Kampus Love Story

Kampus Love Story
Vio


__ADS_3

Pukul 21.00 Kayla masih sibuk dengan laptop nya di sofa kamar, sedangkan Rayhan juga sudah dikamar sebelah entah apa yang dia lakukan.


Gadis itu berusaha menahan kantuk yang sejak tadi melanda, tapi tugas journal yang harus di kumpulkan besok pagi memaksanya untuk tetap terjaga dan menyelesaikan tugas nya.


" Kay.. kamu udah tidur belum? " tanya Rayhan sambil mengetuk pintu, Kayla memang tidak mengunci nya tapi Rayhan berusaha sopan dengan mengetuk terlebih dahulu.


" belum kak, masih kerjain tugas. masuk aja " melirik sebentar Rayhan yang berjalan ke arah nya, lalu sibuk lagi dengan laptop nya.


" dari tadi belum selesai ya? " tanya Rayhan sambil mengambil posisi duduk di samping nya.


" belum nih, tinggal penutup lagi kok, sama bagian cover nya perlu di edit lagi kaya nya. kakak belum tidur? "


" emm, yaudah sini gantian aku yang kerjain. aku nggak biasa tidur jam segini, nanti pagi baru tidur " menjawab santai sambil mengambil alih laptop, tidak melihat ekspresi kesal Kayla saat mendengar jawaban nya.


" jangan kebiasaan ya tidur nya kayak gitu, nggak bagus buat kesehatan loh, untuk orang dewasa kaya kita gini waktu tidur yang baik itu 8-6 jam setiap malem nya. Kakak tuh nggak boleh kebanyakan begadang "


" tapi aku nya nggak ngantuk, lagian malem malem tu enak nya main game online tau " elak Rayha sambil fokus mengetik di laptop.


" dihh, kecanduan banget sama game. manage dong waktu nya, kakak kan anak manajemen masa manage waktu sendiri aja nggak bisa sih " sungut Kayla sambil melipat kedua tangan di depan dada.


" iya iya nyonya, gemesss banget sih kalo cerewet gini " mencubit gemas hidung Kayla.


" aihh. sakit tau, kerjain gih malah main idung segala " menyingkirkan tangan Rayhan yang bermain gemas dengan hidung mancung nya.


" ini pake bahasa inggris semua? " Rayhan membaca jurnal yang hampir jadi itu " ini entar disuruh masukin ke majalah bisnis atau internet gitu ya? "


" iya, makanya pake bahasa inggris, itu tinggal penutup kok gampang jadi nya "


Rayhan membaca serius hasil kerja Kayla, dalam hati dia berdecak kagum, sungguh dia punya pacar komplit sempurna, cantik jangan tanya, hartanya apalagi. pinter jangan di ragukan, baik hati nya juga benar benar jadi nilai tambah daya tariknya.


sementara Rayhan hampir selesai dengan kerjaannya, Kayla malah sudah tidur dengan kepala bersandar di bahunya.


tiba tiba ponsel milik Rayhan di atas meja berbunyi, membuat Kayla terbangun lagi.

__ADS_1


Viona. Rayhan mengernyit saat melihat nama penelfon, tidak biasanya Viona menelfonnya, apalagi saat malam begini.


" Rayhaann!! " sapa gadis di seberang sana dengan nada manja nya, membuat Kayla langsung kesal saat mendengarnya tapi gadis itu memutuskan pura pura tidur sambil menguping pembicaraan


" apa sih? tumben amat nelfon gue, kangen ya?! " goda Rayhan mengeraskan suaranya karena mengetahui Kayla hanya pura pura tidur di bahu nya.


apa sih! dasar cowok buaya, mentang mentang ganteng enteng banget ngerayu cewek!! dengus Kayla sambil menegakkan kepala nya dan menatap Rayhan kesal, tapi hanya dibalas senyuman oleh pria itu.


