Karena Pengkhianatan

Karena Pengkhianatan
Bertemu lagi dengan pria asing


__ADS_3

Di sini lah, dua pria kejam berdiri saling berhadapan. Tatapan sinis mereka seakan sedang saling bertarung.


"Aku hanya bertanya sekali pada mu Verrel Eldor. Aku tidak akan memberimu kesempatan untuk bermain main lagi!" ucap Mr Topi.


"Waw, aku merasa merinding dengan omong kosong mu. Jangan berbelit dan jangan banyak bacot!"


"Terserah apa yang kau katakan bajingan. Aku hanya ingin memperingatkan mu, aku tidak akan diam lagi. Aku akan segera melenyapkan mu atas pembalasan dendam orang tua ku!" tekan Mr Topi penuh amarah.


"Balaskan saja dendam orang tua mu, tapi mengapa aku yang menjadi sasaran mu. Hmm aku tidak takut, aku hanya penasaran" ejek Verrel.


"Kau bertanya pada ku? baiklah aku akan menjawab nya sebagai pembuka pertempuran kita!"


"Aku akan membalaskan dendam keluarga ku yang telah di habisi oleh keluarga ku!"sambung Mr Topi.


"Kau menuduh keluarga ku?"


"Tidak, tapi itulah kenyataan nya. Aku memiliki bukti dan aku akan membalaskan dendam ku!"


"Baiklah, aku terima pernyataan perang mu. Aku, tidak bersalah. Aku yakin keluarga ku juga. Karena aku tahu siapa siapa saja yang menjadi musuh keluarga aku. Tidak ada nama keluarga mu di sana. Dan kau tahu, permasalahan kita hanya terjadi di antara kita berdua!"


Verrel tersenyum, membalas tatapan tajam dari Mr Topi.


"Baiklah jika hanya itu yang kau sampaikan. Maka aku akan pergi. Waktu berharga ku akan terbuang sia sia jika aku terus di sini!"


Verrel pun berbalik, memberikan kode pada anak buah nya untuk segera pergi.


Namun, Mr Topi kembali mengucapkan kata kata yang membuat Verrel menghentikan langkah nya dan berteriak pada Mr Topi.


"Aku dengar, kau sangat mencintai istri mu. Aku sudah bertemu dengan nya beberapa kali. Dia sangat manis!"


"Mr Topi!!! jangan coba coba kau mendekati istri ku. Dia tidak ada hubungannya dengan mu!!"


"Tentu saja ada, dia merupakan kelemahan musuh ku. Kenapa dia tidak ada hubungan nya dengan ku?


Ahh...Mr Eldor. Melihat reaksi mu seperti ini. Membuat aku semakin yakin jika kau sangat lemah karena nya."


"Jangan coba coba untuk mendekatinya. Aku akan membunuh mu jika kau berani melakukan itu!" ancam Verrel.


"Wah aku takut..Ayo pergi" seru Mr Topi kepada anak buahnya. Pertemuan mereka berakhir dengan Mr Topi yang pergi lebih dulu.


Verrel begitu marah,dia mengepalkan kedua tangan nya. Dengan cepat, dia mengeluarkan ponsel nya. Mencoba menghubungi istri nya, namun tidak di jawab.

__ADS_1


"Kemana dia? mengapa dia tidak menerima panggilan dari ku!!" geram Verrel mulai emosi. Dia berlari menuju ke mobilnya. Dia harus segera pulang.


Verrel menyuruh anak buah nya menyetir dengan sangat cepat. Sembari itu dia menghubungi Widia dan Reno. Meminta mereka untuk mencari istri nya dan memastikan istri nya baik baik saja.


"Verrel, Sintia tidak di rumah. Dia pergi tanpa memberitahuku."


"Apa? Widia kau jangan bercanda. Lihat di segala tempat, taman belakang. Mungkin dia sedang berlatih menembak."


"Tidak Verrel, dia tidak ada di man pun!" jawab Widia. Dia sudah mencari Sintia ke seluruh penjuru rumah dan juga komplek damai.


Verrel memutuskan panggilan nya, dia sangat khawatir. Dia kembali mencoba menghubungi istrinya.


Hasil nya tetap sama, entah kemana istri nya pergi.


Sedangkan di sisi lain,Sintia tengah menyetir. Dia mendapatkan panggilan dari seseorang yang mengatas namakan kedua orang tuanya.


Bukan peduli dengan danrem dan Rea. Tapi, Sintia merasa orang ini ada hubungannya dengan orang tua kandung nya.


Ciitttt.......


Sintia berhenti, menepikan mobilnya di sebuah taman yang terlihat seperti hutan. Ini adalah tempat terpencil yang pernah ia datangi selain komplek damai.


