Ketulusan Hati Suamiku

Ketulusan Hati Suamiku
Bab 13


__ADS_3

Sepeninggalan ku dari kampus aku melangkahkan kaki ku menuju taman dekat kontrakan ku yang dahulu pernah ku datangi


Entah mengapa rasanya ingin sekali datang kesana walaupun hanya sebentar dan sejenak merasakan keheningan dan dinginnya udara malam


Dikampus


“sial kita gagal” ucap leo


“susah banget ngedeketin tu cewe gilaa” ujar ando lagi


“tapi kita harus tetap pepetin tuh cewe biar mau deket sama kita-kita barudeh kita rencanain lagi selanjutnya gimana” ujar ari “okelah mendingan mala mini kita diskusikan lebih cepat kan lebih baik” ujar leo “setuju gimana kalau kita ngomonginnya dirumah lo ri sambill pestaa” timpal ando


setelah disepakati oleh mereka bertiga akhirnya mereka turun kearah parkiran menuju kemana tadi ia memarkirkan mobilnya


.


“Taman yang menenangkan” batin annisa seraya menghirup udara malam dan merentangkan kedua tangannya seolah melepaskan semua beban yang ia rasakan


Annisa tersenyum sendiri ketika mengingat pertama kali ia kesini dan bertemu dengan kak hasan “pertemuan yang baik” ucapnya “semoga aku bisa bertemu dengan nya lagi untuk berbagi pengalaman seperti dulu” ucapnya lagi


Setelah lima belas menit ia duduk ditaman ini akhirnya annisa memutuskan untuk pulang karena tak ingin pulang terlalu malam


Sesampainya dikontrakan ia segera masuk dan mandi untuk membersihkan dirinya dari keringat yang sudah melekat dan membuat siapa saja rishi setelah itu ia memasak nasi goreng dengan ceplok telur untuk menu makan malam nya hari ini.


Ting


Ting


Ku lihat ponsel ku rupanya pesan dari mira langsung saja ku telpon dirinya “hallo mir bagaimana apa acara mu sudah selesai ?” tanyaku padanya “iya sudah baru saja mungkin besok aku akan kembali, bagaimana pencarian buku referensi untuk penelitian kita sudah ketemu belum ?” ucap mira “sudah tapi hanya dapat satu mungkin besok aku harus mencarinya di perpustakaan daerah siapa tau disana ada” ujar ku “baiklah tapi tunggu aku saja besok siang mungkin aku sudah kembali jadi sore kita bisa pergi bersama” ujarnya lagi “baiklah nona jika kau tak lelah hahaha” ucapku “oh tidakk tidakk asalkan kau menerima oleh-oleh dariku” ucapnya


Kurang lebih satu jam kami menghabiskan waktu mala mini untuk mengobrol setelah itu aku memakan nasi goreng yang tadi belum sempat ku sentuh

__ADS_1


“yahh, sudah dingin tapi tak apalah daripada tak makan” ucapku sendiri, aku memang terbiasa memakan masakan yang hangat jika dirumah namun saat mulai mengontrak inilah kebiasaan ku makan yang terkadang memakan masakan yang sudah dingin tetapi masih bisa dimakan tentunya


Kuhabiskan makan ku dengan perlahan, yahh aku selalu saja lambat ketika makan entah kenapa untuk yang satu ini rasanya susah sekali untuk diubah


Setelah semua makanan ku habis aku segera membereskan semua peralatan yang tadi ku pakai untuk makan dan memasak lalu setelah itu aku memutuskan untuk tidur lebih awal


.


kukuruyuukkkk


samar-samar ku dengar suara ayam, ku kerjapkan mataku yang terasa lengket ini


kulihat jam menunjukkan pukul lima subuh aku segera bangun dan mencuci muka agar terlihat segar


setelah itu aku kembali merebahkan badan ku di kasur dank u cek handphone ku, ada banyak sekali notifikasi yang masuk ku lihat beberapa notifikasi berasal dari bang tama dan bayu, ada apa pekik ku, ku coba menghubungi mereka kembali takut-takut jika ada sesuatu hal yang terjadi dengan keluarga ku disana


