Kiblat Cinta A

Kiblat Cinta A
Tertangkap


__ADS_3

Arion menatap datar pada pria yang ada dihadapannya. Pria yang beberapa waktu yang lalu memberikan tusukan fatal di perutnya. Untung saja Tuhan masih memberikan kesempatan hidup pada Arion untuk ke tiga kalinya, kalau tidak entah bagaimana nasib Aisya nanti.


Menjadi janda kaya tanpa anak sepertinya.


Arion mengeraskan rahang, pria berkucir satu itu terlihat emosi- namun sekuat mungkin menahannya.


"Siapa yang membayar mu?" tanya Arion rendah.


Tatapan suami Aisya itu begitu dingin dan mengintimidasi. Terlihat santai namun serius, tidak terburu buru tapi ingin cepat mematikan lawan.


"Seorang wanita, tapi aku tidak tahu siapa namanya. Yang jelas wanita itu cantik dan kaya, dia rela membayar ku mahal- asal aku bisa membunuh mu,"


Kedua tangan Arion yang bertumpu di atas meja mengepal erat. Ingin rasanya dia melayangkan satu bogeman mentah pada pria dihadapannya. Tapi karena Opa Nagara sedari tadi terus saja mengodenya agar tidak gegabah, bahkan tatapan pria paruh baya itu terus saja tertuju pada perut bawahnya.


Arion menghela napas pelan, satu tangannya merogoh ponsel yang ada di kantung celananya. Arion terlihat mengotak atik benda pipih itu, terlihat tengah mencari sesuatu disana.


"Apa dia yang menyuruh mu?"


Arion memutar layar ponselnya, pria itu terlihat datar seakan tidak sabar untuk melihat reaksi pelaku. Di layar ponselnya sudah ada potret Marina dan Gibran, serta Milka anak mereka berdua.


Sang pelaku terdiam sejenak, kedua mata lebamnya terlihat menatap dalam dan menyeledik pada layar ponsel.


"Wanita ini yang membayar ku,"


Arion segera menarik kembali ponselnya, pria itu melirik pada Opa Nagara- lalu bangkit dengan hati hati agar jahitan di perutnya tidak terganggu.

__ADS_1


"Wanita itu sudah pergi ke Aussie," ujar Arion, saat pria itu sudah berada di dekat Opa Nagara.


Arion tidak menyangka kalau Marina yang melakukan itu, dia kira Jeffri atau Haris- yang posisinya lebih kuat menjadi dalangnya.


Wanita gila!


"Cari wanita itu, dan seret dia ke Indonesia!" titah Opa Nagara.


Pria sepuh itu menuntun Arion keluar dari ruang penghakiman, Arion masih belum bisa berjalan dengan baik karena luka yang dia alami cukup dalam. Saat ini sang pelaku penusukan sudah berada di kantor polisi, karena Nagara langsung menyerahkan semuanya pada hukum yang berlaku.


Pembunuhan berencana itu kasusnya,Β  pelaku dan dalang penusukan Arion bisa dituntut hukuman pidana 25 tahun penjara, atau bahkan seumur hidup.


🌴


🌴


🌴


Shaka berjalan santai, dia tidak berminat untuk menyahut saat mendengar suara seorang gadis memanggilnya.


Hari ini Shaka berancana ingin mengajak si Setan Jepang kesayanganya joging sore, tapi saat di perjalan Shaka malah bertemu dengan gadis yang pernah membuat dirinya seperti pria yang tidak laku.


Salmafina, siapa lagi.


"Bang Shaka, aku turut berduka cita ya. Semoga amal ibadah Eyang buyut Bang Shaka diterima oleh Tuhan,"

__ADS_1


"Aamiin," Shaka menyahut dengan cepat, lalu kembali melangkah- meninggalkan Salmafina yang terlihat tersenyum kecil saat Shaka tak acuh padanya.


"Bang Shaka mau kemana? kok jalan kaki?" tanya gadis itu lagi, terlihat pantang menyerah.


"Joging," sahut Shaka singkat padat dan jelas.


Mungkin kalau dulu Shaka akan jungkir balik di atas tanah, saat Salma mau berbicara seperti ini padanya. Karena dulu Shaka masih mengharapkan gadis ini mau membuka hati, tapi tidak untuk sekarang. Entah kenapa Shaka malah merasa risih dan tidak nyaman di buatnya.


Mulai dari hari dimana pesawat yang akan di tumpangi Harumi hilang kontak, Shaka sudah bersumpah akan mulai melupakan cinta sebelah hatinya. Shaka mulai mendekati Harumi untuk bisa mendapatkan cinta gadis itu kembali.


Karena Shaka merasa kalau Harumi mulai abai padanya, dan itu sangat tidak Shaka sukai. Maka dari itu dia akan mulai mengejar cinta Harumi lagi.


"Bang Shaka kenapa berubah?"


Langkah Shaka terhenti, pria itu menoleh- dahinya berkerut mendengar ucapan gadis yang pernah hidup didalam hatinya.


"Bang Shaka udah berubah, Bang Shaka udah lupa sama-,"


"Enggak ada yang berubah, semuanya masih sama. Aku cuma lagi belajar jadi cowok pinter, enggak menyia-nyiain sesuatu yang gak bakalan datang dua kali,"



**ISH CUCOK NYA SUAMI KAU AISπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA

__ADS_1


SEE YOU NEXT PART MUUUAACCHH**


__ADS_2