KUPILIH DIA

KUPILIH DIA
"Pendekatan"


__ADS_3

Diah pergi menujuh kantin untuk membeli air mineral buat Elena. Dan Rika menemani Elena dalam ruangan tersebut.


"Bagaimana keadaan Elena?" Kata Romo bertanya kepada Diah.


"Elena masih menahan rasa sakit Mo" jawabnya.


"Kenapa ngga dianterin pulang aja Ya?"


"Tadi sudah mau di anterin pulang sama si Ali, tapi dia nya tetap ingin dikampus"


"Ohh gitu, udah di kasih obat ?"


"Kalo tadi si belum di kasih obat apapun Mo"


"Yasudah aku belikan dia obat dulu Ya"


"Hhmm baiklah Mo, ntar aku kasih tau sama Elena ya"


"Biarlah ngga usah Ya, nanti biar aku langsung saja berikan dia obat"


"Ohh iya baiklah kalo begitu Mo"


Romo kemudian pergi membelikan obat untuk Elena. Sedangkan Diah kembali ke dalam ruangan.


"Kenapa lama sekali si Diah?" ketus Elena.


"Maaf El, tadi di kantin ketemu sama Romo"


"Terus apa hubungannya?"


"Ya ngobrol sebentar sama dia"


"Ohh... Yaaudah tolong bukain minum nya"


Diah membuka botol minuman tersebut, kemudian diberikan kepada Elena.


"Si Rika kemana El?


"Rika lagi ke prodi"


"Ada apa dia ke prodi?"


"Katanya mau meminta obat buatku Ya"


"Serius El?"


"Iya serius Diah, emangnya ada apa? kok muka mu terkejut gitu"

__ADS_1


"Ehh tidak apa-apa kok El , hhee"


Tak lam kemudian, Rika pun tiba di dalam ruangan.


"Ini obatnya El, diminum dulu ya"


"Hmm tapi aku males Rik minum obat"


"Dipaksain El, biar tidak terlalu sakit perutnya" ujar Diah.


"Iya biar sedikit lebih baik El, diminum dulu ya" tambah si Rika.


"Iya baiklah aku minum"


Akhirnya Elena meminum obat tersebut. Selang beberapa waktu, Romo tiba dalam ruangan.


"Ini obat buat kamu El"


"Obat apa Mo?"


"Iya obat penahan rasa sakit kalo sedang PMS" kerus Romo.


"Siapa yang PMS? haha"


"Lah katanya kamu"


"Ohh yasudah, ini buat obat kalo nanti sakit lagi ya"


"Hmm makasih ya Mo"


Elena sedikit lebih mendingan setelah minum obat. Mereka mengobrol dalam ruangan tersebut, dengan ditemani oleh Romo.


"Kamu nanti pulang sama siapa El?" tanya Romo.


"Emangnya ada apa Mo?" jawab si Elena.


"Aku mau nganterin kamu pulang boleh ngga?"


"Ngga usah Mo, tadi aku perginya bareng sama Rika"


"Iya kalo Romo mau nganterin kamu pulang ngga apa-apa kok El, hhe" sahut Rika dengan tertawa.


"Iya El, kan udah lama tidak diboncengin sama cowok" sindir Diah pada Elena.


"Apaan sih kalian berdua, ngga jelas banget deh" Ketus Elena yang tak terima ucapan Diah dan Rika.


"Jadi gimana El? mau aku anterin pulang nanti"

__ADS_1


"Ehh... Lain kali aja ya Mo"


"Ohh iya baiklah El kalo gitu".


"Oh iya aku lupa kalo habis dari kampus nanti mau ke pasar" ujar Rika.


"Terus apa hubungannya Rika?" tanya Elena.


"Iya takutnya lama beli belanjaan El, emangnya kamu mau ikut?"


"Iya kalo sekitaran 15 menit si mau Rik, kalo lewat dari itu males ah"


"Nah kayaknya lebih dari 15 menit kok El, jadi pulang nanti biar Romo yang anterin ya" kata Rika agar Elena berboncengan sama Romo.


"Ahh dasar kamu Rik, aku naik sama Diah aja"


"Emm kamu kan tau aku hari ini ngga bawa motor Elena" ketus Diah.


"Barengan sama aku aja ya El, tidak bakalan aku culik kok" timpal Romo


"Hhha... Udah barenfan sama Romo aja ya" si Rika tertawa jahat.


"Iya sama Romo aja, kami yakin kok sama Romo"


"Yasudah aku pulang sama kamu Mo, tapi ingat lansung anterin aku pulang" ancam Elena.


"Iyaa El, lagian mau ku bawa kemana selain nganterin kamu pulang"


Elena akhirnya pulang dari kampus nanti bakalan bersama Romo. Romo terlihat sudah mulai mendekati Elena. Dan Rika sama Diah pun merasakan bahwa ada maksud lain dari seorang Romo.


Mata kuliah kedua sebentar lagi akan segera dimulai. Satu persatu teman sekelas Elena mulai masuk ruangan. Yang pertama kali masuk adalah si Ali. Dia terlihat acuh tak acuh pada mereka berempat. Ali langsung duduk di pojokan.


(Kok Ali sinis gitu melihatku.. Atau jangan-jangan dia kesal dengan perkataanku tadi.. Duhh maaf ya Ali)


Ungkapan dalam hati Elena yang merasa bersalah pada Ali.


.


.


.


***BERSAMBUNG....


TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA NOVEL AUTHOR INI, YANG MASIH PENUH DENGAN TYPO DAN KALIMAT YANG KURANG JELAS. SEMOGA SAJA CERITANYA MENARIK BAGI KALIAN READERS.


JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE NYA YA 😊🙏

__ADS_1


__ADS_2