Kampus Love Story

Kampus Love Story
apartemen Lisa


__ADS_3

setelah sampai, Kayla langsung memencet pascode untuk masuk kedalam apartemen nya.


masih di ikuti Lisa yang setia mengekori nya dan tak banyak bicara seperti biasa nya, setelah masuk kedalam ruangan Lisa langsung mengedarkan pandangan nya menyapu isi ruangan. diisi dengan berbagai perabotan mewah dengan gaya khas barat


ini apartemen tapi kok kayak rumah gedongan sik, ah gimana sama rumah nya ya jadi pengen tau mwehehehe Lisa cecengesan sambil menggaruk pipinya.


"ngapain lo senyum senyum gak jelas?! buru masuk lo, gue capek" ucap Kayla sambil duduk di sofa, langsung di susul Lisa yang juga duduk di samping nya.


" kita mau ngapain sih Kay? bang Ray sama Candra pasti udah nungguin dari tadi deh" Lisa menyuarakan kebingungan nya.


"udah gausah banyak tanya dulu, ntar gue kasih tau. lo kalo mau makan ke dapur aja gue masih ada cemilan di kulkas" mendengar jawaban Kayla, membuat nya refleks lari kearah dapur menjemput para cemilan yang di rindukan.


tak lama pintu di ketuk oleh seseorang, Kayla langsung membuka pintu , benar saja si Mona yang di temui di lantai dasar tadi yang datang.


" udah siap? " tanya Kayla seperlunya.


"udah siap nona, apa mau saya pindahkan barang nona ke sebelah? " tanya Mona sambil tersenyum ramah.

__ADS_1


" gausah mbak, itu buat temen Kayla kok" jawab Kayla sambil menunjuk Lisa yang baru keluar dari dapur.


Lisa yang menyadari dirinya di tunjuk hanya kebingungan, tapi tak mau ambil pusing karena cemilan lebih menggugah seleranya.


"oh baik lah, saya permisi nona. nikmati hari anda" Mona menundukkan kepala dengan sopan lalu meninggalkan ruangan.


"Lisa sini lo ikut gue, langsung bawa tas abis ini kita langsung keluar" teriak Kayla di depan pintu.


" ah elah, belum juga dibuka ni makanan, sabar dulu kenapa Kay? " sungut Lisa sambil menarik tas nya meninggalkan makanan yang belum sempat masuk perut.


"ini kenapa kita pindah pindah sih? padahal udah pw juga disitu tadi! " Lisa kembali menyuarakan kekesalan nya.


" udah diem, dengerin omongan gue ya , gue gak bakal ngulang dua kali"


"mulai sekarang lo tinggal disini, besok malem selesai acara langsung pindah kesini. barang barang lo ntar gue suruh orang yang bawain, dan motor lo udah gue kasih tempat parkir khusus dibawah..."


belum juga menuntaskan kalimat nya, Lisa yang diajak bicara sudah terkulai di lantai.

__ADS_1


"elaah drama banget lo!" dengus Kayla sambil memutar bola matanya jengah.


"ini.. ini.. apa maksud nya sih?.... "


"gausah pikirin biaya nya, lo gratis tinggal disini sampe lulus kuliah nanti. atau mau selamanya disini juga bisa kok" ucap Kayla sambil tersenyum.


Lisa yang baru mendapatkan kesadaran nya langsung berteriak. " gue gak mau Kay, gak bisa gue, lebih baik di kostan itu udah cukup kok "


" lo gak perlu kasian sama gue, gue emang miskin tapi bukan penjilat yang cari keuntungan mengatasnamakan hubungan pertemanan kita Kay! " ucap Lisa dengan nada kesal, mungkin dia tersinggung karena Kayla memutuskan hal seperti ini tanpa persetujuan nya.


" gue gak kasian sama lo, gue cuma gak mau susah doang. males bolak balik kostan lo kalo dirumah sepi. jadi sekarang gue tinggal di depan, dan lo disini biar gampang" Kayla masih tersenyum ramah.


Lisa merasa sedih dan terharu dengan kebaikan Kayla selama ini, padahal ia tak pernah berharap apapun apalagi di beri tempat tinggal sebagus ini oleh Kayla, dia jadi merasa bersalah pada Kayla.


namun disisi lain dia juga merasa senang karena memiliki sahabat yang sebaik Kayla.


sungguh, dia berjanji akan berteman dengan Kayla setulus hatinya

__ADS_1


__ADS_2