
HAPPY READING
Ave hampir saja mengangkat panggilan itu tapi layarnya sudah berhenti menyala. Dia melihat layar dan ternyata ada beberapa pesan dan dua panggilan tak terjawab di sana. Entah kenapa tangan Ave terasa gatal ingin membuka pesan-pesan yang kebanyakan dari Lily itu. Sebenarnya ada masalah apa dengan perusahaan sampai sekretarisnya begitu ingin sekali memberitahu pada Austin.
Selama ini Ave tidak pernah curiga pada suaminya, dia paham akan kesibukan Austin dengan pekerjaannya yang sangat padat. Tapi apakah benar suaminya itu tidak melakukan apa-apa di luar sana. Misalnya selingkuh seperti dirinya?
Mengingat hal itu ada sebuah jarum yang seakan menusuk hatinya sehingga menimbulkan rasa yang sakit meskipun hanya sedikit.
"Aku harus melihatnya, tapi bagaimana kalau nanti Austin curiga karena aku telah membuka pesan-pesan nya?" gumam wanita itu.
Ave kembali melihat ponsel Austin dan langsung menghidupkan layarnya, dari pada penasaran setengah mati, akhirnya dia memutuskan untuk melihat isi ponsel suaminya dan membaka pesan-pesan itu.
"Kok layarnya di kunci?" tidak biasanya Austin memberikan sandi di ponselnya, sejak kapan pria itu melakukan nya? Kenapa selama ini Ave tidak tahu?
Apakah karena dia sudah asyik dengan dunianya sendiri sehingga tidak pernah mengurusi urusan suaminya. Ya, selama 10 bulan terakhir Ave memang lebih sering menghabiskan waktunya hanya untuk memikirkan Zack, setiap di rumah dia hanya berbalas pesan dengan pria itu.
Ave hampir tidak pernah menghiraukan Austin saat di rumah karena Austin sendiri juga sangat jarang berada di rumah. Mungkin saat malam hari ketika waktu sudah sangat larut.
Ave tiba-tiba berpikir apakah selama ini dia sudah sangat keterlaluan dan sangat mengabaikan suaminya itu.
"Tapi bukankah selama ini Austin juga sudah mengabaikan ku?" monolog Ave pada dirinya sendiri.
Tapi sekarang ini dia sangat penasaran dan ingin tahu kenapa sebenarnya Austin sampai memberikan kode untuk membuka ponselnya?
Padahal dia saja tidak pernah berpikiran seperti itu meskipun Ave selingkuh. "Aku harus tanya pada Austin, tapi kalau aku bertanya pasti dia akan curiga, lalu bagaimana caranya aku mengetahui kode itu?"
__ADS_1
Akhirnya malam itu Ave tidur di samping Austin dengan rasa penasaran yang luar biasa. Dia hanya meletakkan ponsel suaminya di atas celananya agar Austin tidak curiga kalau tadi malam Ave sudah melihat ponselnya meskipun dia belum tahu isi dari ponsel tersebut.
###
Sebelum itu di rumah Alana.
Alana memukul pelan dada Zidane yang tidak memakai pakaian saat ini. Sungguh sebenarnya Alana hanya ingin segera istirahat setelah di pusingkan dengan berbagai masalah pekerjaan dan juga masalah yang tiba-tiba muncul antara Zidane, Austin, Carol dan Zack.
Dia juga merasa bingung kenapa harus terlibat dalam masalah yang besar seperti ini, dan karena dia juga pernah mengalami nasib yang sama yaitu perselingkuhan dan pengkhianatan, hati nuraninya sebagai sesama manusi menjadi tidak tega.
"Sayang, jangan marah, kalau cemberut seperti ini nanti jelek, loh," ujar Zidane mencium bibir Alana sekilas.
"Zidane! stop! aku mau tidur!" Alana langsung masuk ke dalam selimut setelah apa yang mereka lakukan baru saja. Untung tamu bulanan tiba-tiba hadir di saat dia benar-benar sedang tidak mood untuk bercinta. Tapi tentu saja Zidane yang sudah di ujung hasrat menggebu tidak membiarkan Alana tidur dengan nyenyak.
