
***oke gengs, part ini adalah flashback nya pas Rayhan tau kalo yang bakal jadi tunangan kakak nya itu adalah Kayla. orang yang baru aja jadi pacar Nya.
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍***
Rayhan termenung, mengingat kejadian sebulan yang lalu saat dia baru saja pulang dari mengantar gadis yang sudah resmi menjadi kekasih nya.
Rayhan memasuki rumah dengan tersenyum cerah, menandakan kebahagiaan nya.
dia berjalan dengan santai bahkan sesekali bersiul dan bernyanyi, saat tiba di ruang keluarga Rayhan melihat kedua orang tua dan kakak nya sedang berkumpul seperti mendebatkan sesuatu.
awal nya Rayhan tak mau peduli dengan mereka, Ray ingin segera masuk kamar dan menikmati kebahagiaan nya.
saat berada di pijakan tangga pertama, langkah nya berhenti saat mendengar ucapan sang papa.
" Roland!! papa tidak mau tau, apa pun alasan nya kamu harus tetap bertunangan dengan anak sahabat papa!!" ucap Wijaya Kesuma dengan nada penuh penekanan.
" paah, kalo Roland nya nggak mau jangan di paksa dong pa, dia udah besar udah bisa cari pasangan sendiri " timpal mama yang merasa kesal dengan paksaan suami nya..
" pa, please jangan kayak gini. Roland bener bener gak mau pa, dan Roland yakin anak sahabat papa itu juga pasti nolak perjodohan ini" ucap Roland memohon pada sang papa.
Rayhan yang jadi tertarik untuk mendengarkan, kemudian berbalik lagi menuju ruang keluarga.
" Roland?!! papa udah bilang kan, kalau kamu nolak. adik kamu itu yang bakal menanggung akibat nya " ucap papa nya yang membuat Roland dan mama nya langsung menatap Rayhan yang berdiri tak jauh dari mereka.
" emang siapa sih yang bakal di jodohin sama kak Roland? " tanya Rayhan iseng, tak niat untuk mendapat jawaban
" Kayla Natasha Wijaya, anak nya Tuan Wijaya sahabat papa dulu! " Rayhan yang sedang bengong sekatika langsung duduk di samping Roland saat mendengar nama wanita nya di sebut oleh papanya
" si.. siapa tadi? nama nya cewek itu? " tanya Rayhan tergagu, setengah tak percaya dengan ucapan papa nya.
gue salah denger kan? nggak mungkin Kayla gue, dia tadi tenang tenang aja. apa dia juga belum tau masalah ini? Rayhan bergulat dengan pikiran nya sendiri sambil menatap sang papa tak percaya.
" Kayla Wijaya, dia gadis pintar dan cantik. papa yakin kamu akan suka sama dia Roland, besok malam kita bertemu dengan dia dan papa nya "
Rayhan terkejut setengah mati saat mendengar ucapan papa nya, mengatakan bahwa Kayla Wijaya adalah gadis yang akan menjadi tunangan kakak nya.
__ADS_1
Rayhan langsung tersenyum getir, menolak percaya ucapan papa nya.
nggak!! nggak mungkin Kayla gue! dia punya gue, dia nggak mungkin di jodohin sama kakak gue!! Rayhan menggelengkan kepala sambil bangkit dari duduk nya.
" nggak pah! Rayhan nggak setuju!! " bentak Rayhan yang membuat semua orang terkejut, terutama Roland.
" apa maksud kamu Ray? kenapa kamu malah ikut ikutan kakak mu? apa kamu kenal dengan gadis itu? " tanya Wijaya Kesuma dengan nada kesal.
" papa nggak bisa jodohin kak Roland sama dia, aku nggak setuju pa! "
" kenapa lo jadi ikut ikutan gak setuju? " tanya Roland keheranan melihat tingkah adik nya.
" pokok nya Rayhan menentang perjodohan ini, kak Roland gausah mau di jodohin" ucap Rayhan sambil menatap sang kakak.
" TIDAK!! apapun yang terjadi perjodohan ini harus terjadi, untuk kamu Roland . persiapkan diri kamu, besok malam kita akan bertemu dengan calon tunangan kamu.
dan untuk kamu Rayhan, papa tidak ingin mendengar ucapan kamu yang tidak berguna itu. lebih baik kamu urus urusan mu sendiri, tidak usah mencampuri urusan keluarga ini!! " bentak Wijaya pada kedua anak nya. membuat kakak beradik itu bungkam seketika.
Rayhan langsung beranjak menuju kamar nya dengan frustrasi, bagaimana bisa seperti ini? diantara sekian banyak anak gadis para konglomerat di negeri ini, kenapa harus Kayla yang akan bertunangan dengan kakak nya. dan kenapa harus kakak nya, kenapa tidak Rayhan saja yang di jodohkan dengan Kayla?
