucap gadis itu dengan nada girang, membuat senyuman lebih terukir lebar.
" Iya, nanti kalo rapat udah beres aku kesana. Tapi mungkin agak lama, kalo bosen duluan pulang nggak papa "
" Oke kalo gitu, aku tutup ya "
" hemm" Rayhan berdehem sambil mengangguk, membuat Candra memukul keras bahu nya.
" Ray, plis deh jangan bertingkah kayak gitu. Sumpah gue ngeri liat nya, lo beneran gila dibuat tu bocah? " tanya Candra menatap serius, membuat Rayhan memutar mata jengah.
" Terserah lo! " ketus nya sambil berlalu meninggalkan Candra.
* * * * *
Ditempat lain,
Kayla dan Lisa sedang asyik membicarakan salah satu anggota boyband terkenal asal Korea yang berkunjung ke Indonesia, bahkan berkunjung ke salah satu rumah artis tanah air yang terkenal dan tajir melintir sampai dijuluki si Sultan..
__ADS_1
" Yawloh Kay, gue tu udah ngefans banget sama oppa itu. iri banget gue sama tu artis, kok bisa ya si oppa dateng kerumah nya gitu? "
" lah mereka kan emang temenan, ya bisa aja lah Lis. lagian lo kenapa lebay banget dah, mau lo jungkir balik karna iri juga tu oppa kaga bakal ngelirik lo " sewot Kayla sambil menyeruput minuman segar kesukaan nya.
" Dihh, ya gue pengen aja gitu jabat tangan sama cipika cipiki itu sama oppa. uwwuu.. uwuuu.. tau gini rela dah gue jadi pengasuh anak nya, biar kecipratan ketemu oppa " Lisa masih menyimak video youtube salah satu artis yang kedatangan oppa korea itu.
" udah deh Lis, suka sih suka tapi gak segitu nya juga kali. gue heran deh sama cewek cewek sekarang, pada heboh banget kalo bahas oppa oppa korea. ya gue juga sih suka, tapi gak yang menye menye lah "
" apaan menye menye, mereka itu lucu imut gemesiin tau Kay. kalo bisa sih pengen gue bungkus terus bawa pulang deh satu kerumah gue "
" yawloh Lisa, plis deh gausah ketinggian kalo mimpi " dengus Kayla merasa jengah dengan tingkah sahabat nya yang kecanduan tingkat akut jika membahas oppa oppa yang matanya unyu dan menggemaskan itu.
Lisa masih terus mengoceh tidak jelas menyuarakan keirian nya pada salah satu artis yang terlihat sangat akrab dengan oppa kesukaan nya, sedangkan Kayla lebih memilih tidak memperdulikan sahabat nya. dan menikmati makanan yang sudah sejak tadi belum di cicipi karena meladeni obrolan Lisa.
Kayla mengernyit saat sekilas melihat seseroang yang seperti tidak asing bagi nya sedang berjalan ke arah kafe ini, Kayla mengedipkan mata nya beberapa kali. Tapi saat menoleh lagi sosok itu sudah tidak terlihat, yang membuat nya seperti bingung sendiri.
aah gue salah liat paling, mana mungkin dia ada disini kan. Apa karna gue kangen ya, sampe tiba tiba keinget dia.
" Kayla.." panggil Lisa sambil menyenggol lengan Kayla, tapi tidak di gubris oleh gadis yang tengah asyik melamun itu.
Lisa jadi salah tingkah saat melihat pria tampan berdirin di samping nya sedang tersenyum manis, dia lagi lagi memanggil Kayla tapi gadis itu tetap tidak menjawab.
" Kayla.. " kali ini bukan Lisa yang memanggil, tapi laki laki itu! dia memanggil Kayla dengan begitu lembutnya.
" Kayla.. " panggilan itu terdengar lagi, kali ini Kayla menoleh ke arah Lisa. tapi Lisa malah menoleh kearah lain dengan ekor matanya menunjuk seseorang, Kayla mengikuti arah ekor mata Lisa menunjuk.
