Kekasih Gelapku

Kekasih Gelapku
bayangan tentangnya


__ADS_3

selepas kepergian Dimas, Dita kembali kekantor dan melanjutkan pekerjaannya.


sejenak ia termenung mempertimbangkan ajakan Dimas untuk menemui istrinya. "oh tidakk , aku tidak ingin menemuinya" Dita menghela nafas.


jam pulang kerja telah tiba, Dita buru2 pulang sebab ibunya mengiriminya pesan agar pulang lebih cepat untuk mengikuti kajian di Madrasah milik ayahnya.


" Dita cepat , ajak ibunya," ya bu sabar ...


Dita keluar dari kamarnya," ya allah nak, anggun sekali kmu pakai hijab ini nak, sejuk hati ibu melihatnya, subhanallah cantik sekali nak," puji ibunya.Dita hanya membalas dengan senyuman.


acara telah di mulai, pembukaan, kemudian pembacaan ayat suci al qur'an,


" subhanallah , siapa pembaca al qur'an ini, sungguh siapa saja yang mendengarnya akan menyejukkan hatinya," Dita berkata dalam hati.


kemudian ibunya berkata," Dita,lelaki seperti inilah yang bisa menuntunmu kelak nak," ucap ibunya. " tiba2 Dita terkejut Setelah tak ada yg menghalangi penglihatannya lagi , ia melihat seorang pemuda tampan sedang membaca al qur'an,ia tak lain adalah Amar.


acara telah selesai, Amar dan keluarganya di persilahkan kerumah Dita, namun ada yg berbeda kali ini dengan Amar , tidak sepatahpun dia berkata di depan Dita, ia tampak diam mendengar pembicaraaan orang tua mereka.

__ADS_1


Dita penasaran, ada apa dengan Amar? kemudian dia mengirimi Amar pesan, " Mas kok diam aja sih ? tanya Dita,"


namun tak juga di jawab oleh Amar.


pertemuan keluarga itu begitu terasa singkat, " Kok buru2 tante, Om? tanya Dita," Nanti kalo Dita ada waktu,maen2 ya kerumah nanti di jemput Amar ," ucap ibunya Amar.


Dita mengangguk mengiyakan tawaran ibunya Amar.


saat malam tiba, Dita begitu gelisah entah apa yg ada di fikirannya, Amarkah atau Dimas?


apa yg akan aku lakukan , aku blum ingin tidur, fikirnya..


fikirannya melayang tanpa disadari selalu memikirkan Dimas, sedang apa dia bersama istrinya, apakah mereka kini sedang bermesraan? fikir Dita."


begitulah malam, waktu dimana semua yg harusnya sudah terlupakan terkadang sunyinya malam yang mengingatkan, matapun sulit terpejam.


keesokkan harinya nampak Dimas pagi pagi sekali sudah ada diruangannya," pagi pak , sapa Dita, bagaimana keadaan istri bapak? tanya Dita," puji tuhan , dia baik2 saja,jawab Dimas." owh,iya alhamdulillah kalo begitu, ucap Dita sembari melanjutkan langkah menuju ruangannya.

__ADS_1


"suasana berubah hening, bisu tak bersuara, aku hanya bisa memandangmu dari kejauhan, berharap tuhan menyampaikan Rasa yng dulu tak sempat ku ucap" Dita kekasihku.


" Dit, hari ini saya ada meeting sama klien , jika ada yg ingin bertemu saya siapapun mohon untuk tidak memberinya izin," tegas Dimas.


siap pak, jawab Dita


"oya di meja saya ada kiriman bunga atas nama kmu, tadi saya lupa menyampaikan ,kamu ambil saja" kata Dimas.


Dita berfikir siapa yg berani mengirimkan paket bunga ke alamat kantornya, Andi kah ,atau Amar? ah entahlah...


dia bergegas menuju ruangan Amar di temuinya buket bunga mawar indah kesukaannya di meja Amar, " siapa yg mengirimnya," gumam Dita.


", bertuliskan ,


,"jangan hilangkan rasa, sebab aku tak biasa, I miss you dear,"


namun tak ada nama pengirimnya, untuk siapa sebenarnya bunga ini," untukku, tapi siapa ,"kata Dita, ah sudahlah biar kutanya Dimas nanti.

__ADS_1


__ADS_2