Ketulusan Hati Suamiku

Ketulusan Hati Suamiku
Bab 65


__ADS_3

*Selamat Membaca*


Keesokan harinya, setelah selesai sarapan semua orang kembali memasuki kamarnya tak terkecuali dengan annisa sedangkan sang papa kembali pada rutinitasnya yaitu pergi kekantor.


Cuaca pagi ini seolah mendukung setiap insan untuk kembali menarik selimutnya dan membenamkan dirinya didalam selimut itu.


Aroma hujan yang begitu menjadi candu bagi sebagian orang tak terkecuali annisa, alih-alih kembali menarik selimutnya dan menggulung diri diatas kasurnya yang empuk,


Annisa memilih untuk membawa langkah kakinya menuju balkon kamarnya, sejenak berdiri disana untuk sekedar menghirup aroma hujan dan melihat cantiknya pelangi setelah hujan.


Kenangan indah mulai berputar dalam benaknya seakan tak ingin dilupakan begitu saja, sesekali terukir senyum dibibirnya entah apa yang membuatnya tersenyum begitu manis pagi ini, apakah hujan ? ataukah kenangan manisnya bersama seseorang ?


Saat sedang menikmati hujan annisa teringat pada sahabatnya tak terkecuali devon meskipun mereka kini satu rumah tetapi tetap saja ada rasa rindu untuk kembali berkumpul seperti dahulu kala.


Berhubung kini dirinya berada diJogya mungkin bukan hal yang sulit untuk bertemu, perlahan dirinya kembali masuk kedalam kamarnya untuk mengambil ponsel yang tadinya ditinggalkan diatas nakas.

__ADS_1


Setelah mendapatkan apa yang ingin ia ambil kini dirinya kembali menuju kearah balkon dan duduk dikursi yang memang ada disana,


Setelah itu annisa mencoba melakukan viceo call pada ketiga sahabatnya itu.


Deringan pertama masih belum ada yang mengangkatnya hingga pada panggilan kedua barulah sahabatnya itu menerima panggilan video callnya.


Belum sempat dirinya menyapa teman-temannya itu suara heboh sudah terdeangar memekakkan telinga siapa saja yang mendengarkannya


“annisa lo dimana, kabar lo gimana, lo sekarang lagi apa, kenapa lo gak pernah cerita apa-apa sama kita kalau ada masalah, lo tau gak kita semua disini panic nyariin lo gak ketemu-ketemu kecuali sih devon sih” ucap mira dan sedikit sewot pada devon diujung kalimatnya


“gak usah jawab pertanyaan dari mira nis gak tau apa-apa langsung marah-marah aja bisanya” saut devon


“lahh kalian malah ribut aja, jelasin dong nis lo dimana sekarang kenapa gak kasih kekita-kita kalau lo diusir dari rumah sama orang tua lo mana ponsel lo gak aktif lagi”


“hmm gimana ya jelasinnya ke kalian ?? tapi kalian tau darimana kalau aku diusir sama orang tua ku ?” tanya annisa lagi karena pikirnya gak mungkin bang tama yang memberitahukan hal ini kepada sahabat-sahabatnya

__ADS_1


“kak hasan yang waktu itu nanyain gue karena gue gak tau ya alhasil gue nanya sama mira sama devon juga eh gak taunya lo emang gak ada kasih kabar apapun kekita seharusnya lo kasih kabar sama kita yah paling gak salah satu diantara kita juga gak apa-apa, tapi udah lupakanitu gak penting” jawab bagas


“lebih baik kita temuin annisa buat mastiin keadaannya, lo dimana nis kasih tau gue, kita bakalan langsung kesana gue dah rinduuu banget sama lo” saut mira


“beneran lo mau temuin gue ? ini masih hujan mending besok-besok aja gimana” goda annisa pada sahabatnya


“gak ada besok-besok mau hujan mau panas kah apakah gue bakalan temuin lo” ucap mira dan bagas serempak


“hahahahaha oke-oke yaudah gue matiin nih ya vidcallnya gue kirimin sharelok kekalian” ucap annisa


“oke” jawab mira dan bagas


Annisapun mematikan panggilan videocallnya kemudian mengirimkan lokasi nya kepada para sahabatnya digrup mereka.


🌹Jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian ya bestiee 😘

__ADS_1


__ADS_2