" gue balik ke Indo, sekarang di airport "


" hah? balik ke Indo? nggak salah nih? kok dadakan?, kenapa baru bilang gue sih " tanya Rayhan antusias membuat Kayla semakin merutukinya dalam hati


" iya gue balik ke Indo, niat pulang nya juga dadakan sih makanya baru sempet kabarin lo. jemput gue dong di airport, bokap sama nyokap gue katanya lagi di Sulawesi ada bisnis "


" yhaa. sorry aja nih, gue lagi di tahan jadi gak bisa jemput lo. minta jemput kak Roland aja, sekalian minep dirumah, gue di luar soal nya " Rayhan menarik tangan Kayla yang sudah mau beranjak meninggalkannya. Gadis itu kembali terduduk, dan Rayhan segera merangkulnya dengan sebelah tangan.


" ayo dong Rayy, gue mau nya di jemput lo nih. tega lo biarin gue gini hah? " merengek manja di seberang telfon sana, membuat Kayla yang mendengarnya ingin mencakar gadis manja itu..


idihh apaan sih, sayang sayang. Gue aja nggak pernah tu di panggil sayang manja nya gitu!!


" eh, Rayhan tung.. "


Rayhan segera melempar hp nya ke atas meja dan menarik kedua tangan Kayla, gadis itu sepertinya kesal saat mendengar Viona memanggil Rayhan dengan manja tadi, lebih lebih saat Rayhan merespon bahkan memanggilnya sayang barusan.


" kamu kenapa? kok muka nya jadi di tekuk gitu? " tanya Rayhan seolah tak merasa bersalah dengan apa yang dilakukan tadi


" gak papa! " merusaha melepaskan genggaman tangan Rayhan.


" aih, kok jadi bad mood gitu sih. kenapa, bilang sama aku " Rayhan tersenyum sambil menangkup wajah Kayla dengan kedua tangannya


" gak papa ih, aku ngantuk mau tidur. sana kakak keluar gih "


" orang aku mau tidur disini kok, kan aku bilang mau temenin kamu " masih menatap Kayla sambil menahan tawa, dia tau Kayla pasti cemburu tadi.

__ADS_1


G**emesss nya pacar gue haha, sun jangan?!


" hah, apaan. Gak boleh, di sebelah kan ada kamar ngapain tidur disini? " mencebikkan bibir kesal.


" udah jangan bawel ih, aku tidur nya di sofa kok kamu di tempat tidur. sana gih katanya ngantuk "


" yaudah aku mau tidur, sana telfonan sama sayang kamu! " dengus nya sambil menghempas tangan Rayhan.


" kalo cemburu mah bilang, sayang!! " seru Rayhan dengan nada mengejek, gadis itu tak memperdulikan. Lebih memilih untuk pergi kekamar mandi melakukan ritual malam dengan wajah sebelum tidur.


Rayhan kembali fokus mengerjakan journal milik Kayla yang tinggal di edit bagian cover nya itu, hanya perlu menambahkan beberapa kalimat lagi dan selesai.


Rayan masih sibuk mengotak atik laptop sampai tak menyadari Kayla sudah keluar dari kamar mandi dan langsung tenggelam di tempat tidur dengan wajah kesal.


15 menit kemudian.


Kayla hampir terjun kealam mimpi saat ada sebuah tangan yang menarik telinga nya dengan keras membuat gadis itu harus membuka mata nya lagi.


" Apaan sih kak! Jangan ganggu aku tidur ih!! " menarik selimut sampai menutupi wajah nya.


" Aku mau ngomong, bangun cepet " nada bicara sudah berubah ketus seperti biasanya.


Tidak ada jawaban dari orang di bawah selimut, hanya terdengar deruan nafas yang sudah teratur. Membuat Rayha kesal sendiri, dan menarik selimut dengan kasar lalu menghempas kelantai.


" Aihhh, aku ngantuk, mau apa sih! " bentak Kayla sambil menatap tajam, tapi langsung menciut saat melihat Rayhan lebih tajam dengan raut wajah kesal.


Kayla langsung bangun dan mengusap wajah nya untuk mengumpulkan kesadaran yang tadi hampir melayang, lalu menatap wajah Rayhan sambil mengernyit seolah bertanya.


* * * *


kenapa kok like sama vote nya berkurang ya:(:(


semangat dong kasih like sama vote nya, biar gue juga semangat nulis:)

__ADS_1


__ADS_2