Kampus Love Story

Kampus Love Story
don't touch please!!!


__ADS_3

" lo.. mau apa? jangan macem macem!! " Kayla mendengus sambil melempar bantal di pelukan nya, tepat mengenai wajah laki laki itu.


melihat Kevin yang sedikit terhunyung Kayla berfikir ini adalah kesempatan untuk pergi dari tempat ini, Kayla langsung berlari menuju ke arah pintu. tapi belum 3 langkah dari ranjang dia sudah berhenti karena mendengar ucapan Kevin


"selangkah lagi lo maju, jangan harap bisa keluar dari sini baik baik aja! " ucapan nya langsung membuat Kayla membeku di tempat.


" lo.. lo mau ngapain? "


" haha gue?? ya gue mau nikmati malam sama lo lah. si Praya yang rekomendasiin lo. eh lo katanya masih virgin ya? jadi gue yang pertama dong ya? " seringai jahat nya kembali muncul sambil menarik ujung rambut Kayla.


"maksud lo apa?! heh denger ya, gue gak sudi deket deket lo. dan jaga omongan lo ya, nggak tau gue siapa? " tanya Kayla sambil menatap tajam.


" hahahaha.. emang lo siapa ha?! lo itu nggak lebih dari gadis kotor yang jual badan demi uang. apa beda nya lo sama Praya?! ******!! " Kevin mulai melepaskan baju yang melekat di tubuh nya dan mendekati Kayla.


" jaga omongan lo!! gue perempuan baik baik ya!! keluarin gue dari sini! " Kayla mulai berlari lagi menuju pintu.


Kevin langsung menarik tangan nya dan menghempas tubuh Kayla di tempat tidur.

__ADS_1


" STOP!!! DON'T TOUCH ME!!! " teriak Kayla sambil melemparkan tas milik nya, dan lagi lagi tepat mengenai wajah Kevin.


pria yang dari tadi berusaha menahan emosi nya itu langsung menampar wajah Kayla sampai tersungkur ke lantai dan mengenai sudut meja.


******* ni cewek!! masih aja jual mahal sama gue!! sungut nya sambil menarik tangan Kayla dengan kasar.


"cepet lepas baju lo! " bentak nya sambil menarik kerah baju milik Kayla hingga robek di bagian atas nya.


" lepasin gue, tolong lepasin sekarang. gue janji kasih lo uang berapa aja yang lo minta " ucap Kayla sambil mengusap sudut bibir nya yang terluka.


" masih aja belagu lo ha!! cukup diem dan nikmatin permainan gue. jangan banyak bacot!! " bentak nya sambil mencengkram dagu Kayla.


pria itu tersentak dan langsung melepas ciuman nya saat Kayla menggigit bibir nya dengan kasar.


" kurang ajar, berapa kali gue bilang jangan ngelawan gue *******! " satu tamparan keras mendarat lagi di wajah Kayla menyisakan warna merah kebiruan.


" gue juga udah bilang baik baik jangan sentuh gue! lo bodoh apa tuli ha? " entah keberanian dari Mana, yang jelas Kayla harus melawan laki laki gila ini. pria yang entah datang dari mana tiba tiba melakukan hal yang tidak senonoh padanya.

__ADS_1


" kak Ray.." lirih Kayla tetap waspada dengan pria gila di hadapan nya ini.


Kevin mengeluarkan sebuah pisau lipat dari saku celana nya, dengan seringai mengerikan di wajah nya dia mengarahkan pisau itu ke tangan Kayla.


" diem, atau gue habisin lo sekalian " ucap nya sambil menarik baru Kayla yang dari tadi sudah terbuka.


Kayla menjerit dan meronta-ronta agar terlepas dari cengkraman tangan kokoh milik Kevin. dengan gerakan cepat Kevin langsung mengunci pergerakan tubuh Kayla dengan menekan kedua lutut nya dengan kuat, sementara kedua tangan Kayla dia pegangi kuat kuat. seringai di wajah nya kembali muncul saat melihat Kayla yang sudah tak berkutik di bawah nya.


Kayla semakin geram melihat wajah pria yang tak di kenal nya itu hanya berjarak beberapa senti dari wajah nya, dia berpikir keras apa lagi yang bisa dia lakukan untuk menghentikan hal gila yang di lakukan pria ini.


cuihh!!!


hal terakhir yang ada dipikiran nya, dan satu satu nya yang bisa Kayla lakukan. gadis itu meludahi wajah Kevin, yang membuat pria itu langsung terkejut dan mengusap wajah nya jijik.


Kevin langsung menenggelamkan wajah nya di ceruk leher Kayla, tapi belum sempat dia melakukan. satu tendangan keras dari belakang langsung membuat nya tersungkur ke lantai dengan keras nya.


" kak Ray!! " teriak Kayla saat melihat orang yang baru saja melakukan tendangan sempurna.

__ADS_1


memang sejak tadi Kayla mendengar suara pintu di gedor dan di tendang dari luar, tapi dia tak sempat berfikir itu memang benar terjadi atau hanya pikiran nya saja karena rasa takut nya pada Kevin.


__ADS_2