“hallo bang, maaf tadi malam adek gak angkat telpon dari abang dan bayu adek sudah tidur, ada apa abang dan bayu nelpon nisa banyak sekali apa ada sesuatu yang terjadi disana ? apa ayah, ibu baik – baik saja kak ?” tanyaku


“tidak ada apa-apa semuanya baik-baik saja kita hanya kangen sama kamu dek dan tadi malam kita khawatir kamu kenapa-napa sebab abang hubungi kamu dan gak aktif  begitu pula dengan bayu sampai kakak menelpon mira untuk menanyakan kamu tapi dia menjelaskan jika kamu baik-baik saja hanya mira tidak sedang bersama mu jadi kita meragukan ucapan mira”


“maaf ya nisa bikin khawatir”


“iya gak apa-apa lagian juga kita disini yang terlalu panik sebab gak biasanya kamu begini”


Tak terasa dua jam lebih kami saling bertukar kabar dan bercerita “bang sudah dulu ya nanti adek telpon lagi, adek mau beberes dulu”


“okee semangat disana jaga diri baik-baik ya”


“siap komandan” ucap ku sambil terkekeh, kami pun mengakhiri panggilan kami


Kulihat jam sudah menunjukkan pukul tujuh lewat lima belas menit aku segera beberes dan memasak untuk sarapan

__ADS_1


Menjadi anak kos memang harus berhemat terlebih orang-orang seperti diriku yang berasal dari keluarga serba cukup walaupun ayah sering mengirimi uang padaku namun jika tak pintar-pintar mengaturnya tentu saja aku akan selalu kekurangan.


.


Selepas aku beberes dan juga sarapan aku memutuskan untuk membaca buku referensi yang kemarin ku cari diperpustakaan kampus hitung-hitung sambil menunggu kabar dari mira yang katanya hari ini akan pulang dari rumah keluarganya itu


.


Pukul sepuluh mira memberi ku kabar jika ia sudah sampai di kota kami dan akan pulang kerumahnya terlebih dahulu sebelum ke kontrakan ku


“hallo nis aku sudah sampai di jogja tapi aku balik dulu yah kerumah baru aku ke tempat mu”


“iya mir tak apa istirahatlah dulu pasti kamu capek, nanti aku bisa saja kerumah mu biar kita bisa langsung ke perputakaan” ucap ku pada mira melalui telpon “baiklah jika itu mau mu” ucap mira selepas itu kami menghentikan pembicaraan kami


pukul sebelas siang aku menuju rumah Mira bersama dengan kak Evan, tadi saat aku keluar dari kontrakan tak sengaja bertemu dengannya yang ingin bepergian dan ia menawariku untuk berangkat bersama nya saja


setelah aku sampai dirumah Mira akupun lekas turun dari mobil kak Evan tak lupa ku ucapkan terimakasih padanya karena telah mengantarkan ku kerumah Mira


.


"eh non Annisa, silahkan masuk non" ucap pak Yanto yang bertugas sebagai satpam itu, pekerja dirumah ini semuanya sudah banyak mengenalku sehingga ketika aku datang kerumah ini mereka tak lagi mempertanyakan siapa aku dan juga urusan ku


"iya pak terimakasi" ucap ku seraya tersenyum pada pak Yanto


"permisi"


"oh non Annisa cari non Mira ya ? langsung saja kekar nya non tadi non Mira yang meminta saya untuk memberitau non Annisa jika non sudah sampai" ujar salah satu pelayan dirumah Mira "iya mba makasih ya mba, aku ke kamar Mira dulu, mari mba" ucap ku sopan padanya "baik mba silahkan" ucap pelayan itu lagi


🌹


Hallo readers mohon dukungannya yaa untuk novel aku ini dengan cara like dan komen dibawah biar makin semangat deh nulisnya ❤️

__ADS_1


__ADS_2