Kampus Love Story

Kampus Love Story
perasaan apa?


__ADS_3

"eh anu,, haha emang belum pernah naik motor beginian bang" kayla jadi salah tingkah mendengar ejekan rayhan.


"sini gue ajarin, pegang pundak gue, terus kaki kiri naik duluan baru duduk " ucap rayhan sambil memberikan helm pada kayla.


setelah memakai helm, kayla naik seperti cara yang di ajarkan rayhan.


tak butuh waktu lama, kini motor itu sudah berbaur dengan pengendara lain di jalan raya. rayhan dengan ahli mendahului beberapa pengendara lain, sedangkan kayla yang baru pertama kali naik motor beginian hanya bisa memejamkan mata dan terus berdoa agar masih bisa bernafas sampai tujuan nanti. ia tak berani berpegangan pada pundak atau pinggang rayhan, begitu sampai di lampu merah rayhan langsung ngerem mendadak hingga kayla menubruk nya dari belakang.


"lo kalo takut pegangan, kita ngejar waktu jadi harus ngebut" ucap rayhan sambil membuka helm nya agar di dengar kayla.


"eh iya bang, tapi motor ini nggak ada pegangan nya kaya punya lisa" jawab kayla karena sepengetahuan nya, motor lisa itu ada pegangan di bagian belakang jok nya.


"nggak papa pegangan sama gue" tukas rayhan sambil menutup kembali kaca helm nya dan bersiap tancap gas karena lampu sudah hijau.

__ADS_1


selama perjalanan, keduanya hanya di temani oleh keheningan, karena tidak ada yang mengeluarkan sepatah kata pun. kayla menoleh ke arah belakang, terlihat lisa dan candra yang asik ngobrol tapi cuma di dominasi tawa. begitu juga rere dan dika yang terlihat senang sambil menunjuk sekitar nya.


kayla kembali merutuki nasib karna harus berada dalam keheningan panjang di atas motor rayhan ini, mana ada manusia yang betah dalam perjalanan tanpa ngobrol kan.


"kayla, lo ada riwayat penyakit tertentu nggak? " tanya rayhan tanpa menoleh kebelakang.


kayla yang tidak mendengar jelas, memajukan tubuh nya agar bisa mendengar suara rayhan.


"lo ada riwayat penyakit tertentu nggak? kalo ada nanti kasih tau bagian kesehatan, takut ada masalah pas kegiatan nanti"


"o iya, lo di izinin bokap lo kan ikut ini? gue takut lo nggak di kasih izin bokap lo"


" kayla di kasih izin kok bang, kayla udah ngomong dari jauh hari" kali ini kayla harus berbohong pada rayhan.

__ADS_1


"jaga diri baik2 ya, disana gue mungkin nggak bisa jaga lo sepenuh nya karna gue pasti bakal sibuk" ucap rayhan lembut, tapi pasti kayla masih bisa mendengar dengan jelas apa yang di ucapkan rayhan tadi.


kayla hanya diam beberapa saat, mencerna kata2 rayhan. seketika sudut bibir nya langsung tertarik, menunjukkan senyum manis nya. entah mengapa dia begitu bahagia mendengar ucapan rayhan.


" iya bang, kayla dan anak2 lain pasti bisa jaga diri" jawab kayla sambil tersenyum. dia tak sadar kalau senyum manis mematikan nya di lihat oleh rayhan.


begitu melihat senyuman kayla, rayhan tak mampu berkata2 lagi, ada perasaan bahagia di hati nya saat melihat senyum kayla. rayhan tau dengan jelas bagaimana cerita hidup kayla, lebih2 lagi saat kemaren kayla menangis penuh derita di depan nya.. tapi hari ini rayhan berhasil melukiskan senyuman di bibir kayla.


setelah hampir 3 jam perjalanan akhir nya mereka sampai pada lokasi yang telah di tentukan.


*author : jen maap yak, gue bukan orang jakarta atau puncak sik, jadi kaga tau asli nya kaya gimana.


netijen : emang lo orang mana dah thor?

__ADS_1


uthor : gue orang lampung jen, mana kaga pernah kepuncak pula. maklumin lah kalo gue bikin puncak sesuai imajinasi gue aja ya hahah.


netijen : serah elu dah thor*


__ADS_2