Ketulusan Hati Suamiku

Ketulusan Hati Suamiku
Bab 62


__ADS_3

“ada apa ni ma kenapa annisa tidur disini mama peluk lagi ?” tanya bang tama pada sang mama


“mama juga gak tau tadi annisa tiba-tiba nangis terus mama peluk eh gak taunya dia tertidur” jawab sang mama


“yasudah kalau gitu tama pindahin dulu annisa ke kamar nya ma, pasti tangan mama pegal-pegal karena menopang tubuh annisa” ucap bang tama seraya membopong tubuh sang adik menuju kamar nya,


Setelah itu dirinya kembali menuju dimana tadi dirinya meninggalkan kedua orang tua angkatnya itu


Disana terlihat sang papa, mama dan juga tak tertinggal devon yang sedang memijat tangan mamanya


“ma maafin annisa ya buat mama jadi pegel-pegel begini” ucap bang tama sesaat sesudah dekat dengan keluarga barunya itu


“ehh kamu ta ngagetin aja udah kaya jailangkung” ucap sang mama “masa ganteng-ganteng gini disamain sama jailangkung sih ma” ucap bang taa seraya mengerucutkan bibirnya


“dih udah dewasa masih aja suka cemberut udah kaya bocah deh abang” ucap devon sambil tertawa karena ekspresi bang tama yang menurutnya lucu itu


“rese deh jadi adik itu gak boleh gitu sama abangnya durjana” ucap bang tama lagi “durhaka tam bukan durjana” saut papa. Merekapun akhirnya tertawa bersama.

__ADS_1


Saat sedang bersenda gurau tiba-tiba sang papa berdehem dan tentu saja hal itu membuat yang lainnya terdiam karena mereka tau jika sang papa ingin bicara namun mereka tak tau apa yang akan dibicarakan sang papa


“hmm…” papa berdehem menghentikan tawa kedua anak jagoan dan juga istrinya itu “ada apa pa ?” tanya mama


“ada yang papa mau tanyakan sama mama ?” jawab sang papa lagi sedang devon dan bang taa hanya diam dan menyimak pembicaraan kedua orang tua dihadapannya itu.


“hah mau tanya sama mama ? mau tanya apa ? penting banget ya pa ?” tanya sang mama lagi “yaiyalah ma penting kalau gak penting papa gak bakalan tanya sama mama” jawab sang papa seraya memutar bola matanya malas karena respon istrinya itu


“kalau memang penting tumben papa mau bertanya sekarang disini masih ada anak-anak kita loh pa” ucap sang mama berusaha mengingatkan suaminya pasalnya jika ada hal serius yang harus dibicarakan mereka tidak akan berbicara didepan anak-anaknya sekalipun itu diepan anak angkatnya, mereka biasanya selalu membicarakan hal penting hanya berdua saja tapi saat ini tentu saja situasinya berbeda karena masih ada devon dan juga bang tama dihadapan mereka


“Gak apa-apa ma mereka juga sudah tau apa yang mau papa bicarakan” ucap sang papa menjeda ucapannya


“dua hari lagi tama akan kembali kekotanya untuk mengurus kepindahan sekolahnya bayu, kasian kalau bayu harus berhenti sekolah” ucap sang papa


“bagus itu baik buat anak mama, mama setuju tapi gimana sama orang tua kamu tam ?” tanya mama pada bang tama


“untuk itu nanti tama akan berusaha untuk menemui mereka ma” jawab bang tama

__ADS_1


Jujur aja saat ini dirinya begitu terharu karena dirinya gak menyangka jika sang papa akan membahas ini scepat ini dirinya pikir mungkin papanya akan membahas dilain waktu,


“lalu ada hal penting apa lagi, bicaralah mama akan mendengarkannya” ucap sang mama pada bang tama, bang tama yang ditanya pun menoleh kearah sang papa saat sudah mendapatkan anggukan kepala dari papa angkatnya itu barulah dirinya menceritakan perihal pinangan kak hasan pada annisa yang sampai saat ini belum ada kepastian dari annisa


“kalau menurut mama lebih baik kamu temui dahulu si hasan itu jelaskan padanya jika kondisi annisa baru saja membaik untuk annisa biar mama yang bicara sama dia” jawab sang mama


Sebenarnya dalam hati sang mama begitu terkejut ketika mendengar annisa telah dilamar oleh laki-laki lain karena devon anaknya itu tidak menceritakan perihal ini kepadanya maupun suaminya itu


“hmm menurut mama sama papa apa annisa itu cocok sama hasan ?” tanya bang tama tiba-tiba tentu saja hal itu membuat tiga orang dihadapannya itu melihat kearahnya dengan begitu intens


“kenapa ? ada apa sama si hasan itu apa dia bukan orang baik ?” tanya sang mama lagi “bukan ma bukan begitu hasan orang yang baik dia juga yang dulu sudah menolong annisa, tapi tama juga gak tau kenapa perasaan tama ada yang mengganjal aja begitu terlebih saat si hasan itu eminang annisa dirinya meminta jawaban dari annisa dan itu diberi waktu hanya tiga hari padahal dirinya tau jika annisa belum siap untuk menikah terlebih annisa yang baru saja selesai pendidikannya” ucap bang tama mengeluarkan uneg-unegnya


“hmm gak baik berprasangka buruk sama orang lain tam siapa tau dirinya meminta hal itu agar tidak merasa digantungkan oleh perasaannya yang belum pasti, lebih baik kamu tanyakan padanya apakah dirinya benar-benar mencintai annisa dan siap menerima kekurangan maupun kelebihan annisa” jawab sang mama


“temuilah dia secepatnya tam agar masalah ini tidak berlarut-larut dan lagi ajaklah devon supaya dia bisa membantumu menjelaskan pada si hasan itu” saut sang papa


Karena hari sudah semakin malam pembicaraan mereka pun berhenti sampai disitu dan besok dirinya dan devon akan mencoba menemui kak hasan dan tentunya tanpa sepengetahuan annisa.

__ADS_1


🌹Hay temen-temen pembaca novel ketulusan hati suamiku, mohon maaf ya karena author baru update lagi setelah sekian lama gak update karena begitu banyak hal yang harus author kerjakan sampai-sampai ga sempat update.


Hari ini author dah update lagi nih gimana perasaan kalian seneng gak ?? Kalau seneng jangan lupa untuk komen dan likenya ya


__ADS_2