
Lampu studio meredup dan perlahan mati. Disertai dengan layar depan yang menyala semakin jelas.
Suara alunan musik yang belum pernah Ridha dengar sebelumnya mulai berputar.
Anders, membuka pintu studio miliknya, ia berjalan menuju ke arah Ridha dan duduk disampingnya.
"Dari mana aja?" tanya Ridha ketus karena ia cukup lama menunggu Anders.
Anders tidak menjawab sepatah katapun, ia hanya menatap ridha dan mengacungkan jarinya ke depan mulutnya tanda untuk diam.
Ridha yang masih sangat bingung apa yang sesang terjadi, menuruti isyarat Anders begitu saja.
Mereka berdua duduk dan mendengarkan alunan musik yang diciptakan oleh Alex di masa lalu.
Hingga akhirnya musik berhenti berputar, dan berganti.
Betapa terkejutnya Ridha ketika melihat ada foto dirinya ditampilkan di layar lebar di depan sana.
Ia menatap ke arah Anders, namun Anders mengabaikannya.
Diiringi dengan musik klasik, disana terdapat sebuah puisi yang diciptakan oleh Anders.
Puisi yang menceritakan perjalanan seorang merpati jantan berkelana mencari pasangannya.
Pilihan kata yang begitu memukau membuat Ridha terenyuh.
Hingga pada satu scene dimana ada sebuah video yang menampilkan sepasang merpati hidup bahagia bersama. Disitulah, Anders melaksanakan tahap terakhirnya.
Ia mengelus lembut kepala Ridha, yang sontak membuat Ridha terkejut.
Ridha benar-benar tidak bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya.
__ADS_1
Yang ia rasakan hanyalah detak jantungnya semakin berdebar, pikirannya semakin kacau tidak menentu.
"Ridha, will you be my girlfriend?" ucap Anders dengan penuh sopan.
Tidak terdengar sama sekali nada paksaan dan intimidasi dalam kalimat itu.
Anders, yang memang sudah menyiapkan semua ini tentu saja tidak merasakan kepanikan yang dialami oleh Ridha.
Sebaliknya, Ridha memejamkan mata, mencoba mencerna kata-kata yang baru saja diucapkan oleh lelaki di sampingnya.
Anders memberikan waktu Ridha untuk berpikir sembari menikmati alunan musik yang begitu syahdu.
Ia memegang tangan Ridha, dan mengelusnya dengan penuh kasih sayang.
Ridha akhirnya mengangguk, dan meneteskan air mata.
Ia spontan berdiri dan memeluk Anders begitu erat.
"Thank you." bisik Ridha dalam pelukannya.
"Sama-sama, sayang."
Panggilan sauang pertama yang keluar dari mulut Anders untuk Ridha. Semakin membuat Ridha tidak bisa membendung air matanya.
Anders melepas pelukan Ridha dan menghapus air mata perempuan yang kini menjadi kekasihnya.
Lalu, Anders berjalan ke depan dan mengambil soft cake buata mamanya. Ia memotong kue itu dengan sendok yang juga sudah tersedia disana.
Potongan kue dengan porsi suapan yang pas untuk Ridha.
"This soft cake was made by my Mom." ucap Anders.
__ADS_1
"Enak. Aku suka." sahut Ridha.
Mereka berdua pun duduk kembali sembari menikmati musik yang masih berputar.
"Sayang.." ucap Anders jahil karena ingin melihat respon dari kekasihnya itu.
"Apaan sih sayang.. sayang.."
"Hahahaha.." Anders tertawa terbahak-bahak mendengarnya.
"Panggil namaku aja, jangan diganti yang lain." sahut Ridha.
"Sayang.. gak boleh gitu." balas Anders.
Melihat wajah jengkel Ridha membuat Anders semakin ingin tertawa, ia baru menyadari bahwa kekasihnya ini sangat menggemaskan.
"Oh iya, wait. Aku mau ambil sesuatu." ucap Anders.
Ia menuju ke seat bagian depan lagi dan mengambil piringan hitam orisinil lagu klasik berjudul Vivere dalam barisan album Romanza milik Andrea Bocelli.
Anders memberikan piringan hitam itu kepada Ridha.
“This is for you.” ucap Anders.
“But, I don’t have a turntable in my house. How can I play this?”
Pertanyaan itu sudah Anders duga akan dilontarkan oleh Ridha. Ia menyadari bahwa saat ini, jarang sekali orang yang memiliki turntable untuk memutar piringan hitam sebuah musik.
Kebanyakan yang mempunyai turntable adalah seorang kolektor atau maniak musik.
Dengan pertanyaan itu, Anders pun sudah tahu harus menjawab seperti apa. Ia mengatakan bahwa, jika Ridha ingin memutar piringan itu, maka Ridha harus datang ke sini, ke rumah Anders.
__ADS_1
Dibalik rencananya itu, ia ingin bahwa dengan seringnya Ridha mengunjungi rumah miliknya dan berinteraksi dengan anggota keluarganya, maka akan semakin mudah untuk menjaga hubungan antara dirinya dan Ridha sebagai seorang kekasih.
Anders benar-benar ingin menjaga hubungan ini sebaik dan seindah mungkin.