
setelah berhasil meruntuhkan ketiganya, Rayhan langsung menarik tangan Kayla untuk meninggalkan tempat ini.
Rayhan yakin bahwa orang orang itu tidak hanya bertiga, dan ia tak mau mengambil risiko yang lebih besar jika terus berada di tempat itu.
"lo nggak papa kan? ada yang luka? ada yang sakit nggak? atau pusing atau gimana? " tanya Rayhan sambil memutar mutar badan Kayla memastikan semua masih pada tempat nya..
"baik kak, I'm fine! " jawab Kayla sambil tersenyum meyakinkan Rayhan
tanpa memikirkan hujan yang masih turun dengan lebat, Kayla dan Rayhan meninggalkan tempat itu. sekarang sudah hampir jam 12, dengan jalanan yang terguyur hujan jadi semakin sepi kendaraan yang lewat.
Kayla memeluk erat pinggang Rayhan sambil menyembunyikan wajahnya di balik punggung pria itu, karena memang tadi Kayla tidak memakai helm dan membuat wajah nya sakit di terjang air hujan.
setelah hujan agak reda, Rayhan menepikan motor nya disamping sebuah gedung yang sedikit ramai dengan orang orang yang berteduh juga. karena merasa tempat ini cukup aman, Rayhan menghentikan motor nya.
"Kayla, ini udah tengah malem, kalo mau pulang ke apartemen atau rumah lo kejauhan mungkin jam 1 baru sampe. pulang kerumah gue aja ya, nggak jauh dari sini" ucap Rayhan setelah melepaskan helm nya.
__ADS_1
"Ha? " ini Kayla yang salah dengar atau Rayhan salah bicara sih?
"lo pulang kerumah gue aja ya, udah malem banget baju lo juga udah basah kuyup" Rayhan mengulangi kata kata nya.
"tapi kak... "
" lo jangan takut, dirumah gue ada mama papa sama pembantu juga kok" jelas Rayhan, dia mengerti mungkin Kayla takut dia akan macam macam pada gadis itu.
"tapi apa nggak dimarah nanti? " tanya Kayla masih ragu, takut dengan kedua orang tua Rayhan.
"itu urusan gue nanti, sekarang kita pulang, gue takut lo sakit" Rayhan kembali menghidupkan mesin motornya, dengan kecepatan di atas rata rata motor itu melesat di jalanan yang mulai sepi kendaraan. membuat nya lebih cepat sampai tujuan.
"pacar nya ya den? " tanya satpam tersebut sambil membukakan gerbang.
Rayhan hanya mengangguk di balik helm fullface nya lalu membawa motor tersebut masuk kedalam garasi.
__ADS_1
di dalam garasi terlihat ada 3 mobil, artinya kedua orang tua sudah pulang dari tadi. Rayhan langsung menarik tangan Kayla untuk masuk lewat pintu belakang agar tidak di ketahui mama papa nya.
gila woy, tengah malem bawa anak perawan masuk rumah mana basah kuyup lagi, kalo ketahuan bokap nyokap auto di kawinin malem itu juga dah.
Rayhan mengendap ngendap sambil mengamati sekeliling nya, beberapa lampu sudah dimatikan dan seperti nya para pelayan juga sudah istirahat di kamar masing masing.
Kayla hanya mengikuti langkah Rayhan sambil sesekali melirik isi rumah, pandangan nya jatuh pada sebuah pigura beras yang terpajang di dinding ruangan. sepertinya itu foto keluarga, 3 orang sudah bisa di tebak siapa. Rayhan dan kedua orangtua nya, tapi Kayla mengerutkan kening saat melihat pria yang satu nya lagi. mungkin kakak nya Rayhan, tapi Kayla merasa seperti tak asing dengan orang itu, siapa dia dan Kayla pernah bertemu dimana??
Rayhan terus menarik tangan nya untuk naik kelantai dua, mereka melangkah dengan hati hati agar tak ketahuan si pemilik rumah. dan juga karena seisi ruangan sedikit gelap dan mengurangi penglihatan jadi harus ekstra hati hati jika tak ingin jatuh konyol dari tangga.
Rayhan membuka pintu sebuah ruangan, yang Kayla yakini itu pasti kamar nya. mereka masuk kedalam ruangan, dan Rayhan langsung menyalakan lampu untuk menerangi kamar.
Kayla tertegun melihat isi kamar Rayhan yang begitu rapi dan indah, dengan ranjang besar di tengah ruangan, tv dan komputer, ada juga meja belajar.
dan sebuah lemari besar yang berisi miniatur robot segala bentuk, Kayla mengernyit saat melihat lemari besar penuh robot robotan itu. ini Rayhan sudah sebesar ini masih main robotan apa?
__ADS_1
satu lagi fakta menarik yang Kayla ketahui tentang Rayhan kan, bahwa pria itu di usia sekarang ini yang sudah menginjak umur 20 tahun masih bermain dengan para robot.
di balik sikap tegas dan angkuh nya ternyata Rayhan masih memiliki jiwa kekanakan dalam dirinya, Kayla jadi tersenyum sendiri membayangkan Rayhan di usianya sekarang sibuk bermain dengan robot nya itu hahahah.