Kekasih Gelapku

Kekasih Gelapku
Tangisku


__ADS_3

 


pagi2 sekali Dita terbangun, menyiapkan sarapan untuk orang tuanya, kemudian pamit berangkat kerja. " bu, Dita berangkat kerja dulu ya," Dita mencium tangan orangtuanya." Hati2 ya nak ucap ibunya."


sesampainya di kantor tiba2 suasana aneh tampak terlihat," Dita pun bertanya penasaran," eh knpa kumpul2 gini, pagi2 ada apa tanya Dita?," ini loh Dit kita lg ngomongin calon istrinya paK Dimas, cantikkan ya? ", Rima menunjukkan photo di ponselnya," sontak Dita seperti akan terjatuh," eh lo knpa Dit," tanya Rima, Rara mana Rim ,tanya Dita?..udah di ruangannya tuh Dit," jawab Rima.


langkah Dita semakin cepat menuju ruangan Rara dengan menahan airmata yg ia tahan di hadapan temen2nya yang lain, " tok..tok... silahkan masuk," sahut Rara." Dit ada apa? tanya Rara,"


, lo knpa Dit, jangan bikin gw khawatir, lo sakit ?? yaudah lo gak usah kerja ya Dit," kata Rara penuh kecemasan. " Dimas nikah Ra?" Dita menangis,"pak Dimas?? iya gw jga liat di instagram Dit, ada yg nandain dia gitu , kalo kmrn dia tunangan," Rara menuturkan.," Dia gak ada kabar ke gw, padahal gw ini bawahannya langsung, apa2 ke gw ra, ? gw gak tau," Dita menangis," Udah ya Dit , kita semua jga gak ada yg tau, gw aja heran knpa dia tiba2 ada kabar gitu,gak ngash kabar kekita, coba deh lo tanya kedia ya? ," Rara menenangkan Dita .


kemudian Dita pergi keruangannya dan menelpon Dimas," haloo, iya Dit , ada apa??jawab Dimas.


kapan pulang? tanya Dita, blum tau Dit disini masih berduka, abng masih blum bisa ninggalin ibu dan adek2 abng," kata dimas.


", Dita menghela nafas , dengan terisak2 ia bertanya," abang mau nikah?


," Dimas sejenak Diam," Dita, bertanya dg nada sedikit tinggi," jawab aku bang, apa benar abng akan menikah?


," iya Dit, Bbrapa hari lagi abng akan menikah, permintaan terakhir ayah abng meminta abng untuk menikah Dit,maaf abng blum sempat ngabarin," jawab Dimas


," Lalu aku ini apa banggg !! kalo aku menolak di jodohkan knpa abng tidak bisa menolak ! ," air mata Dita membanjiri pipinya,"aku mencintai abng, aku menunggu abng kembali, abng sudah berjanji kalo abng sudah punya pacar , abng akan cerita, skrang manaa , "teriak Dita dengan sesegukan tangisnya. ini balasannya bang, kita deket udah tahunan ,abng hancurkan kepercayaanku bang,aku kecewa bang kalopun kita tidak bisa bersatu karna keyakinan yg berbeda tapi setidaknya jaga perasaan bang, " Dimas hanya terdiam , Ditapun mematikan telponnya.


" Hari2 ku kosong, tanpa terisi, aku yg setia menunggu kabar, seperti tersambar petir disiang hari , mendengar kabar bahwa kau tak lagi sendiri." Tuan... kmana perahuku dayung, tak tau arah ku, goyah...


  Dita tak kuasa menahan tangisnya, ia terus saja menangis,namun tiba2 ponselnya berdering," Halo, jawab Dita. " Apa kabar Dit,? Dita tak melihat bahwa yg menelponnya adalah Amar," eh , mas Amar , iya aku baik, disana gmna? ayah ibu juga sehatkah? tanya Dita," alhmdllh baik Dit," kmu knpa nangis?


