
"ka.. kamu tau dari mana aku udah tu.. nangan? " tanya Kayla tergagu tanpa berani menatap Rayhan.
Rayhan hanya tersenyum sinis untuk menyembunyikan kekecewaan dan sakit hatinya. sedetik kemudian dia meraup wajah kekasih nya dengan kedua tangan.
"denger gue baik baik Kay, gue tau lo tunangan, dan sama siapa lo tunangan. dan satu hal yang harus lo tau, gue gak akan biarin ini karna gue bakal perjuangin lo " ucap nya sambil mengelus sayang wajah gadis itu dengan ibu jadi nya..
Kayla hanya tersenyum sambil mengangguk, air mata nya kembali jatuh tanpa mengenal situasi.
" hey jangan nangis, maafin gue udah buat lo sedih. tapi gue janji nggak akan ninggalin lo lagi " Rayhan tersenyum sambil mengusap airmata di wajah Kayla.
* * * *
"kak Ray kenapa tiba tiba disini? " tanya Kayla sambil membawa segelas minuman dari dapur
" kangen lo" jawab Rayhan masih fokus pada game di ponsel nya.
" kenapa gitu? kamu nggak takut pacar kamu marah? " tanya Kayla saat teringat gadis yang berduaan dengan Rayhan di kampus barunya.
" kenapa lo marah? kan gue bilang kangen? " tanya Rayhan tanpa mendongak dari layar ponsel.
" pacar kamu yang di london" sungut Kayla dengan nada ketus nya.
mendengar ucapan gadis itu Rayhan langsung teringat dengan kejadian saat dia dengan Viona sedang duduk berdua di taman, Rayhan yakin saat ini pacar nya sedang salah paham
" haisss kan mati gue" sungut Rayhan karena game nya kalah karena melamun.
" ohh dia, cantik kan? tapi cantikan lo sih" jawab nya kemudian meletakkan ponsel di meja. lalu beralih menatap wajah kekasih nya yang sedang cemberut.
" cemburu yah?? tenang, masih cantik lo kok di banding dia. jadi gue pilih lo aja hehe" ucap Rayhan sambil mengedipkan sebelah matanya.
" ih apa sih!! udah pergi dari sini, sana sama pacar kamu aja " ucap Kayla sambil mendorong pundak pacar nya.
__ADS_1
" nggak mau lah, orang gue kangen sama pacar gue" Rayhan langsung merangkul pundak Kayla.
" iihh nggak usah deket deket " tolak Kayla karena menyadari dia belum mandi saat ini, berbanding terbalik dengan pacar nya yang sudah dengan setelan sempurna dia hanya mengenakan piyama motif hello kitty dengan rambut yang masih acak acakan.
" iya sih, lo.. sedikit bau.. " ucap Rayhan sambil menciumi rambut pacar nya, padahal dusta. walaupun gadis itu belum mandi, tapi Rayhan masih bisa mencium aroma tubuh pacar nya yang wangi..
Kayla langsung bangkit dari duduk karena terkejut, kemudian berlari masuk kamar karena tak tahan malu.
" mandi yang bersih sayang!! " ucap Rayhan sambil tersenyum puas karena berhasil menggoda kekasih nya.
karena saking malu nya Kayla sampai tidak menghiraukan kata sayang dari Rayhan, jika di situasi biasa mungkin dia akan teriak kehebohan, tapi sekarang dia lebih memilih masuk kamar mandi tanpa menghiraukan Rayhan.
sedangkan pria itu kembali fokus pada game di ponsel sambil menunggu kekasih nya yang sedang mandi, tak lama ponsel milik Kayla di atas meja berdering menandakan ada panggilan masuk.
Freak is calling.....
" siapa freak? " gumam Rayhan sambil menatap ponsel milik pacar nya.
" Hallo cantik.. " sapa pria di seberang telfon saat sambungan tersambung. dari suaranya Rayhan mengenal betul siapa orang itu.
" lo lagi dimana nih? gue udah balik ke indo, kapan bisa ketemu? gue kangen loh, lo nggak kangen gue apa? " tanya Roland bertubi tubi.
shitt!! jadi lo suka juga sama pacar gue? sorry kak, kali ini gue gak akan ngalah dari lo. umpat Rayhan dalam hati saat mendengar ucapan kakak nya.
" hallo Kayla,, lo denger gue nggak sih? " tanya Roland saat tidak mendengar respon.
Rayhan langsung memutus sambungan telefon lalu menghempas ponsel ke meja.
dan meraih segelas jus untuk menghilangkan emosinya.
" masih disini? " tanya Kayla sambil menghampiri Rayhan, dengan penampilan yang sudah lebih baik dari tadi. dengan jeans hitam panjang, dengan tanktop di lapisi kemeja navy polos berlengan panjang.
__ADS_1
" lo kok tomboy sih kalo dirumah? padahal di kampus cantik loh. anak sultan kok setelan begini? " canda Rayhan sambil memperhatikan penampilan Kayla dari atas sampai bawah, tapi sejujur nya Rayhan lebih suka seperti ini karena terkesan sederhana dan tidak menunjukkan kemewahan.
" suka suka lah, lagian nggak mau kemana mana kenapa harus heboh" ketus Kayla sambil menghempaskan diri di samping Rayhan.
" siapa freak? " tanya Rayhan sambil menunjuk ponsel di atas meja, walaupun dia sudah tau siapa freak yang sebenarnya.
Kayla langsung gelagapan mendengar pertanyaan pria itu, bingung sendiri mau menjelaskan apa pada Rayhan.
" kak.. jangan marah.." ucap nya sambil menatap Rayhan
" bukan aku mau di jodohin gini, aku terpaksa kak. karena papa bilang kalo aku nggak mau terima perjodohan ini, papa bakal ganggu kamu sama keluarga kamu. aku nggak mau kamu sama mama kenapa kenapa karna aku kak "
lirih Kayla kemudian menunduk tak mampu menatap mata pacarnya.
Rayhan hanya tersenyum lega, karena mengetahui ternyata Kayla juga melakukan ini dengan paksaan papa nya sama seperti Roland. dia jadi lega, setidak nya dia masih memiliki kesempatan karena hati Kayla masih milik nya.
" sini denger gue " Rayhan menarik tangan kekasih nya untuk mendekat.
" nggak akan terjadi apapun sama gue, percaya sama gue. gue bakal perjuangin lo Kay, lo cuma perlu jaga hati aja. jangan pernah tinggalin gue " ucap Rayhan sambil teesenyum lalu mengecup pipi Kayla sekilas..
Kayla hanya membelalakkan mata karena lagi lagi jantung nya tidak berkerja normal akibat ulah Rayhan.
* * * *
*author : dah bisa kan gue buat adegan mantap hahah
netijen : elahh, begitu doang kaga mantap thor. tambahin la lepel mantap nya.
author : eh jenab, lo ya di kasih ati minta empedu. besok lagi ah, gue cari repesensi dulu ya wkwk
netijen: pake pengalaman sendiri aja biar lebih mantap thor.
__ADS_1
author : gue kaga punya pengalaman 😐
netijen : yhaaa jomblo*!!