
"diam, kali ini aku yang bicara! " ujar Kayla kepada para pengawal nya.
setelah beberapa menit berlalu dan parkiran itu sudah di steril kan, beberapa mobil sudah di pindahkan, dan tempat ini menjadi sedikit lebih luas.
Kayla dan Lisa sempat meninggalkan tempat tersebut untuk berganti pakaian, sedangkan para pengawal nya berjaga di lokasi agar tidak ada seorang pun yang meninggalkan tempat itu.
" sepertinya kedatangan gue disini kurang di sambut baik ya? baiklah, sekarang gue akan memperkenalkan diri secara resmi"
ucap Kayla sambil berjalan ke tengah kerumunan. mendekati Praya yang masih berdiri mematung di dekat mobil nya.
"perkenalkan, nama gue Kayla Natasha. " ucap nya dengan sedikit membungkuk kan badan menghadap semua orang.
__ADS_1
"Kayla Natasha Wijaya, anak dari Tuan Rahardian Wijaya, sekaligus cucu bungsu dari Anthoni Wijaya.
mungkin kalian sedikit asing dengan gue, percayalah di indonesia gue nggak terkenal kok! " Kayla memulai sesi perkenalan nya.
"gue bukan mau bahas tentang kakek gue disini, gue yakin kalian nggak bakal kenal sama beliau. " ujar Kayla dengan seringai jahat nya.
sedangkan semua orang hanya diam tanpa berniat menyeka kalimat Kayla, mereka jelas paham bahwa Kayla ini adalah anak orang paling berpengaruh di Indonesia. walaupun mereka tidak tau fakta yang lebih mencengangkan, bahwa Kayla adalah cucu dari seorang konglomerat dan masih keturunan bangsawan di Jerman sana.
ada apa dengan Praya ini? bukan nya tadi dia berlagak seolah dia penguasa tempat ini, dan bersemangat menindas seorang Mahasiswa Baru, kenapa malah diam dan tak berkutik?
" untuk kedepan nya, gue cuma mau, berhenti ganggu hidup gue. anggap aja kalian nggak tau siapa gue dan latar belakang gue, anggap aja gue ini cuma angin lalu. gue juga selama ini nggak pernah mengusik hidup kalian, apalagi menindas kalian, nggak pernah ada di pikiran gue".
__ADS_1
Kayla memberi jeda kalimat nya agar para pendengar bisa mencerna kata katanya dengan jelas.
" jadi mohon kerjasama nya untuk nggak saling mengganggu selama menuntut ilmu disini. selamat siang! " Kayla langsung berlalu dari tempat itu di ikuti oleh puluhan pasang mata yang memandangnya penuh kagum sekaligus takut. ternyata anak yang selama ini mereka bully adalah anak yang seharusnya tidak pernah mereka usik ketenangan hidup nya.
selepas kepergian Kayla dan juga para pengawal nya yang sudah pergi entah kemana, mereka langsung berkutik dengan mesin pencarian di internet. mencari tahu lebih dalam siapa sebenarnya sosok Kayla dan juga nama asing yang dia sebut sebagai kakek nya tadi.
para mahasiswa yang kepalang kepo itu, bahkan tak melewatkan setitik saja informasi yang bisa mereka dapatkan tentang Kayla Wijaya, salah seorang pewaris kekayaan Wijaya Group yang terkenal bahkan sampai ke dataran Eropa itu.
sedangkan Praya, gadis itu harus berakhir di ruangan dekan atas kasus pembullyan nya terhadap Kayla beberapa waktu lalu. dan tentusaja keributan yang baru ia ciptakan di lapangan parkir tadi.
Praya tak menyangka bahwa ulah nya selama ini akan berakhir dengan pencabutan beasiswa yang diberikan kampus pada nya, dan juga hukuman skorsing selama 1 bulan tidak boleh mengikuti semua mata kuliah di kampus
__ADS_1