Gelas di tangan nya langsung terjatuh saat melihat sosok itu, laki laki yang tengah berdiri dengan jarak satu meter di samping nya.
Pria tampan dengan wajah khas ke arab araban itu sedang tersenyum manis pada Kayla, bibir tipis dan merah nya melengkung membentuk sebuah senyuman manis. sorot mata tajam namun teduh nya memancarkan kerinduan teramat dalam.
Kayla mengedipkan mata tak percaya saat melihat sosok pria itu, Kayla merasakan sesak di dada nya karena menahan tangis. Tapi tangisan itu tak mampu dia tahan, Kayla langsung bangkit dan berlari memeluk erat pria itu sambil menangis.
" AKU KANGEN!! " Teriak Kayla tertahan di dada pria itu.
laki laki itu membalas pelukan Kayla dengan erat, dan mengusap halus punggung Kayla.
Lisa hanya tersentak heran melihat pemandangan ini, dia bingung sendiri kenapa tidak ada angin tidak ada hujan tiba tiba ada adegan pelukan penuh haru di hadapan nya. terlebih lagi di saksikan oleh pengunjung kafe yang tak kalah heran dengan Lisa.
Lisa lebih terkejut lagi saat melihat kehadiran Rayhan dan Candra di pintu masuk, sedang menatap tajam ke arah Kayla yang berpelukan erat dengan pria asing.
__ADS_1
" APA APAAN INI? " Rayhan menghampiri mereka, lalu menarik Kayla agar lepas dari pelukan pria itu.
Kayla dan pria asing itu terkejut dan menatap Rayhan bingung. seperti berkata, Ah dasar pengganggu!!
" lo siapa, berani peluk peluk cewek gue?! " tanya Rayhan sambil meninju pria itu, Kayla yang ada di balik punggung Rayhan langsung tersentak kaget.
" apa apaan sih kak Ray?! " bentak Kayla sambil mendorong Rayhan.
" lo yang apa apaan!! lo selingkuh? iya?!! " Rayhan balik membentak sambil memegang kedua bahu Kayla.
Pria yang tadi mendapat tinjuan langsung menarik Kayla kedalam pelukan nya, membuat Rayhan semakin di kuasai emosi.
" Lepasin cewek gue!! Kurang ajar lo ya, keparat lo!! " hendak melayangkan pukulan lagi, tapi di tahan sekuat tenaga oleh Candra.
" dia pacar kamu? " tanya pria itu pada Kayla, dan di balas anggukan oleh gadis itu.
" Pukulan kamu keras juga haha, tapi kamu harus lebih banyak berlatih lagi. Kayla itu jago lo bela diri nya, dan.. Kayla belum mengenalkan saya memang nya? " tanya nya dengan nada santai dan senyum meremehkan.
Rayhan berdecih sambil buang muka, dilihat dari penampilan dan apa yang dikenakan jelas laki laki di hadapan nya ini seperti nya bukan orang biasa. Dia juga mungkin seumuran dengan Roland.
Belum selesai urusan Roland, muncul lagi yang baru!
" kalo begitu. ayo kita kenalan, tapi setelah berkenalan saya nggak akan merestui kamu sama Kayla! "
" Hah? apa?! "
* * * * * * * *
*netijen : nah loh, sapa lagi dah tu?
author : Kaga tau gue. kan mereka belom kenalan jenab
netijen : apa jangan jangan oppa yang di omongin Lisa ya thor 🤔
author : waah bisa jadi sih, kenalan kaga nih?
netijen : kenalin gue dong thor, nyesek amat gue cuma bisa liat dia dari tipi sama layar hp doang
author : lah sama ****:( makanya banyakin like komen and vote lo pada ya.
__ADS_1
netijen : lah apa hubungan nya thor 🤔
author : gue mau ngumpulin duit, biar nyusulin tu oppa ke korea*!!