Kekasih Gelapku

Kekasih Gelapku
Episode 49


__ADS_3

Karena banyak yang minta ceritanya Caroline di gabung aja, jadi fix aku jadiin satu di sini. Tapi tetep othor bikin bersangkutan kok sama kisah Alana dan Zidane. Yang penting akak2 semuanya gak bingung dengan cerita semua pemerannya. OK 👌👌👌😉


HAPPY READING


Caroline langsung membuka pintu mobil Zack ketika mobil itu berhenti di halaman yang tidak terlalu lebar tapi sedikit ramai. Gadis itu berjalan masui begitu saja ke dalam bangunan yang ada di hadapannya itu.


Sebuah cafe yang biasanya di jadikan untuk kencan oleh pasangan yang sedang berpacaran. Tentu saja Caroline tahu tempat itu, karena di media sosial juga sangat terkenal. Zack mengekori Carol dan hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku mahasiswi nya tersebut.


"Oke Mister! Apa yang ingin anda bicarakan tentang 'Kita'?" ujar Caroline setelah mendaratkan tubuhnya di meja dekat jendela. Carol sengaja menekan kata KITA yang sejak tadi di ucapkan oleh Zack.


Zack berdehem setelah ikut duduk di depan carol dengan raut wajah yang tenang dan datar. "Aku akan langsung saja mengatakan apa yang sebenarnya menjadi tujuan ku, Caroline." Caroline menatap serius ke arah manik mata Zack, pria itu menarik napas dalam-dalam sebelum berucap.


"Aku dan Ave memang menjalin hubungan terlarang, tapi jujur, sejujurnya aku tidak ingin menjadi perusak rumah tangganya, waktu itu Ave selalu curhat padaku, mengatakan bahwa suaminya sering mengabaikannya, bahkan Austin lebih sering keluar kota dan pulang telat, aku hanya ingin menghiburnya waktu itu, jujur sebelum mengetahui bahwa dia ternyata telah menikah, aku sudah mengaguminya, tapi ternyata aku dan Ave semakin dekat saat waktu itu Ave ada masalah dengan suaminya," jelas Zack panjang lebar tanpa adanya basa basi.


'Kenapa dosen ini menceritakan kisahnya padaku? Kalau dia mengira bahwa aku akan membocorkan rahasia nya pada orang lain, sungguh aku benar-benar tidak berminat!' batin Caroline.


"Sebenarnya waktu kamu melihat kami di samping toilet itu, aku sedang berusaha memutuskan hubungan kami, aku tidak ingin hubungan gelap ini semakin bertambah liar, aku tahu ini salah, bahkan aku sudah sejak lama ingin memutuskan Ave, tapi dia tidak mau berpisah dengan ku, padahal aku tahu kalau Austin sangat mencintai Ave, jadi di sini aku minta bantuan mu, Carol!"


Caroline mengerutkan keningnya. "Bantuan apa, Mister? Kebapa harus saya? Dan bagaimana cara saya membantu anda?"


Zack menghela napas panjang. "Jadilah kekasihku, hanya itu satu-satunya cara agar Ave mau melepaskan ku," jawab Zack.


"Sial! Ini sih gila!!" seru Caroline membuat semua orang menatap ke arahnya.

__ADS_1


"Eghem!" Carol berdehem setelah merasa tidak enak karena berteriak.


"Aku serius, Carol."


"Tapi kenapa harus saya yang jadi kekasih anda? Kalau memang anda ingin berpisah dari Mrs. Ave ya langsung pisah aja, gak usah pakai acara nyari kekasih pengganti!!" kini Caroline berdiri dari duduknya bertepatan dengan seorang pelayan yang datang membawa buku menu untuk mereka.


Zack menatap Carol seakan memberitahu nya untuk duduk kembali. "Silahkan, Nona dan Tuan, hari ini cafe kami mengeluarkan resep cake terbaru untuk pasangan yang sedang menikmati makan siang di cafe ini, namanya cake cinta semanis madu, di jamin pasti akan membuat kalian semakin meleleh dengan manisnya madu asli yang di ambil dari sarangnya langsung," jelas pelayan tersebut mempromosikan kue terbarunya.


Carol ingin mengatakan bahwa dia tidak akan memesan apapun karena terburu buru pergi tapi Zack sudah menyelanya. "Kami pesan menu itu dua porsi dan juga dua cappucino dingin." Caroline melotot ke arah Zack karena memesan minuman seenaknya sendiri tanpa bertanya.


"Baik, Tuan, Nona, mohon di tunggu sebentar," pelayan itu segera pergi dari hadapan Zack dan Caroline.


"Mister, apa-apaan, sih? Kenapa seenaknya sendiri memesan minuman dan Cake itu!"


Caroline bersedekap dada. "Bagaimana tidak emosi kalau Mister seenaknya sendiri seperti ini, kalau sekali lagi Mister tanya pada saya tentang keinginan anda yang gila itu, jawaban saya hanya satu, TIDAK!!"


Zack lagi-lagi hanya bisa menghela napas, dia harus memikirkan cara agar Caroline mau mengikuti keinginannya karena memang hanya gadis itu yang Zack inginkan.


"Memang kelihatannya saya seperti memanfaatkan kamu karena kamulah orang yang mengetahui semuanya tentang saya dan Ave, saya juga tidak bisa sembarang memilih kekasih, tapi keluar dari semua itu saya memang tertarik sama kamu, Carol! Jadi dengan semua fakta ini memang tidak di pungkiri hanya kamu yang bisa membuat Ave berhenti mengejar saya," ujar Zack menatap Caroline.


####


Di sisi lain.

__ADS_1


Zidane melihat calon istrinya yang sejak tadi gelisah sambil mencoba menghubungi adiknya. "Nomernya tidak aktif, apa Carol tidak jadi pergi ke salon sore ini?"


Zidane mengambil ponsel Alana dan mencoba menghubungi adiknya itu sekali lagi. Tapi hanya suara operator yang terdengar.


"Mungkin dia sudah pulang, bagaimana kalau kita juga pulang, sayang? Ke salonnya besok juga masih bisa, kan?" ujar Zidane.


Alana terlihat berpikir sebelum dia mengangguk. Akhirnya Zidane dan Alana memutuskan untuk pulang ke rumah Zidane karena ingin tahu apakah Caroline sudah pulang. Pada saat Alana berjalan tergesa menuju lift, Zidane mencoba menghubungi Samuel untuk menyuruhnya mencari tahu di mana Caroline berada.


Tidak lama setelah Zidane dan Alana sudah masuk ke dalam lift, Zidane mendapatkan pesan dari asistennya itu dan mengatakan bahwa Caroline berada di sebuah Cafe X bersama salah satu dosennya.


"Dosen Carol? Siapa?" gumam Zidane yang masih terdengar di telinga Alana.


"Ada apa, sayang?" tanya Alana penasaran.


"Oh, tidak apa-apa, sayang, sebaiknya kita langsung meluncur ke rumahku saja, aku yakin Caroline pasti sudah pulang ke rumah," jawab Zidane tersenyum.


Bersambung.


Untuk yang penasaran sama Visual nya Zidane dan Alana, bisa tengok IG saya ya 🥰


IG @navizadewi


FB : Navizaa

__ADS_1


__ADS_2