
Kini tiba sudah saatnya annisa dan sahabat-sahabatnya melaksanakan wisuda sebagai tanda sudah selesainya pendidikan dijenjang S1 nya.
Saat ini mereka semua duduk di kursi di depan panggung dengan didampingi oleh perwakilan keluarga, sedangkan keluarga yang lainnya bisa menunggu di bawah tenda lain yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara.
Baik mahasiswi ataupun mahasiswa yang sedang duduk di kursi depan panggung merasa harap-harap cemas sebab nanti akan diumumkan siswa dengan nilai terbaik
Lantunan doa tak lupa mereka ucapkan didalam hati dengan harapan agar hasil yang mereka capai tak akan sia-sia
Diatas panggung kini rektorat atau pimpinan kampus sedang menyampaikan sepatah dua patah kata sambutan untuk para mahasiswa nya dan juga keluarga yang telah mempercayakan anak-anak mereka untuk belajar diampus ini hingga lulus
“assalamualaikum, selamat pagi bagi seluruh mahasiswa dan keluarga yang telah memenuhi undangan wisuda tahun ini, semoga para mahasiswa bisa menjadi orang yang berguna baik bangsa, negara, agama dan juga keluarganya…”
Setelah pimpinan kampus telah menyampaikan sambutannya kini bergantian oleh dekan, ketua program studi dan tak lupa pemilik kampus
Sambutan demi sambutan akhirnya telah terlaksana, sebelum mengumumkan mahasiswa terbaik kampus, mc mempersilahkan para mahasiswa dan juga keluarga serta para tamu undangan untuk menonton hiburan yang akan dipersembahkan
“baik para mahasiswa, keluarga serta para tamu undangan yang telah hadir sebelum kami melanjutkan acara yang selanjutnya mari kita bersama-sama melihat terlebih dahulu hiburan yang telah dipersiapkan, inilah kelompok tari modern nusantara… berikan tepuk tangan” ucap sang mc
Disela-sela menonton hiburan berupa tarian yang ditampilkan itu annisa, mira, bagas dan devon kini saling menebak-nebak siapa yang akan menjadi mahasiswa terbaik dalam grup whatsapp mereka
“pasti lo deh nis juaranya” bagas
“gue sih yakin 100% kalau annisa juaranya” devon
“iya gue juga setuju kalau annisa yang jadi juaranya” mira
“gak mungkinlah gue, pasti si stevi yang jadi juara kan dia pinter banget tuh” annisa
“gue sih gak yakin kalau dia” mira
“kalau dilihat di kriteria mahasiswa terbaik kali ini sih kayanya lebih mengarah ke lo nis” devon
“iya semua kriteria lebih mengarah ke lo walaupun ada beberapa krieria yang mengarah ke stevi” bagas
“tapi gue tetap yakin kalau annisa juaranya” devon
__ADS_1
“yahh gue setuju” mira
“kita berdoa aja yah deg-degan gue sumpah” balas annisa
“semoga lo menang, dan kalau lo menang jangan lupa traktir kita-kita ya di warung pecel lele waktu itu” ucap bagas
Begitulah kurang lebih isi pesan grup mereka, saling menebak kira-kira siapa yang akan menjadi mahasiswa terbaik tahun ini dan merasa harap-harap cemas sama seperti dengan mahasiswa yang lain
Hiburan yang ditampilkan kini pun telah berakhir dan suasana sedikit mencekam dengan harap-harap cemas dari para mahasiswa maupun keluarga
Meskipun kini annisa hanya ditemani oleh bang tama tetapi annisa tetap bersyukur paling tidak ada yang mendampinginya meskipun dilubuk hatinya yang paling dalam sangat berharap jika dirinya ingin seluruh keluarganya datang dalam acara wisudanya
Mc kembali membacakan acara selanjutnya yaitu pengumuman mahasiswa terbaik dengan beberapa kategori, kategori pertama yaitu mahasiswa terbaik berdasarkan nilai tertinggi, kategori kedua mahasiswa terbaik berdasarkan keaktifan selama perkuliahan dan yang terakhir yaitu mahasiswa terbaik berdasarkan perilaku dan tingkah lakunya selama menjadi mahasiswa
“baik acara selanjutnya yaitu pembacaan sekaligus pengumuman bagi mahasiswa terbaik yang akan disampaikan oleh bapak dekan kepada bapak suwirjo, waktu dan tempat kami persilahkan” ucap sang mc dari atas panggung
Pak suwirjo selaku dekan dan merasa namanya dipanggil oleh sang mc pun kini melangkahkan kakinya menaiki atas panggung
“terimakasih kepada mba mc saya lupa siapa namanya mba ini” ucap pak suwiryo dengan tertawa sontak yang mendengarkannya pun kini ikut tertawa
Suasana tegang nan mencekam yang tadi hadir kini tergantikan oleh gelak tawa hasil ucapan-ucapan pak suwiryo
“ayoo pak umuminnn sudah gak sabar ini pasti sayakan juaranya” ucap para mahasiswa
Sontak saja acara wisuda tersebut menjadi sangat riuh karena teriakan para mahasiswa dan gelak tawa semua orang yang ada disana
“sabar.. sabar saya akan umumkan tapi ada baiknya mba mc saja yang membacakannya saya akan memberikan catatan saya pada mba mc” ucap pak suwiryo lalu beliau menyerahkan mic beserta catatan nama-nama mahasiswa terbaik tersebut
“baik untuk seluruh mahasiswa saya akan membacakan nama-nama mahasiswa terbaik berdasarkan kategorinya..”
