
" Hah? apa?! " seru Rayhan kebingungan dengan ucapan yang di lontarkan pria asing itu, sedangkan Kayla hanya menatap Rayhan geram dengan kelakuan nya yang seperti anak kecil.
" udah udah nggak usah banyak ngomong deh, Kayla itu pacar gue. dia tu nggak bakal mau sama om om kaya lo, jadi jangan deketin pacar gue " ketus Rayhan sambil menarik tangan Kayla dan merangkul pundak nya. Gadis itu hanya tersenyum campur kesal dengan tinggah Rayhan.
" pacar? " tanya pria itu bingung " Kayla kan udah tunangan " bertanya dengan ekspresi bingung yang di buat buat.
kampret, pake bahas tunangan segala. Lagian tau dari mana sih. Rayhan menatap pacar nya penuh selidik.
" kamu ngomong sama dia udah tunangan? " bertanya ketus " kok gitu sih, ini aku kesel loh sama kamu " rengek nya sambil mengentakkan kedua kaki di lantai.
idihhh sejak kapan seorang Rayhan punya sifat begitu, coba liat tingkah nya. menatap Rayhan muak . ilfeel gue dihh . Lisa
Astaga bocah!! Lo yang bertingkah kok harga diri gue yang berasa jatoh ya. Hikss. Gue mending liat lo gebrak gebrak meja deh! Candra
Kay!! pacar kamu ini? yang model begini? Kamu nemu dimana laki laki model beginian?. Pria asing.
Kayla hanya cecengesan sambil menatap pria itu, seperti berkata. Gue juga baru tau ternyata dia model begini !!
" Perkenalkan saya.. "
" udah gausah kenalan kenalan, cara pdkt lo basi! gausah nganggu pacar gue deh, dia gak tertarik sama om om kaya lo " ucapan Rayhan tepat menancap di ulu hati pria itu, wajah nya seketika berubah masam mendengar ucapan Rayhan.
" kamu bilang saya om? umur saya ini cuma 3 tahun di atas kamu tau! kurang ajar kamu ya, Kayla ayo ikut abang pulang kerumah. apa apaan kamu pacaran sama cowok kayak gitu " menarik paksa Kayla dari tangan Rayhan.
" eeh.. a.. bang?? " Abang apaan maksud nya? " tunggu tunggu, abang apa ya? " tanya Rayhan dengan nada yang tidak seketus tadi.
Sedangkan Lisa dan Candra hanya menahan tawa melihat tingkah Rayhan yang seperti anak kecil saat mainan nya di rebut paksa orang asing.
__ADS_1
" Adrian Wijaya. ABANG KANDUNG nya Kayla Natasha Wijaya " Ucap Ian sambil menegakkan kepala nya angkuh, dan menatap remeh Rayhan.
Rayhan langsung bergidik saat mendengar ucapan nya, kekonyolan apa yang barusaja dia lakukan tadi.
Rayhan langsung menunduk takut saat mengingat kelakuan nya, yang paling parah adalah memukul wajah calon abang ipar nya!
" eh.. hehehe abang, selamat datang bang. salam kenal loh haha, tadi tu prank bang. iya prank, buat menyambut kedatangan abang " berlari ke Candra dan merebut ponsel di tangan nya " ini bang, gue lagi bikin konten youtube, biasa lah anak muda " Rayhan bicara sok akrab sambil mengarahkan ponsel ke wajah Ian.
" oke guys, sekian dulu video gue ya. tadi gue berhasil ngeprank abang ipar gue yang baru pertama kali ketemu nih, sampai jumpa di next video ya!! jangan lupa like komen ada subscribe guys " melambaikan tangan dengan girang pada layar ponsel, lalu menghadap Ian dan Kayla lagi.
Ian mengernyit heran menatap Rayhan, yang mukul mukul dan bentak tadi di sebut prank? itu mah lebih cocok di sebut cemburu buta tau! begitu pikir Ian sambil menatap tajam Rayhan.
" Pulang Kayla! " menarik tangan adik nya " dan kamu, jangan temuin adek saya lagi ya " bentak nya sambil menepuk pundak Rayhan.
" yaah bang, jangan gitu atuh. jangan di masukin hati ya bang, abang boleh kok pukul aja nih. nggak papa mau pukul di mana aja yang abang suka " Rayhan menepuk wajah, bahu kiri dan kaki nya.
