Kampus Love Story

Kampus Love Story
Bertemu Viona


__ADS_3

" Kamu dimana? " tanya Rayhan dalam chat nya, Kayla dan Lisa sedang nongkrong di perpustakaan sambil berburu Wi-Fi gratis. sebenarnya sih hanya Lisa, gadis itu selalu saja tidak pernah mau terlewat kesempatan jika mendengar kata gratis.


" Masih di perpus, kenapa kak? "


" Aku tunggu di tempat biasa ya" eh kenapa tiba tiba minta ketemu? apa maksud nya nih?


" emang ada perlu apan kak? Ajak Lisa sekalian ya? "


langsung di balas " aku ada perlu, sayang. iya nggak papa ajak aja" Kayla tersenyum membaca pesan Rayhan. Entah kenapa setiap kali Rayhan mengucapkan kata sayang selalu berhasil membuat jantung nya berontak minta di keluarkan .


" Lisa ikut gue yuk, kak Rayhan minta ketemu nih " menarik tangan Lisa. Gadis itu menepis, konsentrasi nya membuat video tiktok terganggu.


ealaah buset! gagal lagi tiktok gue!


" mau kemana sih? gue lagi sibuk lo nggak liat? "


" Kak Ray minta ketemu di tempat biasa, lo nggak mau ketemu Candra emang? " Mata Lisa langsung berbinar senang mendengar nama Candra


" emang iya? kak Candra juga disana? " bertanya riang. Membuat Kayla mendengus kesal.


" iyaaa, elaah. denger nama Candra aja lo gercep banget"


* * * * * * *


Setelah sampai di tempat yang di maksud Rayhan, ruangan yang disebut milik nya dan juga Candra.


Kayla dan Lisa terkejut saat melihat seorang gadis tengah asik mengobrol dengan kedua pria itu, ketiga nya tampak akrab satu sama lain. Sampai tidak menyadari kehadiran Kayla dan Lisa.


cantik.. waktu itu gue nggak sempet perhatiin Kayla manggut manggut sambil memperhatikan penampilan gadis yang sedang duduk di sofa sambil tertawa bahagia memperlihatkan barisan gigi putih bergingsul milik nya.


Hah? siapa tuh cewek, kenapa akrab banget sama mereka berdua. Lisa yang belum tau apa apa hanya mengernyit bingung.


ekkheeem. Lisa berdehem membuyarkan tawa ketiga orang yang sedang duduk di sofa. Rayhan langsung berdiri menghampiri Kayla dan menarik tangan nya. Sedangkan Candra, pria itu hanya menoleh sekilas pada Lisa lalu menatap penuh kagum lagi pada gadis di samping nya. membuat Lisa menggerutu kesal di acuhkan Candra.

__ADS_1


" Vio.. ini pacar gue " Rayhan mendudukkan Kayla di samping Viona. Sedangkan Lisa memilih sofa tunggal yang berada di samping mereka.


" eh, hay Viona " Kayla tersenyum mengulurkan tangan nya, disambut dengan hangat oleh Viona. gadis itu tersenyum juga, terlihat anggun dari cara bicaranya.


" aah, lo pasti Kayla kan? masih inget gue? kita pernah papasan di London " Tanya nya sambil melirik geli pada Rayhan, yang di tatap hanya menggaruk tengkuk yang tidak gatal.


" Iya inget kok haha. Ohya, dia Lisa sahabat gue " menunjuk Lisa yang dari tadi menekuk wajah tidak suka melihat Candra.


" Hay Lisa.. salam kenal ya, gue Viona. sepupu nya Rayhan " tersenyum cerah juga sambil menjabat tangan Lisa, melihat senyum tulus Viona. Lisa juga ikut tersenyum meski dalam hati dia menyimpan perasaan jengkel terhadap Viona.


" Hay Viona. gue Lisa, salam kenal juga " jawab nya sambil tersenyum memperlihatkan juga gigi bergingsul nya yang menggemaskan.


" Vina bakal pindah ke kampus ini juga, dia program S2 Manajemen disini " Rayhan yang memberitahu, Kayla dan Lisa mengernyit sambil menatap Viona.


S2 ?? dia umur segini udah S2 nggak salah? Kayla


Buset!! S2 cuy, kebayang tu otak gimana. umur segini udah S2


" dan satu lagi, kalian harus nya panggil dia kakak. umur dia itu jauh lebih tua dari kalian tau " Candra ikut berbicara, membuat Lisa semakin kesal padanya. Lisa sudah sejak tadi ada disini, tapi tidak di sapa sama sekali. jangankan di sapa, di lirik pun tidak.