"Iya, maaf-maaf, sekarang kamu boleh tidur, aku juga baru saja melihat pesan dari Samuel yang mengatakan bahwa anak buahnya telah berhasil membuntuti Austin yang pulang ke rumahnya," ujar Zidane kembali melihat ponselnya.
"Jadi sebenarnya siapa di sini yang salah? Austin, Ave, Zack atau Lily?" Zidane tersenyum mendengar pertanyaan sang calon istri.
"Dari hasil penyelidikan Samuel, Mama Zack yang bernama Desy adalah kekasih Tuan Bredley, dan mereka pernah menjalin hubungan sebelum Tuan Bredley menikah dengan Mama Austin," jawab Zidane.
Alana melotot-kan matanya tidak percaya dengan cerita Zidane. "Jadi mungkinkah yang di maksud dendam itu adalah karena Mama Zack dan Papanya Austin berhubungan kembali alias berselingkuh? sehingga membuat Ibu Austin sakit dan akhirnya meninggal dunia?" tebak Alana asal.
"Entahlah, sayang, aku juga tidak begitu tahu masalah itu, tapi setahuku mereka tidak memiliki hubungan apapun karena Nyonya Desy juga menikah dengan Tuan Kenzi Lee, pria keturunan Jepang. Tapi di sini ada sesuatu yang seakan di sembunyikan lama oleh Desy dan Tuan Bredley, tentan adanya sosok Zack yang bisa saja sebenarnya adalah anak mereka, Ayah Zack bukankah Kenzi Lee karena berdasarkan penyelidikan Sam, Kenzi ini mandul, bisa di pastikan bahwa saat menikah dengan Desy, wanita ini sudah hamil dan Ayah biologis Zack adalah Tom Bredley yang merupakan Ayah kandung Austin Bredley!" jelas Zidane panjang lebar dan hampir membuat Alana pusing mendengar nya.
"Astaga! jadi maksudmu adalah Austin dan Zack adalah saudara kandung?" Zidane mengangguk.
__ADS_1
"Sebenarnya tidak ada yang tahu akan hal ini, sayang, hanya saja anak buah Sam ada yang seorang detektif profesional, jadi dia bisa menyelidiki kasus dua puluh delapan tahun lalu tersebut, di khawatirkan masalah Austin yang dendam terhadap Desy karena pria itu mengira bahwa Desy yang mendorong tunangan Austin dari lantai 3 rumahnya, di mana saat itu memang sedang terjadi acara di sana."
Alana jadi semakin tertarik dengan kisah orang-orang ini, padahal selama ini dia mengira kisah hidupnya sudah begitu tragis, tapi ternyata setelah mendengar cerita ini ada yang lebih tragis darinya.
"Lalu kenapa Austin sangat membenci Zack? apa ini karena masalah Ayah biologis itu?" tanya Alana penasaran.
"Ya, tapi aku sendiri tidak begitu tahu, lebih tepatnya belum lama setelah kematian ibunya, akhirnya Austin tahu cerita yang mengatakan bahwa Ayahnya yang sakit-sakitan sering menceritakan tentang Zack pada Austin, dan dari situ Austin mendengar cerita bahwa Ayahnya berselingkuh dengan Mama nya Zack hingga menyebabkan terjadinya kematian karena sakit yang di derita Liana." Alana hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Kenapa cerita mereka rumit sekali? apakah Austin sudah menyelidiki kasus itu? ataukah dia hanya berspekulasi sendiri?"
"Entahlah, sayang, semua ini kuncinya hanya pada Tuan Bredley yang masih sakit, juga Nyonya Desy dan Tuan Kenzi, mungkin mereka diam saja karena berpikir bahwa setelah kejadian bertahun-tahun lalu itu berakhir baik-baik saja, tapi tidak dengan Austin, dia seperti nya selama ini menjadi teman dekat Zack hanya agar bisa mencari celah, tapi kesibukannya mungkin bisa sedikit mengalihkan dendam itu," ujar Zidane.
*****
Apakah akak reader ada yang bingung dengan kisah di atas? kalau bingung bisa tanya othor ya🤠langsung DM ig othor juga boleh.
Bersambung.
Aku mau rekomendasi novel keren karya sahabat ku yang gak kalah kece badai.
Judul : Gairah Cinta Sang Presdir
Author : Desy Puspita
__ADS_1