,"Hah, aku tidak menangis?" jawab Dita," Amar tertawa kecil," kmu tidak bisa berbohong, terdengar dari suaramu," kata amar, apa yg kamu tangisi? tanyanya lagi. tidak aku tidak menangis, tegas Dita." kemudian Dita menutup tlponnya tanpa pamit. pesan demi pesan dari Dimas memenuhi ponsel Dita, namun tak dihiraukannya lagi.


tak lama lagi Dimas akan menikah, Saat saat itulah hati Dita semakin hancur, Dimas memberinya kabar bahwa 2 hari lagi dia akan menikah tepatnya dihari ulang tahun Dita,

__ADS_1


dua hari kemudain acara ulang tahun Dita pun di gelar kecil2an di keluarga, di kantor, kerabat2 dekatnya turut serta merayakan ulang tahunnya, tak ada yg special untuk ulang tahunnya kali ini, meskipun dulu Dimas tidak bisa menemaninya karna mereka menutupi hubungan mereka berdua setidaknya lewat chat Dimas selalu mengirimkan pesan manis untuknya,berbeda dengan kali ini, karna kali ini adalah hari pernikahannya juga.


bagaimana dia bisa ingat ulang tahunku,?" tangis Dita," tiba2 sebuah pesan diterima," dari Dimas


, Dita sayang.. happy brithday, semoga sehat selalu,aku akan selalu menyempatkan mengucapkan selamat ulang tahun untukmu,maafkan abang ya Dit, bukan maksud abng menyakitimu, tuhan punya rencana lain , maaf sekali lagi...


I miss you , dear...


sontak Dita menangis histeris, ponsel yg di genggamnyapun di lemparkannya jauh sehingga hancur " Dita.... tok2, suara pintu di ketuk," boleh masuk, Rara dan Andi kemudian berdiri di hadapannya,


Dit, ini gue Andi dteng dari luar kota cuma buat ulang tahun lo,dan lo gak mau keluar dari kamar," Kata Andi, iya Dit, Lo knpa ? tanya Rara, " Dita terdiam tanpa kata, ia hanya bisa mengeluarkan airmata.


Hari demi hari setelah pernikahan Dimas, Dita menjadi sosok yg lebih pendiam, dirumah ia tak pernah lagi ngobrol ,kumpul keluarga,orang tuanya pun heran dengan perubahan sikap anaknya.


Tiba waktunya Dimas harus kembali bekerja, ia juga mengajak serta istrinya ikut bersamanya kejakarta.


permisi pak," terdengar suara dari luar ruangan, iya silahkan masuk," sahut Dimas .


melihat Dita yang berdiri di hadapannya, Dimas langsung berdiri, "ini pak ada berkas yg hrus bapak tandatangani, kemudian report untuk selama bapak cuti sudah sya kirim lewat email pak, mohon dicek untuk berkasnya."Dita berkata dg senyum datar.


kemudian Dimas menghampirinya, kemudian tangannya memegang tangan Dita,Dita menghempaskan tangan Dimas," silahkan tanda tangan pak, saya butuh secepatnya," kata Dita.sesudah Dimas menandatangani berkas , Dita mohon diri untuk keluar dari ruangan namun tangan Dimas menarik erat tangannya, hingga tubuhnya jatuh di pelukan laki2 bertubuh tegap itu." lepaskan aku, Dita menolak pelukan Dimas, namun pelukan Dimas terlalu erat hingga tak mampu ia tahan, kali ini Dita menangis di pelukan Dimas." knapa menangis ? tanya Dimas. Dita tak menjawab, airmatanya membasahi Dimas, lalu Dimas melepaskan pelukannya , di pandanginya gadis yang berdiri di hadapannya kemudian ia mengacungkan jari kelingkingnya sebagai tanda perdamaian, Dita tak kuasa membalasnya, ia bergegas keluar dari ruangan dengan wajah yg memerah dan air mata yg masih mengalir.


