
Seorang perempuan yang berani memberikan pilihan kepada seorang laki-laki, meskipun itu hanya pertanyaan ringan juga bisa menjadi salah satu indikator bahwa perempuan itu menginginkan sebuah kepastian.
Karena sudah tersedianya opsi yang diberikan, maka mau tidak mau laki-laki harus memilih salah satu diantara opsi yang tersedia.
Menurut Lisa, putranya sedang dalam proses seleksi. Ia mengatakan kepada Anders bahwa Ridha adalah orang yang hati-hati dalam bertindak.
Juga mengingat bahwa Anders pernah mengatakan Ridha langsung bercerita kepada orang tuanya ketika mendapatkan kiriman bunga.
Bagi Lisa, orang tua Ridha saat ini adalah salah satu lapisan pelindung terpenting untuk beberapa hal yang akan dihadapi oleh Ridha.
Lisa menjelaskan kepada Anders, pertanyaan yang dilontarkan kepada Ridha adalah salah satu bentuk pertanyaan untuk menilai skala prioritas seseorang.
Memang tidak ada aturan baku dalam bidang ini, namun banyak sekali variabel yang bisa digunakan untuk melakukan hal itu.
Pertanyaan yang terlihat cukup sederhana, namun sangat menjebak jika orang yang menjawab tidak memiliki alasan yang kuat mengapa untuk memutuskan pilihannya pada salah satu opsi.
Putra sulungnya, Anders yang sudah Lisa kenal selama lima belas tahun dan sudah mengetahui bagaimana watak dan sifatnya.
__ADS_1
Adalah hal yang sesuai dengan pilihan Anders yaitu memilih menjadi orang yang bisu namun melihat banyak hal buruk.
Dengan jawaban itu, Lisa berkata kepada Anders yang saat ini duduk di depannya sembari memakan roti coklat buatannya, bahwa Anders menjawab itu tanpa mengada-ada.
Ia juga menegaskan pada putranya, jika menghadapi sosok Ridha harus memerlukan kehati-hatian yang lebih.
Di akhir saran yang ia berikan, ia memastikan kembali apakah putranya masih ada yang digusarkan atau tidak.
“Kalo dari mama, seperti itu. Yang penting, jangan terlalu berlebihan.” tambah Lisa.
“Ma, mama belum pernah cerita gimana mama bisa ketemu sama papa.”
Anders hanya mengetahui momen pernikahannya saja, tidak dengan cerita dibaliknya.
“Nanti habis makan malam gimana?”
“Weekend aja deh, ma. Kayaknya Anders mau istirahat awal aja malam ini.” jawab Anders.
__ADS_1
Mamanya pun menyetujui apa yang Anders minta. Lisa juga baru menyadari hal itu.
Dalam benak Lisa, sepertinya saat ini adalah waktu yang tepat untuk menceritakan bagaimana kisahnya.
Kisah yang menjadi inspirasi bagi banyak orang baik teman-teman Lisa maupun teman-teman Alex.
Bagi Lisa, untuk bisa melangsungkan pernikahan dengan seorang lelaki yang ia kenal ketika SMA dan yang juga menjadi suaminya saat ini adalah sebuah anugerah.
Teman-teman Lisa bahkan menganggap pernikahannya dengan Alex adalah pernikahan yang sempurna.
Tidak ada konflik besar yang terjadi sebelum pernikahan mereka. Yang pada umumnya, konflik akan semakin membesar jika semakin mendekati hari-H pernikahan.
Hal yang seperti dianggap banyak orang sebagai ujian untuk memantapkan keputusan yang akan mereka ambil.
Tidak bisa dielakkan lagi, karena pernikahan adalah salah satu acara paling sakral dalam kehidupan setiap orang.
Penyatuan dua orang dengan visi yang berbeda membutuhkan banyak sekali pengorbanan dan perjuangan.
__ADS_1
Di zaman sekarang ini, banyak orang yang terlalu berharap pada sebuah pernikahan, mereka menganggap bahwa pernikahan bisa menyelesaikan banyak permasalahan.
Padahal, tidak sesimpel itu. Satu kata yang bermakna banyak hal. Dan satu kata, yang memiliki tidak ada pembandingnya dengan kata lain.