KEKASIHKU ADALAH KEKASIHMU

KEKASIHKU ADALAH KEKASIHMU
CHAPTER 073


__ADS_3

Anders yang kini dalam perjalanan menuju rumahnya dan sedang membawa banyak sekali barang belanjaan. Tiba-tiba mengingat sosok Alexa yang menumpahkan kopinya ketika berada di kantin.


Nama yang tidak asing di dalam kehidupannya. Ia segera berlari secepat mungkin untuk sampai di rumahnya.


Setibanya di rumah, ia langsung bergegas menuju kamarnya. Koper miliknya yang ada di pojok kamar pun cepat-cepat ia bongkar.


Ia mencari foto wisuda yang kala itu diam-diam ia cetak setelah Alexa pergi meninggalkannya di acara kelulusannya.


Ada tiga koper besar yang dibawa Anders saat ini. Kebanyakan, foto, dan semua kenangan miliknya ia jadikan satu di koper berwarna ungu.


Ia membongkar satu persatu semua barang yang ada di dalam koper itu. Cukup lama ia memilah, dan masih tidak menemukan foto mereka berdua.


Bahkan Anders rela mengulangi kembali lagi dari awal untuk mengecek satu-persatu barang yang ada di dalam koper ungu itu.


Tetap saja ia tidak menemukan foto yang ia cari. Beralihlah ia ke koper berwarna hitam yang ukurannya lebih besar daripada koper ungu.


Ia menduga seharusnya tidak ada dalam koper itu, karena koper hitam ia gunakan khusus untuk keperluan pribadinya.

__ADS_1


Terlihat di dalam sana ada berbagai macam aksesoris laptop, dan bahkan ada tas berisi satu set kamera lengkap untuk memenuhi hobinya dalam dunia fotografi.


Masih saja ia tidak bisa menemukan foto itu, dan beralih ke koper terakhir. Koper berwarna coklat peninggalan kakeknya itu kini sudah diturunkan dan diserahkan kepada Anders untuk dipakai.


Koper coklat itu, kebanyakan berisi pakaian miliknya dan beberapa barang titipan Syifa yang katanya untuk selalu mengingatkan pada keluarganya ketika Anders merasa tidak ada siapapun yang mendukungnya.


Dengan teliti, Anders mengeluarkan satu-persatu barang yang ada di dalam koper coklat itu.


Ia mendapati beberapa foto masa kecilnya, yang kemungkinan besar diselipkan oleh mamanya ketika ia berkemas akan berangkat.


Disana juga ada foto Syifa ketika baru saja mempunyai sepasang gigi. Terlihat sangat imut dan menggemaskan Syifa kecil.


Kembali ke koper ungu, ia mencoba mencari di dalam album fotonya dengan Ridha. Ia berharap bahwa foto kelulusannya dengan Alexa ada di dalam sana.


Dibukanya album foto itu tiap halaman, dan masih saja ia tidak bisa menemukannya.


Anders mencoba mengingat bagaimana pose mereka berdua ketika foto bersama.

__ADS_1


Yang Anders ingat hanyalah kala itu, Alexa terlihat begitu cantik dan memukau dengan dress berwarna pink.


Seingatnya, Anders saat itu memegang buket bunga pemberian Alexa. Sedangkan Alexa, tersenyum lebar dan mengacungkan jari jempol kirinya pada Anders.


“Foto.. foto.. kelulusan..” gumam Anders seorang diri.


Ia mencoba mengingat dan mengaitkan semua benda yang berhubungan dengan kelulusan dan wisudanya.


Dalam benaknya sempat terpikir, apakah hasil cetak itu ketinggalan dan ia mengingatnya karena sudah mengabadikan di tempat lain.


Anders pun segera membuka galeri yang ada di ponsel miliknya, ia mencari satu foto di antara puluhan foto yang tertangkap pada tanggal kelulusannya.


Namun, yang menetap dalam galerinya adalah foto keluarga dan juga foto dirinya bersama dengan teman-temannya.


Ia menarik nafas panjang dan merebahkan tubuhnya di atas kasur. Belum ada satu menit ia menikmati kehangatan kasurnya itu.


Anders langsung berdiri dan membuka tas kamera miliknya. Ia pun akhirnya bersyukur karena di dalam tas kamera miliknya lah, hasil cetak foto itu berada.

__ADS_1


Kali ini, ia mengingat lagi wajah perempuan bernama Alexa yang menumpahkan kopinya saat itu.


Ia tersenyum, karena menyadari bahwa perempuan itu adalah Alexa yang sama yang ia kenal sebelumnya.


__ADS_2