
Harraz menceritakannya kepada keluarganya apa yang sebenarnya terjadi.Dia pun akhirnya mengakui jika kehidupan di luar membawanya ke sebuah geng motor.
"Astaghfirullahal'adzim,jadi kamu punya geng motor nak?"tanya Kyai Said dengan wajah tak percaya.
Anaknya memang terkenal dengan urakannya namun dia tak menyangka jika Harraz terlibat dan mengikuti balapan liar selama bertahun-tahun sejak sekolah.
"Maaf bah,mungkin karena pengaruh kekecewaan Ayaz pada Abah dulu jadi,Ayaz melampiaskan dengan balap liar.Maaf ," ucap Harraz dengan menundukkan kepalanya.
"Aa nggak ada niatan jelek bah,Bia tahu itu."ucap Bia dan duduk di samping sang suami.
Harraz yang mendengar pembelaan istrinya sontak membuat dirinya mendongakkan kepalanya.
"Kehidupan malam tidak semuanya jelek, tergantung apa yang kita niatkan.Karena Bia juga nggak jauh beda dengan A' Ayaz,apalagi Bia sudah mulai banyak diajarkan oleh Daddy dan sahabatnya untuk melindungi diri Bia.Karena kehidupan bisnis itu nggak semua orang menyukai kita.Apalagi jika posisi kita ada diatas pastinya banyak juga yang ingin menjatuhkan kita.Apalagi kehidupan Daddy dan sahabatnya sedari muda sudah mengundang bahaya."ungkap Bia dengan meraih tangan suaminya.
"Jadi, maksud kamu itu juga suka balapan liar juga Bi?"tanya Aisyah dengan mendelik tajam percaya.
Perempuan dengan penampilan tertutup itu mempunyai sisi dimana itu terlihat mengerikan.
"Iya,sejak SMA Bia sudah di bawa Daddy untuk ikut ke markas bersama tiga sahabat nya.Disana Bia di gembleng habis-habisan. Saat Bia mulai kuliah Bia pun akhirnya memutuskan untuk memakai cadar karena untuk mengecoh musuh daddy di dunia bisnis.Sampai akhirnya Bia pun di pindahkan ke Malang karena di Jakarta tempat yang di anggap Daddy tidak aman.
"Jangan bilang kamu juga anggota mafia Bi,tapi masa ada di Indonesia mafia," ucap Husna tak percaya.
"Di Indonesia ada kak,bahkan sudah berbaur di masyarakat umum.Mereka kaki tangan dari Mafia Internasional."ucap Bia dengan senyuman tipis
"Kok kakak jadi ngeri sih,terus sekarang apa hubungannya dengan orang yang kalian bahas dengan daddy mu Bia?' tanya umi
"Mereka mungkin belum tahu jika Aa menantu anggota inti dari Mafia Black Diamond.Kemungkinan Andreas tahu jika Aa itu adalah King si raja jalanan dari kelompok Scorpions.Makanya dia akan mendekati Aa dengan cara bekerja sama dengan perusahaan Aa."ungkap Bia.
"Bisa jadi itu,terus apa kalian akan turun besok malam ?" tanya Umay
Harraz dan Bia saling pandang dan menampakkan seringai iblis mereka.
__ADS_1
"Turun ." jawab kedua nya santai.
Semuanya melongo mendengar jawaban Bia juga Harraz.Apalagi melihat tingkah Bia dan Harraz yang melihat berbeda .Mendadak terasa merinding melihat respon keduanya.Sementara Kyai Said menghela nafas berat dan mengucapkan Istighfar di dalam hatinya berkali-kali.
Melihat tingkah putra dan menantunya itu membuat dirinya sangat khawatir apalagi dunia bawah pastinya sangat menyeramkan.Tapi, mengingatkan cerita Bia yang sedari SMA sudah di latih oleh sang besan membuat dirinya sedikit lega.Apalagi mengingat peristiwa waktu pesantren yang tiba-tiba di serang preman-preman dulu.Dengan santainya Bia menghadapi mereka dan terlihat sangat jelas jika preman-preman itu terlihat takut dengan Bia.
