
beberapa minggu setelah itu, Kayla dan Rayhan seperti semakin dekat tiap hari nya.
entah ini hanya perasaan Kayla atau bagaimana, tapi memang begitu adanya.
biasanya saat di kampus, dimana pun dia berada pasti akan bertemu dengan Rayhan.
saat di kantin tiba tiba cowok itu duduk di samping nya, walaupun hanya diam tanpa kata kata. saat keluar kelas Rayhan juga sudah ada di samping pintu hanya untuk menanyakan apakah kuliah nya lancar atau tidak.
atau saat keluar dari toilet, tiba tiba Rayhan sudah bersender di dinding dan menanyakan apa yang di lakukan Kayla di dalam.
saat di tempat tempat lain juga, parkiran, koridor, perpustakaan, bahkan saat di dalam kelas Rayhan sering menghampiri dengan alibi membicarakan hal penting mengenai organisasi mereka.
dan hampir tiap malam Rayhan tidak pernah absen mengirimi Kayla sebuah pesan singkat mengingatkan makan, tidur, dan juga belajar. tak jarang juga mereka melakukan video call saat kedua nya sedang tidak sibuk. Kayla saja sampai lupa, kapan mereka bertukar nomor sampai bisa berkomunikasi sesering ini.
dan selama itu pula, Kayla tidak pernah mendapatkan kabar dari sang papa yang sibuk dengan urusan bisnis nya di amerika sana, setiap dia menghubungi papa nya pasti sekretaris Hendra yang akan menjawab nya. mengatakan Wijaya sedang sibuk meeting, pertemuan penting, urusan yang tidak bisa di tinggal kan dan banyak alasan lain..
Kayla merasa kecewa karena sang papa sama sekali tidak mengkhawatirkan nya, bukti nya papanya tidak pernah sama sekali menghubungi Kayla walaupun dia sudah meminta Hendra untuk menyuruh papa nya menelfon Kayla.
dan disini lah Kayla berada, disebuah ruangan lantai 3 gedung C. yang katanya adalah tempat rahasia milik Rayhan yang tidak sengaja di ketahui nya.
__ADS_1
Kayla memasuki ruangan tersebut dengan wajah di tekuk menandakan mood nya sedang buruk, dia berjalan menuju sebuah sofa panjang yang membelakangi pintu. tanpa aba aba, atau menoleh sedikit pun Kayla mendaratkan tubuh nya dengan mulus pada sofa.
"awww, ***** remuk badan gue!! " seseorang meringis kesakitan ntah dari mana arah nya.
Kayla yang mendengarnya langsung celingukan mencari sumber suara, sampai ada sebuah tangan yang memegang bahu nya dengan keras baru lah Kayla sadar bahwa sedang menduduki seseorang.
" eh ayam ayam!! " teriak Kayla sambil berdiri dari sofa.
"enak aja, manusia gue bukan ayam! " sungut Rayhan tak terima dikatai ayam oleh Kayla.
yaa Rayhan sedang tidur nyenyak di sofa saat Kayla datang dan tiba tiba menduduki perut nya.
"maaf kak, Kayla nggak liat tadi. sumpah deh" Kayla cengengesan sambil mengangkat dua jari membentuk huruf V
pletaakk
"sakit perut gue, lo sengaja tah nyiksa gue? " kali ini sambil mengetuk dahi Kayla dengan keras.
"aww, sakit kak Ray. ih kan aku gak sengaja, lagian udah minta maaf " desis Kayla yang tak terima di perlakukan demikian.
__ADS_1
" lagian lo kenapa sampe kesini? gak ada matkul? " tanya Rayhan sudah dengan posisi duduk.
Rayhan melihat ekspresi wajah Kayla yang langsung berubah murung, mungkin gadis itu sedang ada masalah pikir Rayhan. dia langsung menarik tangan Kayla untuk duduk di samping nya.
"maaf deh, sakit ya? " tanya Rayhan sambil mengelus dahi Kayla yang tadi kena sentilan tangan nya.
"lo ada masalah? cerita sama gue, lo kenapa hem? " tanya Rayhan dengan nada lembut nya.
diluar dugaan nya yang mengira Kayla akan bicara, malah gadis itu menangis di depan Rayhan. nah kan, salah bicara. memang begitu lah perempuan, sedikit hati nya tergores ia akan menangis walaupun terlihat kuat.
"Kay jangan nangis dong, oke gue gak paksa lo buat cerita. tapi jangan nangis ya" Rayhan menghapus air mata di wajah Kayla dengan kedua tangan nya.
" papa nggak sayang Kayla ya? udah berapa minggu pergi nggak pernah tanya kabar Kay? " ucap Kayla sambil menangis sesenggukan.
"hey, lo jangan mikir gitu dong. bokap lo orang sibuk, lo pasti lebih tau betapa sibuk nya bokap lo di banding gue. jadi lo harus paham" ucap Rayhan berusaha menenangkan Kayla.
melihat Kayla seperti ini, Rayhan merasa bahwa ia memiliki masalah yang sama dengan Kayla. kurang lebih papanya juga memperlakukan Rayhan seperti Kayla.
beda nya hanya, papa nya Rayhan itu lebih memperhatikan anak sulung nya di banding Rayhan.
__ADS_1
bahkan Rayhan sering tak di anggap oleh papanya, ia sering di banding bandingkan dengan sang kakak yang sekarang sedang belajar di luar negeri