Kekasih Gelapku

Kekasih Gelapku
Episode 34


__ADS_3

Happy Reading.


Alana menatap pria di depannya ini dengan tatapan yang sulit diartikan. Tapi Alana tahu bahwa sebenarnya Zidane memang sangat tulus. Hanya saja terkadang dirinya yang tidak bisa mengerti dengan perasaannya sendiri.


"Bagaimana, Alana? Aku tahu kalau ini terlalu cepat untuk mu, tapi aku benar-benar serius mencintai mu, bukan karena menjadikan mu sebuah pelarian, juga bukan karena tubuhmu, aku benar-benar jatuh cinta padamu," ucap Zidane meyakinkan.


"Baiklah, tapi tolong beri aku waktu untuk berpikir lagi, entah kenapa aku harus memantapkan diri lagi terhadap mu, Zidane. Aku takut kalau keluarga mu tidak setuju, kami tahu, kan kalau aku ini seorang janda, dan kamu adalah pria lajang pewaris perusahaan besar," Zidane menangkup wajah cantik Alana.


"Aku pastikan keluarga ku akan merestui hubungan kita dan juga pernikahan kita," ucap Zidane mendekat kan wajahnya dan memagut bibir sensual Alana.


♥️♥️♥️


Hari ini Zidane berencana akan membawa Alana ke sebuah tempat.


"Jadi kita beneran ke sini?" tanya Alana sedikit gugup.


"Iya, aku kan sudah bilang kalau aku benar-benar serius sama kamu," jawab Zidane kemudian membuka pintu mobilnya di ikuti oleh Alana.


Alana berjalan bersama Zidane masuk ke sebuah rumah yang sudah tidak asing lagi untuk wanita, beberapa bulan dia bekerja di sana sebelum akhirnya keluar karena keinginannya telah tercapai.

__ADS_1


Ya, mereka pergi ke kediaman Alvares. Sepertinya Zidane kali ini benar-benar ingin serius berhubungan dengan Alana. Dia membuktikan keseriusan itu dengan membawa Alana kepada kedua orang tuanya.


Felicia dan Morgan menatap tidak percaya dengan apa yang mereka lihat di hadapannya saat ini. Tatapan ketidak percayaan itu berhasil membuat Alana ciut nyali.


"Zidane? Apa kamu serius ingin menikah dengan Alana?" ini pertanyaan ketiga kalinya dari Felicia.


Pasalnya Felicia bukannya tidak menyukai mantan pembantunya itu, tapi lebih ke sang putra yang tidak ada hujan tidak ada angin tiba-tiba menunjukkan keseriusannya dengan Alana.


"Tentu saja, Ma! Zidane serius dan Zidane sangat mencintai Alana," jawab Zidane dengan suara yang agak meninggi.


Alana tentu saja paham dengan situasi ini, pasti Nyonya Felicia tidak akan merestui mereka, mungkin faktor dia yang mantan pembantu atau bisa saja karena dirinya adalah seorang janda.


"Kalau kamu bisa mengatasi semua ini, Papa akan mengizinkan mu menikah, tapi kamu harus mencari tahu sebenarnya siapa yang telah membuat keluarga Valeria hancur!" ucap Morgan yang tentunya ada alasannya.


Zidane telah mengatakan bahwa Alana adalah Valeria, tapi dia belum bercerita mengenai siapa yang saat itu membuat keluarga Valeria terpanggang habis di mansion mereka.


Padahal kenyataan yang ia dapat adalah dalang di balik semua ini adalah paman Alana sendiri.


"Papa tenang saja, Zidane pasti akan membongkar semuanya, yang pasti aki dan Alana akan serius dan tidak ada kata main-main," ucap Zidane.

__ADS_1


Alana hanya bisa menyimak obrolan ketiga orang itu tanpa tahu maksud dari ucapan mereka. Bahkan nama Valeria yang tadi sempat di sebutkan oleh Tuan Morgan dan di sanggupi oleh Zidane benar-benar membuatnya sangat penasaran.


Siapa sebenarnya Valeria?


♥️♥️♥️


Zidane kembali mendatangi nenek Sofia untuk menanyakan tentang suatu hal yang selama ini mengganjal di hatinya. Misteri kenapa nenek memberikan obat yang salah pada Alana agar ingatan nya tidak bisa kembali.


"Apa yang harus aku jawab, Tuan Zidane? Aku melakukan semua itu juga untuk kepentingan Alana, dia seorang yatim piyatu, kebakaran itu akan menimbulkan rasa sakit dan trauma tersendiri untuk Alana, jadi aku tidak akan membiarkan Alana mengingat masa lalunya yang kelam, apalagi pada saat itu dia tahu siapa yang menyiramkan bensin ke tubuhnya dan juga kedua orang tuanya, pasti semuanya akan sangat menyakitkan, maaf Nak, nenek tidak akan pernah membiarkan Alana mengingat ingatan nya kembali," jawab Nenek Sofia menjelaskan.


Zidane menatap wajah Nenek Sofia yang menyiratkan kejujuran, mungkin memang tujuan wanita tua ini adalah untuk membuat Alana tidak trauma dengan kecelakaan tersebut.


Tapi tentu saja hal itu nantinya akan merugikan banyak orang, termasuk dirinya.


"Tapi Nek, aku ingin Alana tahu bahwa dia adalah cinta pertama ku, dia adalah gadis yang masa laluku dan juga satu-satunya wanita yang aku inginkan!"


Seseorang di balik pintu menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Wanita itu berusaha mati-matian agar tidak menimbulkan suara dengan cara menutup mulutnya rapat-rapat dengan telapak tangannya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2