
Cuaca mendung tanpa hujan hari ini, mengiringi kepergian Sang Alpha kesayangan semua orang- terutama keluarga Samudera. Ucapan bela sungkawa dan karangan bunga menjadi pemandangan menyedihkan.
Kediaman Samudera begitu ramai oleh para pelayat. Petinggi instansi sampai pejabat daerah dan negara datang- untuk penghormatan terakhir pada Sang Alpha Serigala Hitam.
Bahkan seluruh anak didik mendiang Eyang Ilham menangis, saat melihat pemimpin, ketua sekaligus Ayah mereka sudah terbujur kaku- terbungkus kain kafan.
Eyang Reina- dialah orang yang paling tidak menginginkan ini semua. Wanita bergamis hitam itu terus saja duduk di sisi mendiang suaminya, menatap dalam dan lama pria yang sudah menghabiskan masa tua bersamanya.
Memeluk seragam hitam kebanggaan Sang Alpha, hanya itu yang bisa Eyang Reina lakukan sekarang.
'Tunggu aku, ya Kak Ilham,' bisik hati Eyang Reina.
'Jemput aku saat sudah waktunya,'
Air mata tidak dapat lagi Eyang Reina tahan, cairan bening itu jatuh melewati kulit keriput namun bersih dan putih. Eyang Reina terlihat masih cantik, diusianya yang tidak bisa lagi di bilang muda.
Lovyna, wanita itu sudah tidak sadarkan diri berkali kali di dalam pelukan Nagara. Sementara Aisya, Sang Bidadari keluarga Syarief itu terus saja mengaji bersama Ayah dan kedua saudaranya, ada pula beberapa warga, Radja, Bara serta Arion. Mereka tengah memberikan doa untuk bekal sang mendiang.
Galaska bahkan terus saja menangis di dalam dekapan putrinya, karena Crystal tengah sibuk menyiapkan pemakaman mendiang Eyang Ilham bersama para wanita Prayoga.
Di sisi lain, terlihat Prince Aryan dan Pangeran Erkan tengah menatap sendu pada Lovyna. Dua pria itu tidak dapat membayangkan, kalau mereka ada diposisi Omanya.
"Ayo kita lihat Bunda dan Mom Yash!" ajak Aryan pada Erkan.
__ADS_1
Kedua saudara sepupu itu mengusap matanya kasar, mereka menghalau air mata agar tidak keluar- walaupun rasanya sekarang mereka berdua ingin menangis keras didalam pelukan Yasmine dan Berliana.
π
π
π
Rintik hujan menjadi pengiring penghormatan terakhir untuk Eyang Ilham. Setelah dilakukan upacara kemiliteran, sebagai penghormatan terakhir untuk Sang Alpha.
Kini proses pemakaman terlihat haru biru, tangis Eyang Reina yang sedari tadi dia tahan akhirnya pecah- saat melihat anak dan cucu serta kerabat dekatnya menaburkan kelopak bunga, serta air doa di atas tanah merah makam suaminya.
Aisya dan Cia segera memeluk tubuh renta itu, memberikannya ketenangan. Memberitahu Eyang Reina, kalau semua orang akan bernasib seperti mendiang Eyang Ilham, kalau waktu mereka sudah tiba.
Kedua netranya yang saat ini sudah tidak dapat melihat dengan jelas, menatap pada Eyang Anin- yang tengah ikut mengusap batu nisan mendiang Eyang Ilham.
'Semoga kalau nanti Tuhan memanggil kita berdua, tidak ada rentang waktu Bun, biar kita selalu bersama,' lirih hati Eyang Damar.
Pria sepuh itu menatap seluruh anak,cucu serta cicitnya. Bibir keriputnya tersenyum samar, melihat kekompakan keluarganya. Eyang Damar bahagia memiliki mereka, semoga saat nanti dia dan istrinya pergi- keturunannya akan selalu kompak dan harmonis.
"Eyang, kita pulang ya. Bell enggak mau Eyang sakit,"
Eyang Damar mengangguk pelan, kedua matanya mengisyaratkan Berliana untuk mengajak istinya juga.
__ADS_1
"Iya, nanti Bell ajak Eyang Anin juga,"
Berliana mengerti apa yang di inginkan Eyangnya. Ada rasa haru dan kagum yang Berliana rasakan saat ini, kedua pasangan lansia ini begitu setia hingga tua- bahkan sampai maut memisahkan.
Berliana berdoa, semoga dia dan Radja akan tetap bersama sampai maut memisahkan.
Hujan mulai turun, satu persatu keluarga Prayoga berlari menuju mobil mereka- meninggalkan Eyang Ilham yang sudah bersama Tuhan-nya. Sekarang tinggal doa dan keikhlasan yang mereka berikan pada mendiang, agar Eyang Ilham bisa tenang dan mempertanggung jawabkan semuanya di hadapan Tuhan.
Karena apa pun yang ada di dunia ini, pasti akan kembali padaNya.
**PENGHORMATAN TERAKHIR DARI AUTHOR UNTUK ELANG KU, ALPHA KU, SERIGALA HITAM KU, KANEBO KERING, MANUSIA PAKU, COR CORAN JALAN, POLISI TIDUR, AUTHOR SANGAT MENCINTAI KARAKTER MU ILHAM SAMUDERA πππ
SALAM SAYANG DARI β€*****GEGANA SANG PENJINAK HATIβ€
MAU TAU KEUWUAN ILHAM DAN REINA? AYO BACA LAGI GEGANA SANG PENJINAK HATIππππ
SALAM SAYANG BUAT PARA READERS SEMUA DARI EYANG ILHAMπ***
__ADS_1