Ketulusan Hati Suamiku

Ketulusan Hati Suamiku
Bab 11


__ADS_3

Dua hari sudah aku dirawat dirumah sakit ini “tante nisa pulang aja ya nisa sudah gak apa-apa kok” ujarku pada tante mala, yaa selama aku dirumah sakit tante mala, mira, om bram dan kak wisnu kakak pertama mira dan istrinya juga terkadang juga menjagaku bergantian dengan yang lainnya. “nanti ya sayang kalau dokter sudah bolehkan kamu pulang pasti kita pulang” jawab tante mala


Huhhh ta enak rasanya lama-lama berada dirumah sakit terlebih ini aku merepotkan keluarga mira


Mau tak mau aku harus menurut pada tante mala sebab tak enak hati jika aku harus melawannya padahal aku bisa rawat jalan saja kondisiku juga sudah lebih baik tapi apalah daya


Tokk


Tokk


“silahkan masuk” ucap tante mala


“permisi nyonya saya akan memeriksa nona annisa” ucap dokter itu


“iya silahkan dokter”

__ADS_1


Selama pemeriksaan tak ada percakapan diantara kami semua, hingga akupun berinisiatif untuk membuka percakapan diantara kami “dokter saya sudah baik-baik sajakan berarti saya sudah boleh pulangkan hari ini dokter ?” tanyaku beruntun “ dokter pun tersenyum mendengar pertanyaan ku “iya nona sudah bisa pulang hari ini tapi ingat ya nona tidak boleh kecapekan lagi seperti kemarin” ucap dokter tersebut “oke dokter” kataku


Tante mala tersenyum melihat tingkah ku “permisi nyonya” ucap dokter tersebut sambil menundukkan sedikit kepalanya tanda hormat kepada tante mala setelah itu pergi meninggalkan kami diruangan ini


“nah tante nisa sudah pulang sebaiknya kita pulang hari ini, lagian ini infusnya juga sudah dilepas” ucaapku


“oke okeedehh yang gak sabaran mau pulang kita siap-siap dulu ya” ucap tante mala


Seusai bersiap untuk pulang aku dan tante mala beriringan jalan dikoridor rumah sakit hingga didepan rumah sakit


“tante nisa pulang ke kontrakan aja ya gak enak sama bu aisah jika terlalu lama meninggalkan kontrakan” ucap ku seraya memohon pada tante mala “hmm bener kamu gak mau pulang kerumah tante saja disana bakalan ada yang jagain kamu kalau kamu ada apa-apa” ujar tante mala “iya tan nisa pulang ke kontrakan saja lagian tadi dokter juga bilangkan kalau nisa sudah tidak kenapa-napa” ucap ku “baiklah jika itu mau mu tapi ingat kalau ada apa-apa langsung hubungi kami” ujarnya lagi “siapp tante, terimakasih banyak ya tante sudah mau mengurus nisa maaf selalu merepotkan tante dan keluarga” ucapku pada tante mala “taka da yang repot kami semua menganggap kamu adalah bagian dari keluarga kami” akupun tersenyum dan mencium kilas pipi tante mala


.


Sesampainya kami di kontrakan ku akupun segera turun setelah sebelumnya pamit kepada tante mala “terimakasih banyak tante” ucap ku dan tante mala hanya mengangguk-anggukan kepalanya saja seraya tersenyum

__ADS_1


Aku masuk kedalam kontrakan ku dan menaiki anak tangga menuju kamar ku dengan membawa dua tas belanjaan yang berisikan bahan makanan dan juga buah-buahan yang tadi dibeli oleh tante mala di pertengahan jalan menuju kontrakan ku


Kurebah kan diri ku dikasur yang beberapa hari ini tak ku tiduri kemudian aku menelpon bang tama untuk memberitahunya jika aku sudah pulang sehingga bang tama tak perlu cemas


“assalamualaikum bang”


“abang lagi kerja kah atau dimana adek ganggu gak ?” tanyaku lagi


“Alhamdulillah adek sudah baik-baik saja bang dan ini adek juga sudah dikontrakan tadi dokter sudah mengatakan jika adek sudah benar-benar sembuh jadi abang gak perlu cemas okey” ucap ku panjang lebar


“bang ini tadi adek dibelanjaain banyak banget loh sama mamanya mira tuh lihat” ucapku seraya memperlihatkan belanjaan yang memang tadi dibeli oleh tante mala, karena saat ini aku dan bang tama melakukan videocall jadi bang tama bisa melihat yang kumaksudkan tadi


“iya bang waalaikumsalam” usai bang tama mengakhiri panggilan terlpon kami


Seusai videocall dengan bang tama aku mencuci muka ku terlebih dahulu selepas itu aku merebahkan kembali dikasur ku dan mulai terpejam karena aku merasa mengantuk terlebih tubuh ku terasa lelah meskipun aku tak melakukan apa-apa hari ini

__ADS_1


__ADS_2