Kekasih Gelapku

Kekasih Gelapku
Episode 56


__ADS_3

HAPPY READING


Malam ini Alana tampil begitu cantik di mata Zidane, padahal hanya makan malam biasa tetapi menurut Zidane, Alana tampil sedikit berlebihan. "Lipstick ku tidak menor, ini warna nude, sayang, kenapa sih sekarang kamu jadi cerewet dengan penampilanku!!"


"Tapi memang itu terlalu berlebihan, hapus lipstiknya sekarang, atau kita tidak jadi berangkat makan malam!" ujar Zidane.


"Memangnya siapa yang mau melihat dan memperhatikan warna lipstick ku? bukankah Tuan Austin nanti makan malam bersama sekretarisnya, kelihatannya mereka ini seperti pasangan," ucap Alana membuat Zidane mengerutkan keningnya.


"Maksudmu, Austin tidak mengajak Ave, maksudku istrinya?"


"Entahlah, aku kira Tuan Austin belum menikah, tapi mungkin saja memang dia sengaja mengajak sekretarisnya karena sebatas pekerjaan," Alana mengedikan bahu dan berjalan menuju mobil.


'Jadi semua yang di ceritakan Carol itu benar? Austin bermain di belakang Ave dengan sekretarisnya? hem, apakah aku harus memberitahu Ave atau Caroline? bukankah kata Carol kalau Austin ingin membalas dendam pada dosennya yang berselingkuh dengan Ave?'


Zidane mengambil ponsel dan menelepon Caroline.


Tuutt ... tuutt!


"Halo kak, ada apa?"

__ADS_1


*****


Caroline mendengus kesal dengan ide Zidane yang menyuruhnya mengajak makan malam Mr. Zack dan acara itu harus di lakukan malam ini juga, bukankah hal itu sangat menyebalkan.


Padahal kemarin siang Zack mengajaknya untuk keluar makan siang tapi Carol langsung menolaknya mentah-mentah. Tidak dia pedulikan bagaimana raut wajah dosennya itu yang terlihat sangat kecewa. Tentu saja dia tidak mau karena pasti Zack hanya akan membujuknya untuk menjadi kekasih pura-puranya.


Tapi lihatlah sekarang, karena rencana kakaknya yang menurutnya akan membuat kejutan untuk Austin, dia harus menurunkan gengsi mengajak Zack makan malam.


"Hai Carol, udah lama nunggunya?" Zack tersenyum menghampiri Caroline yang sedang menunggunya di lobi apartemennya.


Sungguh sebenarnya dia tidak akan pernah mau melakukan hal ini kalau bukan keinginan Zidane sang kakak yang meminta tolong padanya.


"Cepatlah mister, aku tidak ada waktu banyak untuk pergi bersamamu, sebaiknya kita segera masuk ke dalam mobil," ujar Carol masuk ke kursi samping kemudi dan Zack juga ikut masuk ke dalam mobil Caroline.


Zack menoleh sekilas dan mengerutkan keningnya. "Memangnya ada apa? kenapa aku harus mengikuti permainan mu?"


Caroline menghela napas dalam-dalam. "Sebenarnya aku di sini ingin membantu mister, tentang masalah mu dan Mrs. Ave dan juga suaminya, mister beneran mau pisah dari Ave, kan?" Caroline melirik Zack yang terlihat mengangguk mantap.


"Aku benar-benar ingin lepas darinya, aku tahu kalau selama ini aku sudah salah karena berhubungan dengan istri orang, makanya aku ingin secepatnya berpisah dari Ave," jawab Zack serius.

__ADS_1


Saking seriusnya, Carol sampai bisa merasakan bahwa Zack sepertinya sudah tidak mencintai Ave lagi.


'Syukurlah kalau dia sadar diri!'


"Apakah mister sudah tidak mencintai Ave lagi?" pertanyaan Caroline membuat Zack refleks menginjak rem mobilnya.


"Aww!! mister kenapa sih? gak bisa bawa mobil apa? main injak rem seenaknya!!" seru Caroline marah.


Zack sadar bahwa apa yang di lakukan nya memang salah, untungnya pada saat itu tidak ada mobil di belakangnya. "Maafkan aku, Carol! aku hanya terkejut ketika kamu bertanya masalah yang sedikit pribadi itu padaku," jawab Zack melajukan mobilnya kembali.


"Itu bukan pribadi mister juga, bukan maksud saya seperti itu, ingin tahu ranah pribadi anda terutama masalah hati, karena ini menyangkut perasaan orang lain juga!"


Zack semakin tidak mengerti arah pembicaraan Carol. "Kalau kamu tanya aku apakah aku masih mencintai Ave, ehmmm ... sejujurnya aku tidak tahu selama ini mencintaimu dia atau tidak, aku hanya merasa kasihan padanya setiap kali dia selalu bercerita tentang suaminya yang semakin berubah, ya, walaupun awalnya aku tidak munafik sempat mengaguminya, mungkin itulah alasan kenapa aku mau berhubungan dengan nya yang sudah memiliki suami, ingin menghiburnya dan kasihan padanya!"


Caroline manggut-manggut paham dengan situasi kali ini. Jadi sudah bisa di pastikan kalau semua ini adalah salah sekretaris Austin dan mungkin juga Austin sendiri.


"Mister, aku tahu sebuah rahasia mengenai kak Austin, apakah mister bisa bekerja sama denganku? aku hanya tidak ingin melihat Mrs. Ave dan kak Austin berpisah, apalagi saat ini kak Austin juga sedang menjalin hubungan dengan sekretarisnya sendiri di belakang Mrs. Ave!"


"APA!!"

__ADS_1


Bersambung.


Masih ada yang gak suka sama Zack???


__ADS_2