Rayhan membanting pintu kamar nya dengan sangat keras, bahkan terdengar sampai lantai bawah yang membuat kedua orangtua dan kakak nya yang masih di ruang tamu sampai terkejut.
"..gue gak nyangka bakal serumit ini Ray" ucap Candra setelah sahabat nya menceritakan semua melalui sambungan telfon.
" gue harus gimana Can?, gue gak mau kehilangan Kayla" lirih Rayhan dengan mata yang sudah berkaca kaca.
" lo jangan nekat Ray, jangan sampai lo kayak dulu. pake akal sehat lo!! " tukas Candra saat mendengar Rayhan yang begitu putus asa.
" gue gak mau kalo perjodohan itu sampai terjadi, gue gak mau kehilangan dia Can.. " lirih Rayhan sambil menahan emosi nya.
" gue yakin kalo Kayla juga pasti bakal di paksa bokap nya untuk terima perjodohan ini, mau nggak mau perjodohan ini pasti bakal tetap terjadi Ray. lo gak bakal bisa cegah perjodohan ini.. " ucap Candra lemas, tak ingin membuat Rayhan tambah frustasi.
" terus menurut lo gue harus gimana Can! gue harus relain orang yang gue sayang sama kakak gue sendiri ha! " bentak Rayhan seperti orang kesetenan.
" Ray, kalo menurut gue lo masih bisa batalin pertunangan ini. tapi lo harus sedikit berkorban.. "
__ADS_1
" maksud lo? " tanya Rayhan mendengar penjelasan sahabat nya yang ambigu.
" buat saat ini lo biarin dulu Kayla tunangan sama kak Roland"
" *******! gak akan, gak akan gue biarin Kayla gue jadi milik orang! " bentak Rayhan saat mendengar ide gila sahabat nya.
"dengerin dulu nyet!.. untuk sekarang lo biarin dulu, toh kak Roland juga nolak kan. dia terpaksa tunangan karna paksaan papa lo, dan Kayla, hati dia udah buat lo men, dia udah jadi milik lo. gue yakin dia akan tetep milih lo walaupun dia tunangan sama kakak lo, dia terikat sama kakak lo tapi dia bakal sama lo... "
" jangan muter muter kenapa, jelasin cepet! " bentak Rayhan tak mau basa basi.
" untuk bersaing sama kakak lo, minimal lo harus sederajat sama dia Ray. Tuan Wijaya gak bakal ngasih putri kesayangan nya ke sembarang orang, jadi minimal lo harus punya pendidikan yang sama dengan kakak lo. karna beda kalian cuma itu. untuk urusan tampang dan harta kalian sama sama tajir, tapi untuk yang satu itu, Roland ada satu langkah di depan lo" jelas Candra di seberang telefon, dan Rayhan manggut manggut mendengarkan.
benar, orang yang dia hadapi adalah Tuan Wijaya yang tidak akan memberikan anak nya kepada sembarangan orang.
papa nya yang selalau meremehkan kemampuan nya, dan kakak nya yang tingkat pendidikan nya berada satu tingkat di atas Rayhan.
hanya itu yang menjadi rintangan bagi Rayhan.
" jadi menurut lo gue harus ngapain? " tanya Rayhan sudah agak tenang.
" menurut gue, lo harus pindah universitas, kalo perlu keluar negeri. cari universitas terbaik Ray.. " Candra memberikan usul nya.
" tapi gue gak mau tinggalin Kayla" lirih Rayhan lagi..
" ini jalan satu satu nya biar lo bisa sama dia Ray"
" tapi gue harus bilang apa sama Kayla? gue gak mau tinggalin dia Can, lo ngerti gak sih? "
" jadi lo mau gimana? lo mau batalin gitu aja? percuma Rayhan bokap lo gak bakal dengerin lo!! "
Rayhan berfikir sejenak, benar papa nya tidak akan mendengarkan ucapan nya walaupun dia sampai menangis darah sambil memohon.
" oke gue bakal pindah keluar negeri. MALEM INI JUGA!! " ucap Rayhan yang membuat Candra mengernyit bingung.
" kenapa malem ini? gila otak lo, kepindahan lo belum di urus. dokumen dan segala macem, lo mau masuk universitas mana emang? " tanya Candra dengan nada meremehkan.
__ADS_1
" gue udah ambil keputusan Can, gue bakal pergi malem ini juga. gue gak akan kuat liat Kayla sama kak Roland besok, kalo gue masih disini gue gak tau apa yang bakal gue lakuin sama kak Roland. dan gue gak mau hubungan kami renggang,
masalah dokumen dan yang lain gue bisa minta sekretaris papa ngurusin. yang jelas sekarang gue mau pergi dulu dari sini, MALEM INI JUGA"