Ketulusan Hati Suamiku

Ketulusan Hati Suamiku
Bab 12


__ADS_3

Dua tahun sudah aku berada disini untuk menempuh pendidikan ku tak terasa padahal rasanya baru beberapa bulan yang lalu aku disini


selama dua tahun ini pula aku, mira devon dan bagas bersahabat, namun pada tahun ini pula hidup ku terasa hancur berkeping bagaikan pecahan kaca


.


Hari ini mira tidak ikut dengan ku ke kampus sebab ada urusan keluarga sedangkan devon dan bagas hari ini mereka masih mendapatkan jadwal penelitian disalah satu rumah sakit jiwa, sedangkan aku hari ini yang tak ada jadwal penelitian memilih untuk pergi ke perpustakaan kampus untuk membaca buku referensi terkait penelitian ku


Aku pun berjalan menyusuri kampus menuju perpustakaan yang letaknya di ujung, “Haloo nis tumben sendirian aja ?” tanya ando salah satu teman ku disini namun berbeda jurusan aku dan ando pun tak begitu dekat sebab kesan pertama yang dibuatnya saat bertemu dengan ku dan bang tama dan dia dengan segerombolan temannya waktu itu “masalah buat lo kalau aku sendirian” jawab ku sambil melangkah pergi meninggalkannya “sinis amat jadi orang kalem dikit napa giliran sama devon dan bagas aja lo kalem” ujarnya lagi “suka-suka dong” jawab ku lagi


Dilain tempat ando menemui teman- teman nya yang sedang duduk disalah satu kafe dekat kampus kami “heii lo dari mana aja baru kelihatan” ujar leo “iyanih habis anu lagi kali dia hahaha” ujar yang lainnya, “rese ya lo pada, gue tadi habis godain annisa” jawabnya “what annisa” jawab para lelaki disitu dengan serempak “wahh wahhh berhasil gak lo ngegodain nya jangan – jangan malah dapet tatapan belati” ujar leo


“nahh itu diaa” ujar ando “kenapa dia” ujar ari “gue punya rencana buat tu anak sok jual mahal banget sih jadi cewe” ujar ando “apaan rencana lo btw dia begitu juga karna ada pacar nya kali” ujar leo “tapi gue ga pernah tu liat lagi dia sama cowo nya semenjak yang pertama kali dia datang bareng cowonya itu” ujar ari

__ADS_1


“Jadi rencana gue tu gini….” Ando menjelaskan panjang lebar pada leo dan juga ari sedangkan dua temannya yang lain hanya diam saja tak menggubris obrolan antara ketiga temannya itu, yah alex dan Jordan tidak begitu suka ketika mereka membahas tentang wanita karena mereka selalu tau kemana akhir dari pembicaraan tiga orang teman nya itu


Setelah dua jam lamanya annisa memutuskan untuk meninggalkan perpustakaan dan menuju rooftop kampus, ditempat inilah biasanya annisa, mira dan juga devon serta bagas sering berkumpul saat dikampus, tak banyak orang yang kesini karena sunyi dan sepi menjadikan tempat ini sebagai tempat favorit bagi beberapa mahasiswanya namun tetap saja annisa dan sahabatnya yang lebih sering datang kemari


Disaat annisa sampai di rooftop ia melihat ada ando dan teman-temannya juga disana namun hal itu tidak mengubah niatnya untuk menikmati pemandangan dari atas rooftop ini


Annisa melangkah kan kakinya melewati ando dan juga teman-temannya, setelah annisa melewati mereka berlima tanpa sepengetahuan annisa alex dan juga Jordan meninggalkan tempat itu dan leo mengunci pintu menuju rooftop itu menggunakan kunci yang telah ia duplikat sebelumnya,


Setelah memastikan semuanya aman ando, ari dan juga leo melangkah menuju tempat dimana annisa duduk sambil memandangi pemandangan sore ini “haloo annisa” ucap ketiga laki-laki itu, annisa yang mendengar namanya disebut menoleh tak ada orang lain selain dirinya dan tiga laki-laki tersebut “yaa” jawab ku singkat “ kenapasih lo judes amat sama kita padahalkan kita mau berteman juga sama lo” ujar ando “berteman ? sejak kapn lo mau berteman sama gue” ujar ku tanpa menatap kearah mereka semua “lo nya aja yang mikir jelek kekita makannya mana pernah terbesit dipikiran lo kalau kita ini mau berteman sama lo” ujar ari “hemmm” jawab ku malas meladeni ucapan mereka semua


“yah gue minta maaf deh nis udah ngomongin lo yang kaya gitu gue ngaku salah mau ya nis berteman sama gue” ujar leo “iya nis gue juga minta maaf udah nyakitin hati lo “ ujar ando dan juga ari


“lo pikir semudah itu gue bisa maafin kalian, lo pikir gue gak malu lo pada ngatain gue kaya gitu di depan banyak orang ha” hardik ku pada mereka semua

__ADS_1


“iya kita semua salah sama lo nis maafin kita ya sekarang kita semua tau kalau lo gak kaya yang kita-kita omongin” ujar ari “besok gue bakalan umumin deh ke seluruh anak kampus kalo lo itu gak seperti apa yang kita sering omongin ke lo” ujar ando


Aku yang sudah jengah dengan mereka semua akhirnya berdiri dan melangkah pergi meninggalkan mereka yang ada disana


Aku melangkahkan kaki ku menuju pintu keluar dari rooftop ini meskipun ketiga lelaki itu terus menerus memanggil-manggil ku namun tak ku hiraukan mereka semua


Saat ku raih gagang pintu ternyata pintu itu dikunci dan ketiga laki-laki itu mulai mendekat kearah ku “niss mau ya maafin kita-kita, kita ngaku salah sama lo kita janji deh ga bakalan sakitin hati lo lagi” ujar mereka bertiga ketika mereka tepat sudah ada didekat ku “mending lo pikir-pikir lagi buat berteman sama cewe yang kata lo pada murahan ini” ujar ku


Akupun meraih kunci pintu rooftop yang ada di tas ku, yaah kunci ini diberikan oleh pak satpam dikampus ku sebab beliau-beliau sudah hafal jika aku sering kesini bahkan hampir menjelang malam, aku dan para satpam disini cukup dekat maka tak heran jika mereka memberikan ku satu kunci agar ketika mereka pulang dan aku masih disini aku bisa membuka ataupun mengunci pintu ini


Setelah usai membuka pintu akupun langsung melangkah kan kaki ku untuk keluar namun sebelum itu aku menyuruh untuk ketiga lelaki itu untuk keluar sebab aku akan mengunci pintu ini “lo pada mending turun udah malam” kataku mereka pun menurut apa kataku setelah itu akupun mengunci pintu dan melangkah kan kaki ku pergi dari sini


🌹

__ADS_1


penasaran sama apa rencana Ando yuukk terus ikuti novel ini sampai habis tambahkan ke daftar favorit kalian yaaah biar bisa langsung dapat notifikasi update terbaru


dan dukung novel ku yaa dengan like dan komen 🌹


__ADS_2