"Sakit jiwa nih pasangan.."batin Umay yang sudah melihat kegil*an Abang sepupunya itu namun dia berharap Bia tak akan seseram Harraz.
"Lalu apa yang kita harus lakukan sekarang?" tanya Kyai Said.
"Bersikap seperti biasa,namun tetap waspada.Jika melihat ada hal yang mencurigakan walaupun hanya sedikit bisa langsung kasih tahu Bia atau Aa.Di luar Pesantren juga sudah ada orang-orang Black Diamond yang selalu mantau.Namun kemungkinan Daddy akan menambah personel dan Bia akan masukkan juga beberapa ke area pesantren.Bia minta ijin dari Abah." ucap Bia
"Bisa nak,lakukan yang jelas jangan sampai menimbulkan keresahan anak-anak saja." ucap Kyai Said.
Bia mengiyakan perkataan sang mertua dan kini tugasnya akan di bagi dengan sang suami juga Umay untuk menghandle semuanya.
...----------------...
Pasangan itu pun keluar dari kamar mereka menemui keluarga mereka.
Semuanya melihat ke arah Bia dan Harraz yang sudah siap dengan kostumnya tinggal menyempurnakan penampilan misterius mereka seperti biasa.
"Wowww..om sama aunty keren,Abang jadi pengen banget kayak Om !!" seru Gaffin saat melihat penampilan Bia dan Harraz.
"Aku juga pengen kayak aunty Bia,cantik,keren !!" cerocos Maira.
"Nanti kalau sudah dewasa yaa.. sekarang kalian masih kecil,belum boleh."ucap Harraz
"Amazing ,Amazing Aa bro sama kakak Ukhti ku ini.."ucap Umay yang baru masuk ke dalam ndalem.
"Aistttt..lebay Lo,gimana Satria sama Madonna udah oke kan,sudah di dauble cek kan?" tanya Harraz sembari menggunakan sarung tangannya.
__ADS_1
"Beresss,di bantu sama anak buah Daddy juga."jawab Umay
"Satria sama Madonna siapa itu?" tanya umi Kalsum.
Hahahaha
Tawa Umay pun pecah mendengar perkataan umi Kalsum yang menanyakan Satria dan Madonna.
"Satria itu selingkuhan kakak Ukhti umi,kalau Madonna selingkuhan Aa bro.. hahahaa." ucap Umay membuat Umi Kalsum langsung istighfar
"Astaghfirullahal'adzim kalian...
"Umi umi umi,jangan salah sangka dulu..Umay bercanda kok,kalau Umi mau kenalan sama Satria juga Madonna nggak masalah kita lihat mereka di depan."ucap Harraz membuat Umi Kalsum makin geram.
Plak
"Awas kalian macam-macam yah,dari kemarin kalian buat umi spot jantung tahu nggak..!!" cetus Umi Kalsum dengan memukul gemas putranya.
Bia pun menggandeng tangan ibu mertuanya dan juga tangan Maira.
"Taraaaa..inilah selingkuhan kami !!" ucap Bia dengan menunjuk ke dua motor sport berwarna hitam.
"Astaghfirullahal'adzim.."ucap semuanya setelah tahu jika Satria dan Madonna itu adalah motor sport milik Bia dan Harraz.
"Jadi,motor yang di garasi kamu itu motor Bia juga?" tanya Zidan seperti tak percaya jika adik iparnya yang terlihat feminim ternyata sosok yang terlihat berbeda.
"Walahhh keren ini Ning,Wati juga pernah punya angen-angen kalau punah suami bisa naik motor sport kayak gini." seru Wati terlihat heboh melihat Ning nya yang terlihat keren.
"Halahhh kamu ini,kalau mimpi jangan ketinggian to Wat." ucap Jihan menanggapi cicitan Wati.
Yah,Jihan dan Wati saat ini mempunyai peran disamping Bia menjadi abdi dalem yang menyertakan Bia,jika Wati bertanggung jawab untuk mengurusi perlengkapan pribadi Bia dan Jihan bersifat untuk mengajari Bia dalam ranah agamis.
__ADS_1
Bersambung