Wanita itu memberanikan diri untuk keluar. Melihat segala arah untuk mencari seseorang yang tadi memanggilnya datang ke tempat itu.


Sintia langsung berbalik, ketika mendengar suara ketukan sepatu beradu dengan tanah.


"Wah... Ternyata kamu berani sekali yah!"


Sintia menatap seseorang yang berdiri di bawah pohon rimbun. Dia tidak bis melihat wajahnya, dia hanya bisa melihat tubuhnya saja.


"Maju lah, jangan bersembunyi di balik dedaunan itu!" tantang Sintia. Terdengar orang itu tertawa mendengar tantangan dari nya.


Pria itu mengangguk dalam kegelapan pohon, dia melangkah lebih maju dan berdiri di hadapan Sintia.


Sontak Sintia merasa sangat terkejut melihat siapa yang berdiri di hadapan nya.


"Sa satria?" Sintia tergagap, matanya melebar melihat pria yang beberapa waktu lalu berkenalan dengan nya di pusat pembelanjaan.


"Aku merasa tersanjung, kau mengenali ku. Aku pikir kau sudah melupakan aku gadis cantik!" gumam Satria tersenyum menyeringai. Dia berpikir Sintia takut kepadanya, tapi dia salah besar.


Sintia dengan santai mendekati pria itu. " Ada apa, mengapa kau memanggil ku ke sini? bagaimana bisa kau kenal dengan kedua orang tua ku? dan nomor ponsel ku??"

__ADS_1


Berbagai pertanyaan keluar dari mulut Sintia.


"Aws...Kau terlalu cerewet ternyata. Apa kau tidak takut pada ku?"tanya Satria terdengar bodoh.


"Mengapa aku takut kepada mu? memangnya kau siapa? wajah mu tidak seseram itu!" balas Sintia membuat Satria mendesah pasrah.


Baru kali ini mafia kejam mendesah pasrah dan frustasi menghadapi wanita seperti Sintia.


"Pantas saja Verrel sangat mencintai nya. Dia bisa menaklukkan pria kejam" Kelu Satria di dalam hati.


"Maafkan aku, tapi aku ingin tahu. Mengapa kau memanggil ku datang kemari?" tanya Sintia serius.


Satria, atau lebih di kenal sebagai nama Mr Topi. Pria yang di takuti di dunia Mafia seperti Verrel Eldor.


Tapi, lihat lah ini. Sintia malah dengan santai menatap tanpa rasa takut.


"Aku adalah musuh suami mu. Pria yang sudah menikahi mu tanpa mengundang keluarga mu!"


"Oh sebentar Tuan Satria. Anda telah salah paham soal suami ku" sela Satria menyangga ucapan Mr Topi.


"Bahkan sebelum kamu mengenal suami mu itu. Aku sudah mengetahui seluk beluk tentang suami mu. Aku tidak akan salah Sintia!"


"Benarkah? dari perkataan mu tadi. Seperti nya kamu tidak terlalu jeli dalam menilai seseorang!" Sintia mulai terlihat jengkel pada Mr Topi.


"Wahh..Apa sekarang kau mulai melawan dan marah pada ku?"


"Tentu saja aku marah pada mu, kau itu menyalahkan suamiku. Aku menyatu dengan nya, aku tahu siapa dia!! liat dan dalam" teriak Sintia mulai kehabisan kesabaran.


Mr Topi terdiam, dari tatapan wanita itu. Dia dapat menyimpulkan bahwa wanita ini sangat mencintai Verrel.


Duarrrr!!!!


Hujan deras terjadi begitu saja. Petir menyambar pun mulai terdengar. Sintia terkejut, dia melompat ketakutan ke dalam pelukan Mr Topi.


"Mengapa tiba-tiba hujan dan petir" maki Sintia kesal.


"Ekhem...Apa kau merasa nyaman di dalam pelukan ku?"


Sintia terkejut, dia langsung menjauhi pria itu. Lalu dia menarik Mr Topi masuk ke dalam mobil nya untuk berteduh.


"Aku tahu kau musuh suami ku. Aku juga tahu kau tidak kalah kejam dari suami ku. Tapi, pertemuan kita tidak buruk. Karena itu aku membantu mu!" ujar Sintia tersenyum manis.

__ADS_1


Niat yang tadi nya menggelegar di hati nya, malah menguap di udara begitu saja.


"Untuk pertama kali nya, aku mengatakan kau beruntung Verrel. Mendapatkan istri secantik dan sebaik dia. Tapi, aku merasa kasihan kepada mu Sintia. Kau menikah dengan seseorang yang menjadi musuh ku!" Satria berbicara dalam hati.


__ADS_2