
“tante, tante kok ada disini berarti ini rumah tante sama devon itu artinya selama ini ……” ucap mira seraya menyalami punggung tangan mama devon
“itu artinya apa mir ?” tanya mama devon karena mama devon tidak tau jika keempat orang itu datang kerumah ini karena tadinya mereka sempat melakukan panggilan video call
Belum sempat mira menjawab pertanyaan mama dari sahabatnya itu bagas pun ikut angkat bicara “devon nya ada tante ?” tanya bagas
“ada dikamar nya samperin aja sana tapi mira gak boleh ikutan ya” ucap mama devon seraya tersenyum kearah mira dan kedua orang tuanya
“oke tan aku kekamar devon dulu ya” ucap bagas seraya berlalu dari hadapan mereka semua
“ayo mira pak bu silahkan masuk kita ngobrolnya diruang keluarga aja biar lebih nyaman” ucap mama devon
“terimakasih bu” ucap mamanya mira
Merekapun melangkah menuju ruang keluarga kemudian mereka pun mengobrol dan mira meperkenalkan kedua orang tuanya kepada mama devon dan tak berselang lamapun bagas, devon dan juga annisa ikut bergabung diruang keluarga itu
Saat annisa tiba dihadapan mereka semua tiba-tiba saja kedua orang tua mira memeluk annisa dengan erat “kemana saja kamu selama ini nak ? kami khawatir sama kamu” ucap papa mira
“oh jadi khawatirnya sama annisa aja nih sama anaknya gak khawatir ?” ucap mira mencoba mengusili kedua orang tuanya
__ADS_1
“heh dasar anak ini selalu saja mengganggu momen – momen seseorang” ucap bagas
“mereka juga orang tua gue kali” saut mira tak terima
“tentu saja kami khawatir sama kamu sayang tapikan kasusnya ini beda” ucap sang papa
Mendengar jawaban papany membuat mira tertawa lepas
“tuh kan om mira tu memang suka merusak momen” saut bagas kepada kedua orang tua mira
Mira yang awalnya ingin mengusili orang tuanya alhasil malah diusili oleh kedua sahabatnya, ia pun mengerucutkan bibirnya
*sudah kaya makan kripik aja lagi renyah wkwkwk*
mereka pun Kembali berbincang – bincang menanyakan awal mula annisa diusir hinggan dirinya kini bisa bersama dengan keluarga devon
“heh patung jadi selama ini kamu yang sembuyiin annisa parah banget sih padahal kita selalu nanyai annisa digrup” ucap mira
“iya nih gak seru banget deh, katanya best friend masa gak mau terbuka” saut bagas
__ADS_1
“siapa juga yang nyembunyiin annisa jelas – jelas sekarang dia ada dihadapan kita semua kan gak disembunyiin” ucap devon
“suka rese deh lo” ucap mira
“jadi gimana ceritanya nak kenapa kamu gak kasih kami kabar padahal kami bisa aja jemput kamu waktu itu ?” tanya mamanya mira
“hmm biar mama atau devon aja ya tante yang jelasin” jawab annisa
“jadi gini mba ceritanya waktu itu suami saya ….
Flasback on
Dengan terburu – buru papa devon turun dari pesawat dengan harapan bisa cepat sampai keperusahaannya dan segera menyelesaikan urusannya saat itu tapi tepat di luar bandara papa dari devon itu tidak sengaja menambrak annisa, awalnya papa devon tidak menyadari jika itu annisa, karena kondisi annisa juga yang saat itu sedang tidak baik – baik saja akhirnya annisa pun pingsan dan saat itulah papa devon mengetahui jika yang ditabraknya adalah annisa kemudian dibawalah annisa oleh papanya devon kerumah sakit takutnya annisa kenapa-napa. Setelah kurang lebih satu minggu berada dirumah sakit akhirnya annisa diperbolehkan pulang, mereka pun pulang kerumah keluarga devon yang ada disana setelah kurang lebih satu minggu barulah annisa dan bang tama juga bayu dibawa ke Jogya dan akhirnya menetap dirumah devon atas permintaan papa dan mama devon”
Flasback off
“tapi kenapa gak ada yang kasih kabar ke kita ini pasti kerjaan lo kan von ?” tanya bagas pada devon
🌹Jangan lupa untuk terus dukung novel ini dengan cara like, komen dan votenya yaww 😉 karena dukungan kalian berarti banget buat author dan bikin authornya tambah semangat juga 😘
__ADS_1