
Setelah satu minggu liburan, Ali ataupun Elena sama sekali tidak saling mengirim pesan. Mereka begitu egois, padahal dalam hati mereka saling merindukan..
Pembicaraan dalam hati Ali..
"Kenapa akhir-akhir ini terpikiran Elena terus?, ahh ngapain lagi si Ali, sudah ngga usah ingat dia lagi, coba buka hatimu buat wanita lain dong Ali"
Sedangkan dalam hati Elena...
"Ali, aku merindukanmu.. aku merasa ada sesuatu yang kurang disampingku, aku menginginkan belaian manja mu Ali, disini aku tak pernah diizinkan oleh ibu buat pergi, hanya sesekali saja Angga datang ke rumahku, andai saja kamu mendengar isi hatiku".
Begitulah kata hati mereka masing-masing. Ali mencoba untuk melupakan Elena, sedangkan Elena merindukan Ali.
Malam hari, tiba-tiba saja ponsel Elena berdering...
"Siapa ya nelpon jam segini (10.00 wib)"
"Kalo Angga bukan deh, dia kan izin barusan buat main game sama teman temannya". Gumam Elena sembari menujuh kamarnya untuk mengambil handphon tersebut..
"Loh kok tumben dia nelpon, atau jangan-jangan si Ali dengar apa yang aku bilangin tadi. Angkat tidak ya, hhmm sudahlah angkat saja" Kata Elena sambil penasaran.
"Assalammualaikum, tumben nelpon, ada apa?"
"Waalaikumsalam, maaf kalo aku mengganggu waktumu"
"Biasa saja kok, lagian aku baru saja mau tidur"
"Ohh yasudah tidur aja dulu ya"
"Eh eh eh.. kamu nelpon aku hanya begini saja?"
__ADS_1
"Hhm katanya kan kamu mau tidur Elena"
"Yakin ngga mau ngobrol panjang dulu Ali?"
"Ya tergantung kamu nya Elena, kalo mau tidur juga ngga apa kok"
"Alah ngga berubah kamu ya, (Elena tersipu malu dengan pembicaraan mereka tersebut)".
"Hehe maaf Elena, eh gimana kabarmu disana?"
"Hhm baik kok, kamu sendiri?"
"Alhamdulillah baik juga kok"
"Apa kegiatanmu selama liburan dirumah?" tanya Ali.
"Ngga ngapa ngapain kok, paling bantuin ibu masak atau ngga itu beres-beres rumah aja".
"Alahh udahlah Ali, ngga usah bahas itu, ngga penting banget ah" timpal Elena.
"Kan udah dekat loh, mumpung libur gitu.. ntar LDR an lagi, ribut lagi. hhha" candaan Ali pada Elena.
"Emang dasar kamu ya Ali" ketus Elena.
"Udah ya kalo ngga ada lagi yang mau dibicarakan".
"Eeh bentar dulu Elena, kamu mau kemana?"
"Mau kepasar" kata Elena.
__ADS_1
"Ke pasar malam-malam gini, emang ada ya disana?" tanya Ali heran.
"Mau tidur Begooo.. hahaha" tawa Elena
"Ahh kamu.. bentar lagi ya, jangan dulu di matiin telponnya".
"Ya habisnya kamu sih. Udah mau bilang apa lagi si Ali?"
"Aku kangen sama kamu Elena" ujar Ali yang langsung membuat Elena terdiam...
"Elena? halooo?, ahh udah tidur kamu ya? kok cepat amat deh" gumam Ali dengan sendirinya..
"Eh iya Halo Li, maaf tadi itu aku ketiduran hehe"m ujar Elena dengan kebohongannya.
"Tadi kamu bilang apa Ali?"
"Hhm ngga bilang apa-apa kok, cuma mau bilang selamat tidur dan jangan lupa baca doa ya". Kata Ali yang tidak ingin mengulangi ucapannya tadi..
"Eh.. oke baiklah kalo gitu aku matiin telponnya ya Li, selamat tidur" pungkas Elena menutup telpon malam itu..
Elena masih terpikir dengan ucapan Ali.. Dia heran, sikap Ali berubah menjadi lebih dewasa, dia tak terlihat egois lagi..
"Kok Ali jadi makin berubah, aku heran deh dengannya, maaf ya Li sebenarnya aku juga rindu kamu, kamu semakin bertambah dewasa ya sekarang, maaf kan aku Ali kalo aku masih saja bersikap seperti ini".
Ungkapan penyesalan Elena dalam hatinya..
**BERSAMBUNGG...
TERIMAKASIH BUAT YANG SUDAH MENGIKUTI NOVEL INI. JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN KALIAN MELALUI LIKE DAN VOTE NYA. MESKIPUN MASIH JAUH DARI KATA SEMPURNA. ☺
__ADS_1
Jangan lupa juga buat mampir ke chat story author di bawah ini ya kak 😊😉