
setelah rapat selesai dan keputusan akhir sudah di tentukan, bahwa kegiatan lapangan mapala akan di laksanakan di daerah puncak jawa barat, dan jadwal keberangkatan nya adalah akhir pekan ini.
dalam rapat tadi tidak banyak perdebatan jadi keputusan bisa di tentukan dengan mudah dan lancar, semua menyetujui nya karena ide dari seorang kayla yang cemerlang tadi.
flash back
saat rapat sedang berlangsung, para senior sedang berdebat menentukan lokasi dimana yang tepat, si ketum rayhan juga sudah menyebutkan beberapa lokasi yang bisa mereka jadikan pilihan namun berujung tolakan dari para senior karna banyak nya alasan, baik faktor alam nya, jarak nya yang jauh, dan lain nya.
karena merasa waktu nya sudah tak banyak lagi jika hanya digunakan untuk berdebat, candra yang jabatan nya sebagai ketua plaksana kegiatan luar ruangan ini menunjuk para audiens yang mungkin memiliki ide. tanpa diduga siapa pun, kayla langsung menunjuk tangan menandakan dia punya sebuah ide.
"gimana kalo puncak, lokasi nya lumayan deket, dan juga setau aku sih di puncak cuaca nya nggak terlalu ekstrem" ucap kayla lalu semua orang diam menimbang ucapan nya.
"nah ide bagus tuh, gimana ada pendapat lain? " tanya candra sambil mengedarkan pandangan menyapu ruangan.
"tapi kan kita berangkat weekend jadi kemungkinan bakal kena macet sih" lanjut kay yang masih di simak oleh semua orang.
__ADS_1
" kalo untuk itu sih, solusi nya kita berangkat dari pagi aja biar nggak terlalu macet" timpal rayhan sambil mengangguk.
"iya bener puncak aja, kan nggak jauh2 amat jadi nggak makan waktu dijalan" ucap seorang laki2 dengan badan mungil di sudut ruangan.
setelah rapat selesai dan kay memutuskan untuk langsung pulang, karena ia tau bahwa hari ini papa nya pulang ke tanah air. kayla sangat merindukan papanya yang sudah berapa hari tidak berjumpa.
tapi sial nya ditengah jalan tiba² mobil kay mogok, dan tentu saja kay tidak tau apa penyebab nya.
kay keluar dari mobil untuk mencari taksi karena tidak mungkin terus menunggu disini, lagi pula langit sudah hampir gelap. dan tempat ini terlihat sepi, karena dari tadi hanya beberapa kendaraan yang lewat.
"kenapa mobil nya? " tanya orang tersebut.
"nggak tau kak, tiba² mogok gitu" ntah kenapa kayla jadi gugup.
"ayo naik, gue anter pulang"
__ADS_1
"eng,, nggak usah kak. bentar lagi taksi lewat kok" tolak kay karena merasa tidak enak.
"disini kalo malem sepi gak ada yang lewat, lo yakin nggak mau gue anter? "
"emm, nggak usah kak ray makasih" kayla masih tetap dalam pendiriannya. melihat penolakan kay, rayhan pun menutup kaca mobil nya dan meninggalkan kayla sendiri.
dihh ni tempat serem amat sik, ngapa gak gue terima aja sih ajakan dia tadi gerutu kayla sambil mengamati sekeliling nya.
karena merasa takut akhirnya kayla meninggal kan tempat tersebut dengan berjalan kaki, namun saat berada di ujung jalan kayla menghentikan langkah nya melihat segerombolan laki2 yang tak jauh darinya.
menyadari keberadaan kayla, para cowok itu pun langsung mendekati nya. kay semakin ketakutan melihat cowok2 itu berjalan ke arah nya.
"ayo naik! "
tanpa pikir panjang kayla langsung masuk kedalam mobil, karena takut dengan keberadaan para cowok tadi
__ADS_1