
Happy Reading All
Jangan lupat tap jempolnya dulu 😉👍
.
.
.
...
Ali menyusul dengan segera kepergian Elena dan temannya. Dalam keadaan hati yang sedang tidak baik, dan pikiran yang kacau, Ali kini telah sampai dikediaman Elena. Namun, apa yang dia dapatkan hanyalah kesepian. Ternyata Elena dan Rika pergi ketempat lain.
Ali berkali-kali mencoba menghubungi Elena. Akan tetapi, nomer yang ia hubungi tidak dapat tersambung. Mungkin Elena telah memblokir nomernya. Ali mencoba mengecek keberadaan mereka di tempat kosan si Devi. Namun, lagi-lagi dia tidak menemukan jejak mereka.
Ali akhirnya pasra dan tidak memaksakan kehendaknya. Dia memilih untuk menyerah dan beristirahat dirumah. Meskipun batinnya menggerutu dengan penuh penyesalan, dia mencoba untuk menghibur diri dengan memainkan gitar setelah sampai dirumah.
...
__ADS_1
Mia lagi-lagi di antar oleh Romo. Dia semakin penasaran dengan apa yang telah Romo lakukan terhadapnya akhir-akhir ini. Selepas pulang, dia langsung berbaring ditempat tidurnya.
Dia memainkan ponselnya itu, dengan membuka fitur galerinya. Dia tersenyum, sambil memeluk ponsel itu dengan kedua tangannya. Ntah apa yang membuatnya tersenyum lepas seperti itu. Oh ternyata baru saja dia melihat foto kenangan dirinya bersama Ali.
Ali, sebenarnya aku hanya ingin kamu tau kalau aku benar-benar mencintaimu. Setiap saat sebelum menjelang tidurku, benakku selalu dibayangi oleh dirimu, Ali. Ujar Mia dalam heningnya suasana bilik kamar itu.
Namun, dia juga menyadari mungkin Ali memang tidak akan pernah lagi untuk dekat dengannya. Dan juga Mia sadar diri, perempuan murahan seperti dirinya memang tidak pantas untuk seorang pria baik seperti Ali.
...
Elena beserta ke-tiga temannya saat ini sedang berada di salah satu pusat perbelanjaan. Geng empat serangkai itu cuci mata dengan segala macam barang yang dijual disana. Mereka datang kesana hanya untuk membuang rasa penat setelah hampir seharian menatap ujian yang berlangsung dikampus.
Setelah puas memanjakan mata, mereka berempat akhirnya bergegas pulang. Diah dan Devi berpisah dengan Elena dan Rika. Mereka berdua langsung pulang, sedangkan Elena dan Rika singgah sebentar ke mini market.
...
Malam pun telah tiba, membawa rembulan yang terang dengan sejuta bintang di langit angkasa. Kini, seorang pria duduk termenung di ayunan halaman depan rumah. Dengan melantunkan melodi-melodi indah, lewat senar gitar yang ia mainkan. Pria itu adalah Ali.
Ali memang sedang galau, akan tetapi dia tidak bisa terlalu lama meratapinya. Setelah merasa legah, dan ditambah keadaan malam yang dingin, dia kembali masuk kedalam rumah. Dia menatap langit-langit kamarnya, dengan ruangan yang gelap akibat dirinya tidak menyalakan lampu.
__ADS_1
Oke baiklah Ali, kita harus benar-benar mengakhiri semuanya. Sudah cukup mengejar cinta yang tak pernah bisa dimiliki. Bukan terlihat lemah, itu adalah cara yang tepat. Untuk apa memaksakan hati yang memang tidak bisa menyatu. Untuk apa meratapi kesedihan terus menerus, jika orang yang dicintai tidak merasa sama sekali.
Cinta itu memang rumit adanya, tetapi jika terus menerus berjalan rumit, bukankah itu hal yang tidak wajar. Percuma hanya seorang diri menanam benih cinta, jika dia tidak memupuknya dengan cinta pula. Pikirkan hati, pikirkan semua hal yang bisa saja terjadi di hari esok. Bisa saja bersama karena terpaksa. Namun apakah itu akan terlihat bertahan lama?
Cinta karena terpaksa biasanya tidak akan bertahan alot. Cinta itu harus punya komitmen. Harus punya sikap saling percaya dan saling menyayangi. Sudah cukup, hentikan semua sandiwara ini. Perempuan bukan hanya dia saja, masih banyak diluar sana yang siap menerima cinta ini. Mungkin saja Mia masih bisa menerima orang sepertiku. Namun, jika aku kembali dekat dengannya, itu berarti sama saja aku menjiat ludahku sendiri!
Gumam Ali malam itu dengan kesunyian yang mencekam lara. Rupanya dia telah memutuskan agar berhenti mengejar Elena. Ntah itu hanya sebatas bualannya saja, atau jangan-jangan itu akan benar terjadi adanya. Yang jelas, dia sudah mengerti akan keadaan yang ia alami saat menuai cinta dengan seorang perempuan bernama Elena itu.
.
.
.
**Tbc
Terimakasih telah mampir dan setia membaca novel remahan rengginang ini.
Jangan lupa bantu like dan votenya 😊🙏**
__ADS_1