
sebelum nya thor mau minta maaf, karna untuk jadwal up tidak menentu yahh. karna tergantung kesibukan dan ide, soal nya thor kalo nulis kadang spontan aja gitu apa yg di pikir itu yg di tulis.
thor minta maaf juga kalo dalam penulisan masih banyak kesalahan, atau alur cerita nya kurang sesuai dengan ekspektasi para readers semua, karena disini thor juga pemula. jadi masih banyak kesalahan di Sana sini.
salam hangat untuk kalian para pembaca, semangat terus baca novel ku yhaaa 😘
dan untuk adegan mantap mantap nya thor belum berani buat, thor masih 19 loh. adegan mantap masih tabu buat thor haha
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
pagi ini Kayla berangkat ke kampus dengan langkah gontai, bagaimana tidak. selama sebulan ini setiap hari nya di habiskan untuk mencari dan menangisi Rayhan.
Kayla masih belum mau menyerah untuk mencari keberadaan Rayhan, dia bahkan tak memperdulikan larangan papa nya. sudah berkali kali Tuan Wijaya membuat jadwal pertemuan antara Kayla dan Roland, tapi gadis itu selalu menolak dengan seribu alasan nya. (lagu kali ah wkwk) .
Kayla turun dari mobil nya dan berjalan dengan lesu menuju gedung kampus nya, tapi saat di parkiran depan kampus Kayla melihat Candra dan Praya sedang berbincang, seperti nya mereka terlibat perdebatan sengit. terlibat dari ekspresi Praya yang berkali kali membentak Candra dengan kalimat kasar, dan pria itu juga membalas dengan umpatan tak kalah kasarnya.
awal nya Kayla tak peduli, tapi jika di pikir pikir pasti pertengkaran mereka membahas tentang Rayhan, karena mengingat Praya adalah mantan pacar nya, dan Candra adalah sahabat dekat nya.
jadi Kayla memutuskan untuk bersembunyi di balik sebuah mobil tak jauh dari dua sejoli itu.
"lo pasti tau di mana Rayhan kan, kemana dia udah sebulan gak pernah keliatan di kampus " tanya Praya dengan tatapan garang.
" udah gue bilang, gue gak tau dimana Rayhan!! " bentak Candra yang mulai jengah
"kasih tau gue Candra, dimana Rayhan!! " teriak Praya dengan suara tertahan.
__ADS_1
" lo tau kan gue sayang sama Ray, gue gak mau jauh dari dia. gue gak bisa hidup tanpa dia" hati Kayla meringis mendengar nya, lucu sekali wanita itu. tempo dulu dia meninggalkan Rayhan dan sekarang berteriak histeris tak bisa hidup tanpa nya.
"terserah lo!! " tukas Candra yang mulai jengah dengan drama Praya, pria itu berjalan menjauh, tapi teriakan Praya menghentikan langkah nya.
" gue tau Rayhan udah pacaran sama anak Tuan Wijaya itu, kalo lo gak mau kasih tau dimana Rayhan. jangan salahin gue kalo gue bakal buat perhitungan sama anak kecil itu " Kayla yang mendengar namanya di bawa bawa ingin segera membentak Praya. tapi niat itu dia urungkan, tujuan nya adalah untuk mencari sesuatu bukan menghajar Praya.
" lo gila Praya, jelas lo tau siapa Kayla. dan lo masih berani ganggu anak itu? " tanya Candra dengan nada meremehkan.
" lo jangan belagak gak kenal gue Can, gak inget apa yang pernah gue lakuin sama tania? gue bahkan bisa bunuh dia saat itu kalo Rayhan gak mohon mohon untuk selamatin nyawa nya " tukas Praya dengan seringai jahat nya.
entah mengapa Kayla jadi bergidik ngeri mendengar kalimat itu, sebegitu nekat kah Praya ini sampai hampir membunuh seseorang? apa dia itu seorang psikopat ya?
" jangan macem macem Praya, Rayhan udah titip gadis itu ke gue. dan gue gak akan biarin lo ganggu Kayla "
tunggu tunggu, di titipkan apa maksud nya? jadi selama ini sebenar nya Candra tau Rayhan ada dimana?
Candra mendengus kesal, dia paham benar dengan sifat Praya dia tidak akan menyerah sampai mendapat apa yang dia inginkan.
baiklah, tidak ada salah nya memberi tahu gadis itu, toh dia tidak akan mampu menyusul Rayhan kan?
" Oxford university " jawab Candra singkat.
seketika Kayla langsung lemas mendengar jawaban itu, apa maksud nya? jadi selama ini Rayhan pindah keluar negeri. bahkan pindah universitas tanpa memberi tahu nya? sebenar nya ada apa dengan Rayhan? kenapa dia tidak memberi tahu hal ini pada Kayla? apa arti nya seorang Kayla selama ini bagi Rayhan.
bulir kristal kembali meleleh di pipi Kayla tanpa bisa tertahan, kecewa dan sakit hati nya pada Rayhan langsung memuncak saat mengetahui hal ini.. bagaimana bisa pria itu pergi begitu saja tanpa mengatakan apapun setelah menyatakan perasaan nya pada Kayla.
__ADS_1
kampret!! apa maksud nya? apa gue cuma dia jadiin mainan selama ini? Rayhan lo jahat!! dengus Kayla dalam hati sambil mengusap pipi nya kasar.
dia tersenyum meremehkan dirinya sendiri, bagaimana dia bisa begitu bodoh membiarkan dirinya jatuh cinta pada Rayhan, kenapa dia bisa begitu mudah memberikan hati nya pada Rayhan padahal dari dulu Kayla tidak pernah membiarkan hati nya untuk jatuh cinta pada siapa pun.
" lo gak bercanda kan?! ngapain Rayhan disitu ha? kurang ajar!! " maki Praya tak ada habisnya.
" bukan urusan lo untuk tau alasan dia ada disitu sekarang, yang jelas Rayhan masih memperjuangkan sesuatu yang paling berharga dalam hidup nya " jawab Candra kemudian benar benar pergi meninggalkan Praya yang terlihat frustrasi.
Kayla langsung meninggalkan parkiran itu sambil menelfon seseorang.
" butuh berapa waktu berapa lama untuk membawa jet papa pulang ke indonesia? " tanya Kayla tanpa basa basi sambil berjalan menyusuri koridor
" Tuan besar masih ada kepentingan beberapa hari lagi disini nona... " suara sekretaris Hendra terdengar jelas di telinga.
"sampai kapan papa dirusia? " tanya Kayla mulai meninggikan volume suara nya.
" mungkin 5 hari lagi nona" suara sekretaris Hen masih tenang diseberang sana.
" sudah sudah lupakan!!, tidak berguna" ketus Kayla langsung memutuskan sambungan telfon.
* * * *
netijen : *mulai ada titik terang:)
author : tunggu kejutan berikut nya guys, jangan lupa laik komen sabskraib dan share yhaa!!
__ADS_1
netijen : lo kira cenel yutup thor!!
author : diem diem, gue masih pusing mo begimane alur cerita wkwk*