Tak di sangka, Ian melakukan semua yang di usulkan Rayhan. memukul nya di wajah, bahu dan juga kaki, Kayla yang melihat langsung berlari memapah Rayhan.
" Lah kan dia yang minta di pukul tadi, abang kan cuma berbaik hati aja kasih apa yang dia mau " menyeringai puas saat melihat Rayhan yang kesakitan.
" maaf bang " lirih Rayhan merasa bersalah, bagi nya rasa sakit pukulan Ian tidak sebanding dengan sakit saat mendengar Kayla tidak boleh bertemu dengan nya lagi.
Ian tersenyum sambil menepuk bahu Rayhan dua kali, entah apa maksud nya yang jelas Rayhan menganggap itu tanda bahwa dia di maafkan.
* * * * * * * * * * * *
" siapa nama pacar kamu? " tanya Ian melirik adik nya sebentar lalu fokus lagi menatap jalanan yang sedang macet.
__ADS_1
" Rayhan, bang. Rayhan Wijaya "
" lah kok marga nya sama? masih saudara jauh kita atau gimana? " tanya Ian heran karena nama belakang yang sama sama Wijaya.
" kata papa sih, papa nya kak Ray sahabat baik nya papa dulu. Kayla di jodohin sama anak nya.."
" sama bocah tadi? "
" sama kak Roland, kakak nya kak Ray " menunduk sedih " Kayla harus gimana bang? " tanya nya dengan nada sendu.
Ian mengelus puncak kepala adik nya, rasa bersalah menghinggapi nya, jika saja dulu dia tidak melakukan kesalahan mungkin hari ini Kayla tidak akan terkena imbas nya.
kalo dulu gue terima saat di jodohin, mungkin Kayla nggak akan ada di posisi ini sekarang. maafin abang, Kayla.
" terus kamu gimana sama Roland? " tanya Ian penasaran, pasal nya Roland ini namanya sama dengan sahabat baik Ian sebelum pindah ke Amerika. apa mungkin Roland yang dimaksud Kayla adalah orang yang sama.
" Dia baik bang, dia sopan dan perhatian sama Kayla. tapi Kay nggak boleh bohong kan kalo soal perasaan, dan perasaan Kay cuma sama kak Rayhan "
" tapi ngomong ngomong kok abang bisa tiba tiba disini? kapan pulang ke Indo bang? kan abang lagi di hukum papa? " Tanya Kayla semangat, ini pertanyaan yang dari tadi ingin di ucapkan tapi belum sempat karena ulah Rayhan. Kayla memeluk abang nya dari samping, meluapkan rindu yang hampir 2 tahun ini dia tahan karena tak bertemu dengan Ian.
" abang kangen kamu aja, lagian kamu udah gedek ya sekarang. udah bisa nyimpen masalah besar sendiri, nggak cerita ke abang " lirih nya sambil mengecup singkat kening adk kesayangan nya.
" kangen aku apa sama kakak yang pas itu? " tanya Kayla sarkas, Ian hanya berdehem kaku mendengar ucapan adik nya. menyadari tingkah abang nya, Kayla merutuki mulut nya sendiri yang kadang lepas kontrol saat bicara.
" aku cuma nggak pengen nambah beban pikiran abang, disana kan abang harus jadi pemimpin perusahaan sama S2. kalo aku banyak ngeluh pasti jadi beban pikiran kan, bang? Aku nggak papa kok, abang nggak usah khawatirin aku ya "
" Kayla.. dengerin abang, kamu nggak pernah sama sekali jadi beban. justru kalo kamu simpen sendiri masalah kamu, malah bikin abang merasa bersalah karena sebagai kakak nggak bisa jagain adek nya. Nanti abang yang ngomong sama papa ya, dia nggak boleh paksa paksa kamu gini "
__ADS_1
beberapa waktu berlalu, kedua nya hanya terdiam dan larut dalam pikiran masing masing. pikiran Kayla membawa nya berangan jauh kedepan, membayangkan semua yang terjadi pasti tidak akan mudah baginya dan Rayhan.
Sedangkan Ian, pria itu terjerumus kedalam ingatan masalalu nya yang membuatnya merasa menyesal sampai saat ini. menyesal kehilangan seseorang yang di cintai nya, dan menyesal telah membuat adik nya yang menjadi sasaran sang papa setelah dulu gagal menjodohkan Ian dengan pilihan nya.