Kisah Cinta Derly

Kisah Cinta Derly
BAB 3


__ADS_3

Derly pun membuka pintu rumahnya, dan mempersilahkan Riza masuk. Riza duduk di sofa dekat tv.


"Tunggu ya Pak, aku buatkan minuman dulu." Ucap Derly hendak beranjak pergi ke dapur.


"Nggak usah repot-repot, kitakan mau pergi mending kamu siap-siap dulu," ucap Riza menghentikan langkah Derly.


"Ya udah deh, aku ke kamar dulu ya pak mau siap-siap." Ucap Derly beranjak pergi meninggalkan Riza.


"Ya," ucap Riza singkat.


Setelah Derly sudah siap, Derly menghampiri Riza.


"Ayo Pak kita berangkat!" ajak Derly


"Kamu tinggal sendirian?" tanya Riza.


"Nggak, aku tinggal sama Mommy dan Daddy. Emang kenapa Pak?" jawab Derly dan bertanya balik.


"Nggak papa sih cuma nanya, soalnyakan aku nggak lihat Mommy sama Daddy kamu," ucap Riza sambil melirik kanan dan kiri


"Oh itu, Mommy sama Daddy lagi keluar negeri," ucap Derly.


"Oh gitu ya, ayo berangkat!" ajak Riza.


Mereka pun meninggalkan rumah Derly. Diperjalanan mereka canggung dan saling diam. Dan akhirnya Derly memecahkan keheningan.


"Pak emang kita mau kemana sih?" tanya Derly.


"Mau ke taman," jawab Riza.


Riza sudah menyiapkan bunga dan coklat buat Derly. Setelah sampai taman mereka duduk di kursi yang kebetulan ada yang masih kosong.


"Kamu tunggu disini ya aku mau ambil sesuatu di mobil," ucap Riza.


"Ok, tapi jangan lama-lama ya pak," ucap Derly.


"Siap,"ucap Riza singkat.


Riza kemudian beranjak pergi meninggalkan Derly. Riza mengambil bunga dan coklat, Riza menghampiri Derly diam-diam.


"Daraaa." ucap Derly sambil memberikan bunga dan coklat.


"Ini apa pak?" tanya Derly.


"Kamu mau nggak jadi pacar aku?" 


"Iya aku mau pak," 


Mereka Pun berpelukan.


"Pak kita pulang yuk?" ajak Derly. Karena hari semakin sore.


"Nggak. Nggak mau," ucap Riza.


"Ihh Pak, kok gak mau ini udah sore loh," ucap Derly.


"Nggak mau kalo kamu masih manggil aku dengan sebutan Pak." ucap Riza.


"Terus aku harus panggil apa dong?" tanya Derly.


"Kan sebutan banyak, lagian kalo Pak itu terkesan tua," ucap Riza.


"Gimana kalo aku manggilnya mas aja ya?" tanya Derly.


"Boleh tuh," ucap Riza.


"Ya udah kita pulang yuk Mas!" ajak Derly.


"Yuk!"


Riza pun mengantar Derly pulang. Diperjalanan mereka bercanda ria. Tak menunggu lama mereka sudah sampai di rumah Derly.


"Makasih ya Mas sudah mengantarkan aku," ucap Derly sambil tersenyum.

__ADS_1


"Iya sama-sama Sayang," ucap Riza membalas senyuman Derly.


Wajah Derly kini merona dibuatnya, karena baru ada laki-laki yang menyebutnya sayang selain Daddynya.


"Ya udah gih sana masuk," sambung Riza.


"Kamu mau mampir nggak?" tanya Derly.


"Nanti-nanti aja, sekarang udah sore," jawab Riza.


Derly pun beranjak memasuki rumahnya. Sedangkan Riza memasuki mobilnya dan meninggalkan rumah Derly.


Pagi harinya, Derly memasak nasi goreng untuk sarapannya. Ponsel Derly berdering.


"Siapa sih yang nelpon sepagi ini" batin Derly. Derly pun beranjak mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan tersebut.


*panggilan on*


"Halo" (Derly) mengangkat panggilan sambil memasak.


"Halo, kamu lagi apa? kamu lagi masak ya?"(Riza).


"Iya ini lagi masak, ada apa kok telfon sepagi ini?" (Derly).


"Emang nggak boleh ya kangen sama pacar sendiri?" (goda Riza).


"Kamu lagi masak apa sih?, kok baunya sampai kesini?" (Riza).


"Aku lagi masak nasi goreng, masa?" (Derly).


"Udah dulu ya mas aku mau sarapan," (sambung Derly).


"Iya, daah Sayang" (Riza).


"Daah Mas." (Derly sambil memutuskan panggilan).