Suasana yang tadinya riuh kini kembali tenang dan sunyi mereka yang ada disana mendengarkan betul-betul siapa mhasiswa yang akan diebutkan namanya
“kategori pertama berdasarkan nilai tertinggi, mahasiswa terbaik tiga diraih oleh ALMIRA FARZANA, mahasiswa terbaik dua diraih oleh STEVI ANGELINA HIBA, dan mahasiswa terbaik satu kira-kira siapa yaa..” ucap sang mc
“guee…guee.. guee…” terdengar kembali teriakan pada mahasiswa
__ADS_1
“wahhh semuanya ingin menjadi mahasiswa terbaik ya rupanya” ucap sang mc
“baiklah saya akan sebutkan siapa mahasiswa terbaik satu, mahasiswa terbaik satu, berdasarkan pada kategori nilai tertinggi yaitu diraih oleh ANNISA CHANDNI LAIBA, kepada para mahasiswa terbaik berdasarkan pada kategori nilai tertinggi silahkan naik keatas panggung untuk serah terima hadiah”
Annisa dan mirapun naik keatas panggung bersamaan begitu juga oleh stevi
“Alhamdulillah banget yah kita bisa jadi mahasiswa terbaik” ucap mira “iya Alhamdulillah banget walaupun gue gak jadi yang nomor satu gak masalah buat gue setidaknya masih bisa jadi mahasiswa terbaik” ucap stevi dan diangguki kepala oleh annisa dan juga mira
“selamat buat lo ya nis gue udah yakin banget kalau lo pemenangnya” ucap stevi dan mira disaat mereka jalan bersama menuju keatas panggung
“makasih banyak, selamat juga buat kalian gue bisa begini juga ada campur tangan kalian yang bantuin gue” ucap annisa
Kini mereka semua sudah berada diatas panggung masing-masing mendapatkan hadiah, piagam dan juga sertifikat yang menunjukkan bahwa mereka adalah mahasiswa terbaik serta tak lupa juga piala,
Walaupun mereka semua mendapatkan piala namun tetap saja piala yang mereka dapatkan lebih besar piala milik annisa
Setelah penerimaan hadiah, piagam, sertifikat dan juga piala kini mereka kembali ketempat duduk semula annisa dan mira disambut dengan penuh kebahagian oleh bang tama dan yang lainnya
“baik selanjutnya saya akan membacakan mahasiswa terbaik berdasarkan pada kategori keaktifannya diraih oleh terbaik satu diraih oleh BAGAS CHAFIK BAHRAN. Juara terbaik dua diraih oleh ANANDA FATAHILLAH AN-NUR, dan juara terbaik tiga diraih oleh JAAFAR KARIM kepad tiga mahasiswa terbaik kami persilahkan untuk naik keatas panggung”
Bagas dan dua olag mahasiswa lainnya itupun lantas segera menuju keatas panggung, sedangkan di kursi terlihat devon menundukkan kepala nya, dirinya merasa sedih karena tidak menjadi mahasiswa terbaik
Hal itu tak luput dari pandangan annisa karena memang mereka duduk bersebelahan, annisa pun lantas mendekatkan dirinya kerah devon dan menggenggam tangan sahabatnya itu
Devonpun mendongakkan kepalanya menatap kearah annisa “gue yakin lo juga jadi juara jangan sedih, sekalipun lo gak jadi juara bagi gue lo lah yang terbaik” ucap annisa seraya menatap sahabatnya itu
Devon tak mampu berkata-kata hingga tanpa mereka sadari kini mc memanggil kembali nama mahasiswa terbaik berdasarkan kategori ketiga
Dan devon tak mendengarkan itu sama sekali karena dirinya merasa sedih tidak bisa membanggakan keluarganya dan juga sahabatnya
Bagas yang melihat devon tak beranjak dari duduknya lantas mendekat kearah devon seraya berkata “ lo gak mau naik keatas panggung bro, kalau lo gak mau biar gue aja yang naik lagi gimana ?” ucap bagas sambil tersenyum jahil
Devon bersuaha mencerna kata-kata bagas hingga namanya kini kembali disebut oleh mc “kepada DEVON AL-BARRAQ..”
🌹Mohon dukungannya
__ADS_1
Jangan lupa like 👍 komen 💬 dan tambahkan ke daftar favorit kalian ya ❤️
Maaf kalau masih banyak typo 🤭