Kampus Love Story

Kampus Love Story
kesibukan


__ADS_3

setelah resmi menjadi anggota club pecinta alam di universitas tersebut kini kay dan lisa disibukkan dengan berbagai kegiatan organisasi nya, yang membuat waktu yang kay miliki untuk bersama sang papa semakin sempit bahkan hampir tak mungkin ada waktu.


bahkan sudah 2 minggu ini kay tidak bertemu dengan papa nya, selain karena papa nya yang sibuk bolak balik keluar negeri untuk urusan bisnis, juga kayla yang jarang ada dirumah karena kesibukan nya pada kuliah dan organisasi.


sebenarnya salah satu alasan terbesarnya ikut organisasi ini adalah mengisi waktu luang untuk menunggu sang papa, tapi kenyataan nya membuat waktu nya dan sayang papa semakin terkikis.


kay sebenarnya kecewa, dang berniat agar papanya sedikit memberi perhatian padanya. kau berfikir jika ia jarang dirumah maka papanya akan menunggu nya pulang, bahkan akan bertanya keberadaannya.


namun kesibukan pak wijaya membuatnya lupa pada putri yang sangat merindukan kasih sayang dan perhatian nya. ia bahkan lupa pada putra sulung nya yang ia asingkan diluar negeri sana.


"kay nanti kita ada pendidikan loh, sebelum nanti kita bakal ada kegiatan mendaki gunung. kamu yakin kay bakal di izinin sama papa mu? " tanya lisa pada kayla yang sibuk dengan lamunan nya sambil memutar sedotan es teh dihadapannya.


"yakin lah, gue dari awal udah yakin. dan soal papa dia pasti izinin gue"


" heemm gue gasabar deh, kak rayhan pasti bakal ikut ngedaki kan. ah gue pengen deh nanti di gendong dia naik gunung nya wkwk" lisa nyengir dengan semangat sambil membayangkan kejadian itu.

__ADS_1


" serah lo dah, mau lo ajak dia ngerangkak gunung juga kaga papa" ledek kay sambil menyenggol lengan lisa.


kay yang heran melihat sahabat nya tak bergeming saat rangan nya di senggol ikut mendongak ke arah pandangan lisa.


di sudut pintu masuk sana terlihat rayhan dan ketiga teman nya berdiri dengan cool nya.


rayhan dengan kemeja navi berlengan pendek dan balutan kaos putih di dalamnya, dan juga celana berwarna cream menghiasi kaki jenjanh nya. sepasang sepatu kets berwarna kuning, sungguh pemandangan indah bagi setiap mata yang memandangnya.


tak lupa di belakang nya para penggemar berebut untuk berada di dekat nya, tapi saat tatapan dingin dan acuh nya terlihat para wanita itu bubar dengan rasa kecewa nya.


bahkan jika seseorang seseorang terbunuh di hadapan nya pun kayla yakin laki laki ini pasti tidak akan menoleh melihat nya,, hufftt ntah kenapa ya rayhan ini bagaikan manusia tanpa hati. apa dia tidak pernah merasakan panas nya sengatan matahari sampai dia sedingin itu ya hahahah.


"lo berdua anak mapala kan? nanti jangan lupa ada rapat sama pendidikan " suara itu adalah milik candra salah satu cowok yang tidak kalah populer dengan rayhan.


" iya kak, nanti bakal dateng kok" lisa yang menjawab dengan wajah sumringah nya.

__ADS_1


mereka pun berlalu, dan lisa masih belum sadar tetap sumringah dengan senyum penuh pesona.


"ya ampun lisa, udah pada pegi juga, gausah sok cantik napa dah? " kay menggoyangkan tangan nya di depan mata lisa.


"elah kay, aku ini masih ngehayatin loh dorang pada negor kita" sewot lisa..


"bidi imit, mau lo liatin sampe mampus juga tuh cowo gapapa. gue cabut duluan deh, mau cari referensi sebelum rapat ntar" kayla beranjak meninggalkan makanan nya yang masih tersisa.


" ih kay mau kemana dah, ini makanan kamu mahal² gak di abisin kan sayang"


"abisin deh kalo lo mau" ucap kayla tanpa menoleh kepada lisa.


kayla melenggang meninggalkan ruangan kantin beberapa cowok bersiul kearahnya tak mampu menahan pesona seorang kayla, dengan balutan celana kotak² berwarna abu atasan hitam dan juga jilbab hitam yang tampak kontras dengan wajah bening nya.


kayla beberapa hari ini mengenakan style berbeda dari biasanya, karna kata lisa gaya pakaian nya yang kemaren itu sangat menunjukkan kayla itu bukan anak orang biasa. akhirnya kayla berinisiatif untuk mengganti semua gaya pakaian nya agar tampak sama dengan para mahasiswi pada umumnya.

__ADS_1


__ADS_2