*panggilan off*


"Bosan" Batin Derly.


Ponsel Derly kembali berdering.


*Panggilan on*


"Halo" (Derly).


"Halo Sayang"(Derla). Seketika Derly pun tersentak mendengar suara Mommynya.


"Mommy…," (Derly).


"Iya sayang ini Mommy," (Derla).


"Mommy sama Daddy apa kabar?" (Derly).


"Mommy sama Daddy disini baik, kamu apa kabar?" (Derla).


"Aku baik kok Mom," (Derly).


"Udah dulu ya sayang Mommy sama Daddy ada urusan," (Derla).


"Iya Mom."


* Panggilan off*


Seharian Derly berada di dalam rumah. Memainkan ponselnya dan rebahan di atas ranjangnya.


Pagi harinya. Derly pergi ke Mall sendirian, tiba-tiba ponselnya berdering.


*Panggilan on*


"Halo," (Riza).


"Halo," (Derly).

__ADS_1


"Kamu lagi dimana?" (Riza).


"Lagi di Mall," (Derly).


"Kok pagi-pagi udah di Mall sih?" (Riza).


"Ya nggak papa, emang kenapa kalo pagi-pagi udah disini?" (Derly).


"Ya nggak papa sih, nanti siang makan siang bareng yuk?" (Riza).


"Boleh, kamu kirim aja alamat kantor kamu nanti aku bawa makanan ke kantornya kamu," (Derly).


"Ok nanti aku kirim alamatnya, aku tunggu ya bye," (Riza).


"Iya. Bye." (Derly), langsung mengakhiri panggilan.


*Panggilan off*


Hari semakin siang. Derly pun langsung ke resto untuk memesan makanan untuk dibawa ke kantornya Riza. Derly memesan beberapa makanan dan 2 minuman yang dibungkus, setelah pesanan sampai Derly langsung menuju kantornya Riza.


Tak menunggu lama Derly pun sudah sampai di kantor Riza, Derly memasuki lobi dan bertanya kepada salah satu karyawan.


"Ada yang bisa saya bantu Mbak?" tanya karyawan.


"Saya mau ketemu sama pak Riza, ada nggak?" jawab Derly, dan bertanya kepada karyawan tentang keberadaan Riza.


Karyawan tersebut memberitahu ruangan Riza. Derly pun langsung menuju ruangan Riza, setelah sampai di ruangan Riza Derly langsung bertanya.


"Pak Rizanya ada?" tanya Derly.


"Maaf mbak, apakah sudah buat janji dengan Pak Riza?" tanya sekretaris tersebut.


"Sudah, Mbak" jawab Derly.


"Baik mbak, tunggu sebentar," ucap sekretaris 


Sekretaris itu mengetuk pintu ruangan Riza.


Tok...tok...tok, suara ketukan pintu terdengar


"Masuk!" ucap Riza dari dalam ruangan.


Sekretaris langsung masuk ke dalam ruangan Riza dan mengatakan bahwa ada seorang wanita yang ingin bertemu dengannya. Riza pun langsung menyuruh sekretarisnya untuk segera bilang kepada wanita tersebut untuk segera masuk dan berkata.


"Kamu boleh istirahat dan makan siang," ucap Riza menyuruh sekretarisnya untuk makan siang.


"Baik pak," ucap sekretaris tersebut.


Sekretaris pun mempersilahkan Derly untuk memasuki ruang kerja bosnya.


"Hai ... Mas," sapa Derly.


"Hai juga, Sayang. Kamu bawa makanan apa?" tanya Riza


"Aku bawa beberapa makanan dan 2 minuman" ucap Derly sambil tersenyum.


Mereka pun mulai memakan makanan yang dibawa oleh Derly. Setelah makan siang mereka bercanda ria bersama,hari sudah mulai sore. Derly pun berpamitan untuk pulang.


"Mas, aku pulang dulu ya. Ini sudah semakin sore," pamit Derly.


"Aku antar sampe rumah ya," ucap Riza.


"Nggak usah, aku bawa mobil sendiri kok," ucap Derly.


"Nggak papa kita pulang bareng, mobil kamu biar sekretarisku saja yang mengantarkan kerumah kamu," ucap Riza.


"Baiklah kalo begitu," ucap Derly pasrah.


.......................................................................


Hai selamat pagi, semoga kalian suka ya sama cerita dari aku. Jangan bosan-bosan, tinggalkan jejak kalian dikolom komentar ya dan like+vote+rate supaya aku semangat buat ngelanjutin cerita ini, nanti aku feedback kok


Terimakasih buat yang sudah baca bye.

__ADS_1


__ADS_2