Ketulusan Hati Suamiku

Ketulusan Hati Suamiku
Bab 26


__ADS_3

Cahaya bulan dan bintang malam kini sudah tergantikan oleh pancaran sinar mentari yang tak luput dari rasa hangatnya


Sedikit berjemur dipagi hari ini mungkin menjadi salah satu pilihan terbaik untuk merawat diri


Angin bertiup sepoi-sepoi


Banyak orang yang sudah memulai aktivitasnya sejak bangun tidur tadi ada yang menyirami bunga, membakar sampah dan aktivitas-aktivitas lainnya


Dan aku masih betah untuk berdiam diri di bawah pohon yang rindang, hanya sekedar untuk sedikit menghayati dan menikmati suasana pagi ini


Duduk sendirian melihat banyak nya orang berlalu lalang dijalanan sana, ada yang ingin bersekolah dan bekerja


Hari ini aku ingin kerumah kak hasan, lama tak mendengar kabar tentangnya semenjak waktu itu membuat aku tak enak hati


Waktu terus berjalan namun aku masih tak ingin beranjak seolah tak akan ku dapati suasana seperti ini lagi nantinya


namun waktu terus mendesak ku untuk segera beranjak dari zona nyaman ku pagi ini


perlahan ku langkahkan kaki ku masuk kedalam kontrakan, syukur kamar ku tak begitu berantakan jadi tadi aku tak perlu waktu lama untuk membereskannya

__ADS_1


aku ingin mandi terlebih dahulu sebelum menemui kak hasan, malu jika bertemu dengannya malah aku bau


sepuluh menit ku habiskan waktu ku untuk mandi dan dua puluh menit untuk bersiap akhirnya kini aku sudah benar-benar siap untuk berangkat


sebelum berangkat kerumah kak hasan aku tak lupa mengabari ketiga teman ku itu


setelah itu aku melangkahkan kaki ku keluar dari dalam kontrakan, ku duduk dibawah pohon rindang ini lagi untuk menunggu ojek online yang sempat ku pesan


tak menunggu lama, lima menit kemudian ojek itu muncul juga, aku langsung menghampirinya dan bergegas pergi dari sini


saat dijalan aku ingin membawakan kak hasan buah tangan ku lihat didepan sana ada sebuah toko kue, aku pun meminta tukang ojek itu untuk berhenti sejenak di toko kue itu karena aku ingin membelinya


sesamapainya di toko kue itu aku bergegas masuk, aku melihat ada banyak sekali kue yang terpajang dan sangat menggiurkan, aku bingung harus memilih kue yang mana dengan rasa apa karena jujur saja aku sendiri tak tau apakah kak hasan menyukainya atau tidak


semoga saja kak hasan menyukainya, batinku


akupun kembali melanjutkan perjalanan ku kerumah kak hasan, tak butuh waktu lama akupun sampai, namun rumah nya terlihat begitu sepi, apa karena kak hasan tinggal dirumah ini sendirian atau memang dirinya yang sedang pergi entahlah


ku coba mengetuk pintu rumah itu dan memberikan salam sebanyak tiga kali namun juga tak kunjung ada jawaban dari dalam hingga diketukan terakhirlah baru terlihat ada seseorang yang membukakan pintu

__ADS_1


terlihatlah disana sosok pria tinggi nan tampan yang membukakan pintu dengan memakai sarung “terlihat angat tampan” batin ku


“assalamualaikum kak” ucap ku


“waalaikumsalam, oh annisa ayo masuk” jawabnya seraya mempersilahkan ku untuk masuk kedalam rumah nya


Akupun melangkahkan kaki ku masuk kedalam tak ada keraguan dalam diri ku untuk masuk kedalam karena aku merasa kak hasan adalah orang yang baik mengingat dirinya pernah menolong ku pada saat itu


Saat kami sampai didalam kak hasan mempersilahkan ku untuk duduk terlebih dahulu diruang tamu rumahnya itu “duduk dulu nis, kamu mau minum apa biar aku siapin ?” tanyanya “tak usah repot-repot kak, nisa kesini hanya ingin tau kabar kakak” ucap ku


“tunggu sebentar deh aku siapin minum masa tamu jauh gak dikasih minum sih” ucapnya, setelah mengucapkan itu dirinya pun melangkah lebih masuk kedalam rumah nya dan meninggalkan ku disini sendiri


Sekitar dua menit dirinya kembali lagi ke hadapan ku membawa nampan yang berisikan dua gelas dan satu teko berisi minuman itu


“nih kakak buatin es melon coba deh” ucap nya “iya kak terimakasih” jawab ku


“oiya kak ini nisa bawain kue, gatau deh kakak suka atau nggak” ucap ku lagi


“kamu repot-repot banget nis pake bawain kue segala” ucap kak hasan “ya gak apa-apalah kak tadi mumpung lewatin tokonya” ujarku

__ADS_1


“kak maaf ya kemarin-kemarin aku belum sempat mengucapkan terimakasih sama kakak malah akunya takut sama kakak” ucap ku


🌹Mohon dukungannya dengan like, komen dan vote novel ini ya kawan-kawan 💕


__ADS_2