" Mau kemana? " bertanya bingung " nanti siang aku ada jam lagi kak " mengikuti langkah Rayhan.


" pasangan baru, kemana mana nempel mulu! " Candra mencebikkan bibir sambil menatap kesal.


" Kayla, nanti matkul kewirausahaan jangan sampe telat. pak Agus dosen killer loh " Lisa memperingatkan.


" kak Ray,, mau kemana ih. Disini aja sama mereka " berusaha memberontak tapi tarikan Rayhan membuat Kayla setengah berlari mengikuti nya.


Sedangkan Viona, hanya geleng geleng melihat kelakuan sepupu nya yang kekanakan. seperti baru pertama kali jatuh cinta saja.


* * * * * *


Disini lah saat ini mereka berada, di atap gedung kampus ini. dari tempat ini bahkan seluruh kawasan universitas terlihat jelas, Kayla berdecak kagum melihat nya. Dia baru tahu, ternyata selain ruangan rahasia milik Rayhan dia juga mengetahui tempat semacam ini.

__ADS_1


" Kayla.. " menoleh pada gadis yang sedang tersenyum di samping nya.


" eh, iya? " Kayla balik menatap Rayhan, tidak biasanya Rayhan memanggilnya dengan nada yang terkesan dingin begitu..


" aku.. tadi ketemu Praya" Kayla semakin bingung mendengar ucapan Rayhan.


Mendengar nada bicara Rayhan yang terdengar serius membuat Kayla semakin mengernyit bingung.


" Dia bilang, kamu nyiksa dia? Katanya kamu suruh bodyguard kamu buat nyiksa dia sama Kevin? apa bener? " Tanya Rayhan sambil menatap dalam mata Kayla, mencari tahu apakah gadis itu akan berkata jujur atau tidak.


" Dia bilang apa lagi? " ucap santai Kayla sambil memalingkan pandangan nya.


" Kamu bakal nyiksa keluarga nya kalo dia masih berani cari masalah lagi, dan kamu juga patahin tangan si Kevin? "


Kayla menyeringai sambil menatap wajah Rayhan, tak habis pikir dengan Praya. apa dengan mengadukan hal itu pada Rayhan, akan ada pengaruh nya? Tentusaja tidak, bagi Kayla apapun yang sudah dia katakan itu adalah kata kata mutlak yang tidak akan bisa di ubah lagi.


" Haha, iyaa. mereka harus bertanggung jawab sama perbuatan mereka kan? "


Rayhan tak menyangka Kayla akan menjawab pertanyaan nya dengan santai, awal nya dia mengira Kayla akan berbohong agar nama nya tetap bersih.


" Kak Ray tau, aku bahkan bisa lakuin hal sama yang Praya lakuin ke aku. tapi kalo gitu, arti nya aku sama dia nggak ada beda kan. dan untuk Kevin, aku rasa dia harus sadar kalau harga diri perempuan itu bukan sesuatu hal yang bisa di beli apa lagi dengan uang yang nggak seberapa. Aku mau mereka berdua tau gimana cara menghargai orang lain " Jawaban telak Kayla membuat Rayhan terpana, Dia tak menyangka gadis berwajah polos dan manis ini selain pintar dalam akademik juga ternyata memiliki pemikiran yang luas dan dewasa.


Rayhan tersenyum sambil memegang wajah Kayla dengan kedua tangan nya.


gimana gue nggak jatuh hati, kalo lo aja kaya gini Kayla.


" Aku harap kedepan nya kamu jangan lakuin hal itu lagi, jangan kotorin tangan kamu untuk hal hal yang nggak berguna. dan inget, sekarang ada aku yang selalu akan selalu jaga kamu..." Rayhan menarik Kayla kedalam pelukan nya dan mencium puncak kepala gadis itu.


" maaf.. " maaf kenapa? emang nya ada masalah?..


" maaf.. karna aku lagi lagi kamu kena masalah, dan maaf karna aku kamu hampir jadi korban si Kevin" menyembunyikan wajahnya di pundak Kayla.


" maaf karna bawa masalah buat kamu, dan aku nggak bisa jaga kamu " suara Rayhan terdengar halus penuh penyesalan.

__ADS_1


" dan terimakasih kamu masih bertahan di samping aku Kayla, untuk kedepan jangan selesain masalah kamu sendiri lagi "


Gue nggak akan biarin Praya. atau siapa pun itu, gue nggak akan biarin mereka ganggu lo. karna lo milik gue


__ADS_2