" Dit... Rara mengejar, ' Dita tak menghiraukan siapapun yang bertanya kepadanya ,ada apa dengannya, ia terus melangkah cept menuju ruangannya.


sesampainya di ruangan, suara pintu di ketuk... " iya silahkan masuk,


pak,, ada apa pak? ," Dita bertanya kepada Dimas yg berdiri di depannya, pertama saya mau mengantarkan berkas yg tadi tertinggal di ruangan saya, kedua sya ingin makan siang denganmu nanti siang jam istirahat di taman seperti biasa, saya tunggu kata Dimas," kemudian dia pergi.


Dita memandangi langkah Dimas "Bagaimana aku mampu menatap mata, yang dahulu tatapannya hanya untukku, sekarang aku melihat tatapan cintanya untuk orang lain"

__ADS_1


jam istiraht telah tiba , Ditapun keluar dari ruangannya, " Dit, makan siang dimana? tanya rara." duluan aja ya Ra,jawab Dita.


Ditaman tempat biasa mereka dahulu bertemu, Dimas sudah duduk menunggu Dita," silahkan duduk, silahkan di minum, makanannya sudah saya pesan, menu seperti biasa , ucap Dimas.


Dimas terus memandangi Dita," knpa pak, kok melihat saya seperti itu? tanya Dita?


," Apakah saya sudah menjadi orang asing bagimu ?, " Dita menghentikan minuman yg sedang ia minum, " maksud bapak apa ya?


," Dita, cukup. aku menghubungimu namun tidak pernah bisa, aku tau km sakit hati karna aku tapi tolong bicara lagi, jangan selalu Diam dan menjadikanku asing ," nada bicara Dimas agak tinggi. mendengar itu Dita berdiri," apa yg harus saya katakan lagi pak, kita ini siapa, kita tidak ada hubungan, anda tau pak? saya disini seperti menahan sakit sendirian, mereka semua tidak ada yg tahu tentang kita sehingga tidak ada yg bisa menenangkan perasaan saya saat ini, Apa yg harus saya bicarakan, bapak yang membungkam mulut saya sehingga saya hanya bisa diam !, sekarang km adalah milik orang lain, bagaimana bisa saya tidak mengasingkan diri saya kepada orang yg bukan lagi milik saya?


km sudah mengecewakan saya, Dia yg sekarang menjadi istrimu bukankah dia sebelumnya pacarmu? dan aku? aku hanya bonekamu," dengan tegas Dita berkata.


Dimas mengehala nafas," Dit, dia bukan pacar abang lagi, dia mantan pacar abng, ibu abng yg memilihkan dia untuk abng? karna pesan terakhir dari ayah yaitu menikahkan abang ,abng blum sempat bercerita ke kmu Dit, kalo kmu mau abng akan pertemukan kmu dengan Dia Dit," kata Dimas


," Tidak pak, lagian apa gunanya hubungan kita toh akhirnya memang tidak mungkin bisa bersatu? beginilah memng akhir yg seharusnya."


," Tidak Dit, tidak begini, kalopun harus berakhir aku tidak ingin menyakitimu Dit, sungguh? jelas Dimas.


tak lama setelah mereka berbincang, ponsel Dimas berbunyi, dari istrinya" angkat , kata Dita ." iya halo, knpa? kata Dimas.


bisa pulang sebentar gak, aku kurang enak badan antarkan aku kerumah sakit ." ucap istrinya. Baiklah aku segera pulang.


," Dit , abng minta maaf, sepertinya dia sakit, abng harus mengantar dia dulu," iya silahkan jawab Dita."


Bagaimana kalo kmu ikut? ajak Dimas. ," Tidak... aku tidak akan pernah ingin bertemu dengan istrimu," tegas Dita. baiklah ," kata Dimas, jaga dirimu.


Dimaspun bergegas pergi.


" Tuhan menciptakanmu memang bukan untukku, seharusnya aku cukup mengagumimu saja waktu itu, semoga tuhan sesegera mungkin mempertemukanku dengan dia yang mahir memulihkan luka."

__ADS_1


__ADS_2