Kampus Love Story

Kampus Love Story
tak terduga


__ADS_3

entah perasaan nya saja atau bagaimana, tapi Kayla merasa bahwa ketiga laki laki itu makin lama jarak nya makin dekat dengan dirinya dan juga Rayhan, tapi sampai sekarang Ray belum juga sadar dengan keberadaan mereka.


Kayla yang semakin khawatir akhir nya langsung berpindah posisi di samping kanan Rayhan dan bergelayut di lengan nya, Ray yang merasa aneh dengan tingkah Kayla langsung bertanya ada apa, dan Kayla menunjuk kearah tiga laki laki itu dengan dagu nya.


" dari tadi makin deket aja sama kita kak, Kay khawatir mereka ada maksud apa apa " ucap Kayla sambil terus memperhatikan gerak gerik ketiga orang itu..


Rayhan juga merasa aneh dengan orang yang makin lama makin mendekat itu, sebenarnya bukan nya takut. dia lebih khawatir dengan gadis yang ada di samping nya itu, bisa gawat jika terjadi sesuatu pada Kayla nanti.


"lo tenang, apapun yang mereka lakuin lo tenang. jangan keliatan takut, gue pasti jagain lo! " bisik Rahyan di telinga Kayla sambil merangkul nya.


"ekheem ekhemm" seorang laki laki dengan badan tinggi besar rambut sedikit panjang berdehem di hadapan Kayla dan Rayhan.


"berduaan aja, nggak baik loh, abang temenin ya" ucap laki laki di sebelah nya yang penampilan nya tak jauh beda dengan yang pertama.


mereka mendekat ke arah motor Rayhan yang terparkir tepat di hadapan nya, mengusap sedikit body motor itu dengan seringai jahat di wajah nya.


"motor nya bagus dek, gimana kalo buat abang? " tanya nya sambil mendekat ke arah Rayhan.


" sorry bang, gue gak jual motor" ketus Rayhan semakin mengeratkan rangkulan nya pada Kayla.

__ADS_1


"siapa bilang gue mau beli, sini konci motor lo!! " bentak seorang lagi dengan badan agak lebih kecil dari kedua teman nya.


"kak Ray, aku takut" bisik Kayla bersembunyi di balik punggung Rayhan.


sumpah seumur hidup Kayla baru kali ini menjadi korban kejahatan di jalan, membuat nya merasa takut setengah mati.


"jangan takut Kay, kakak jagain kamu.."


"bang kalo mau punya motor, gue kasih saran abang kerja nabung baru ntar punya motor " jawab Rayhan dengan nada santai, sungguh ia tidak ingin ada kekerasan disini bukan karena takut tapi dia khawatir melihat ketakutan Kayla..


"jangan banyak omong!! mana konci motor sama dompet kalian! " teriak preman pertama sambil mengeluarkan sebilah pisau dari balik jaket nya.


"Kayla denger omongan gue, sekarang lo minggir dari sini. mereka gak main main, cepet lo pergi" ucap Rayhan sambil melepaskan tangan Kayla yang bergelayut di lengan nya.


mendengar ucapan Rayhan refleks gadis itu langsung berjalan menjauhi tempat itu, tapi tidak semudah itu karena preman yang bertubuh kecil itu langsung menarik tangan nya dengan kasar dan berusaha merebut tas yang dikenakan Kayla.


melihat itu, Rayhan langsung mendaratkan pukulan nya pada wajah sang preman dan Kayla tentu saja langsung lari menuju tempat aman.


"sialan, lo mancing kekerasan anak muda! " umpat ketiganya dan mulai menghujani Rayhan dengan serangan nya.

__ADS_1


bagi seorang Rayhan menghadapi tiga orang masih cukup mudah untuk di atasi.


*bugh


bugh


bugh*


tendangan, pukulan, tendangan lagi, tak lama tamparan lalu pukulan mendarat di tubuh ketiga orang tersebut. Rayhan berhasil merobohkan 2 orang, saat hendak memukul seorang preman yang terkapar, Rayhan tak menyadari di belakang nya sudah ada yang siap menusuk nya dengan sebilah pisau.


Kayla yang melihat hal itu tentu saja tak bisa tinggal diam, setelah setengah mati mengumpulkan keberanian Kayla berlari secepat mungkin menuju tempat Rayhan lalu mendorong nya untuk menggantikan posisi Rayhan (gak deng hehehe)


setelah mendorong Rayhan sekuat tenaga, Kayla menyusun kuda kuda lalu secepat kilat mendarat kan tendangan tepat di wajah pria itu, tentu saja dengan sedikit keahlian bela diri yang dimiliki nya Kayla mampu melawan orang itu. dan berhasil merebut pisau dan menghunuskan tepat di depan wajah pria itu.


"satu langkah lo maju, gue tusuk mata lo pake ini! " dengus Kayla masih dalam posisi siaga.


Sedangkan Rayhan yang melihat kejadian tak terduga itu berusaha mengembalikan konsentrasi nya dan kembali menyerang kedua preman itu sampai terkulai tak berdaya.


belum cukup, Rayhan juga menyerang orang yang berada di dekat Kayla seperti orang kesetanan, pukulan dan tendangan tanpa ampun melayang dengan cepat di tubuh laki laki asing itu.

__ADS_1


__ADS_2