KUPILIH DIA

KUPILIH DIA
Kandasss !!


__ADS_3

Selepas pulang dari kedai, Mia menemani Jack untuk mencari penginapan terlebih dahulu. Setelah beberapa saat dan hari pun mulai semakin larut, mereka menemukan penginapan untuk Jack bermalam. Setelahnya, Jack mengantar Mia pulang dulu.


Sesampainya di kosan, dengan ganasnya Jack melayangkan nafsu nya kepada sang kekasih. Menghimpitkan Mia ke balik pintu dan mulai memberikan dia penetrasi. Mia tak tahan, dia mengerang kesakitan, setelah jari jemari Jack menyentuh area sensitifnya itu. Mia tidak terima dan tidak suka di perlakukan seperti layaknya wanita murahan. Mia mendorong Jack dan memukul pundak Jack dengan kuat.


"Jangan kurang ajar ya kamu!! Mentang - mentang aku kekasihmu, kamu mau main seenaknya aja. Apakah kamu anggap aku wanita murahan ha!?" Pekik Mia sembari memegangi sapu, untuk berjaga - jaga kalau saja Jack balik memukul dirinya.


"Sayang, tenang dong. Aku tidak bermaksud begitu. Aku hanya ingin melepaskan kerinduan ini Mia," Gerutu Jack dengan kedua telapak tangannya memohon kepada Mia.


"Kalau kamu benar - benar rindu padaku, tidak sepatutnya kamu bertindak semaunya seperti ini!! Aku bukan wanita murahan!!" Amarah Mia kian menjadi - jadi. Mungkin saja tetangga kosannya mendengarkan perdebatan di tengah malam itu.


"Tolong mengertilah Mia. Aku tidak bermaksud untuk menganggap dirimu wanita murahan. Aku benar - benar menyayangi kamu." Ujar Jack kini mendekat kembali kepada Mia.


"Kalau memang kamu mencintaiku, tinggalkan aku sekarang juga!! Dan jangan pernah datang kembali kehadapanku. Aku tidak suka pacaran dengan lelaki baj*ngan seperti kamu, yang bertindak semaumu saja. Keluar!!" Bentak Mia dengan menahan air matanya yang hampir berjatuhan itu.


Jack mencoba menenangkan Mia, dan berjanji untuk tidak melakukan perbuatannya kembali, "Sayang kamu tenang sedikit kenapa. Ya mungkin aku sudah khilaf dan terbuai nafsu. Secara hampir setahun lebih kita pacaran, aku belum pernah memilikimu seutuhnya Mia." Ujar Jack.


"Kalau kamu mau mendapatkan semuanya dariku, segera halalkan aku Jack!! Jangan hanya rayuan gombal belaka. Dan kalau memang kamu hanya ingin menikmati diriku saja, maaf aku tidak bisa. Lebih baik kamu pergi ke club malam dan cari wanita - wanita disana untuk kamu jadikan bahan pelampiasan nafsu be*atmu itu!!" Tegas Mia dan memberikan tas ransel Jack.


"Kamu pergi dari sini, dan jangan pernah kembali lagi kehadapanku. Mulai detik ini juga kita putus!!" Lontaran kata itu terdengar sangat nyaring ditelinga Jack.


"T-tapi Mia. Aku sungguh mencintaimu. Aku belum sanggup untuk menghalalkanmu Mia. Tunggu dulu waktunya belum tepat!!" Gumam Jack dari depan pintu Mia yang sekarang sudah di tutup dan di kunci oleh Mia.


Airmata Mia tak tertahan lagi, dan langsung berjatuhan. Dia tak tahan untuk tidak menangisi apa yang baru saja di dapatkan. Keputusan Mia sangatlah bagus dan tepat. Meskipun dia juga rindu dengan Jack sebelumnya, dan mungkin kerinduan itu akan menjadi kenangan pahit untuknya.


Setelah satu jam lebih Jack bergumam sendiri di depan pintu kosan Mia, akhirnya dia pergi menuju penginapan yang tadinya sudah di pesan. Mia malam itu menangis sejadi - jadinya. Foto yang terpasang di dinding, kini dia sobek dan membuangnya ke dalam plastik sampah. Dia memblokir semua akun media sosial dari Jack, dan nomor ponsel dari Jack juga dia blokir.


****


Pagi harinya, Mia datang ke kampus dengan menaiki angkot. Dengan mata sebam dan muka kusam, terlihat jelas di wajah manisnya itu.

__ADS_1


Sebentar lagi semester dua akan segera berakhir. Rentetan tugas demi tugas kian bertambah banyak. Hari itu, mereka di suruh dosen untuk bikin makalah dengan membuat tiga kelompok. Siapa sangka, Ali dan Elena satu kelompok saat setelah mencabut lotre di atas meja tempat dosen mengajar.


"Ah sialan!! Kenapa harus dia sih jadi kelompokku!?" Gumam Ali dalam hatinya.


Namun, kelompok mereka masih menyisahkan satu slot nama lagi. Ada tiga orang lagi yang belum mengambil lotre, yakni Romo, Mia dan juga Devi.


Sekarang giliran Romo yang mengambil lotre tersebut, dan Romo dapat kelompok tiga, yakni kelompoknya Diah.


"Semoga aja tidak Mia!! Ali sudah cukup untuk membuatku terbebani!!" Seru Elena dalam lamunannya.


Sekarang giliran Mia yang mengambil, Elena maupun Ali sama - sama terlihat tegang. Dan ternyata, Mia satu kelompok juga sama mereka berdua. Ekspresi Mia terlihat langsung kusut setelah dia harus satu kelompok sama Elena dan Ali.


"Ini benar - benar tidak masuk akal!! Kenapa harus satu kelompok sama mereka si!? Kenapa selalu saja dapat masalah!!" Ujar Mia menuju tempat duduknya sambil menundukan kepalanya itu.


"Maaf bu sebelumnya, saya boleh minta ganti kelompok nggak?" Ujar Elena memohon kepada dosennya agar pindah kelompok lain.


"Loh kenapa Elena? Ada masalah ya sama temannya!?" Ujar dosen mereka dengan menyusun tugas tulisan tangan dari mahasiswanya itu.


"Yasudah kalau begitu ibu permisi dulu. Tugasnya harus di presentasikan satu minggu lagi sebelum ujian semester ya." Pungkas dosen tersebut.


Kemudian dosen tersebut meninggalkan ruangan perkuliahan tersebut. Para mahasiswa istirahat dan menuju kantin. seperti biasa Ali yang selalu keluar belakangan. Namun, Mia terlihat masih berada dalam ruangan dengan kepalanya tertunduk di atas bangkunya.


"Hei Mia!! Kamu nggak mau keluar apa!?" Ujar Ali. Mia tidak merespon sama sekali.


"Mia!! Apa kamu sudah tidak mendengar?" Tanya Ali dengan sedikit emosi.


Kali ini Mia menjawab, "Apa - apaan kamu Ali. Aku tidak akan keluar, aku ingin beristirahat di ruangan saja." Jawab Mia memandangi Ali.


Ali melihat mata Mia yang sebam itu, dengan ras penasaran akhirnya Ali kembali bertanya kepada Mia yang sekarang mulai menidurkan kepalanya kembaki ke bangku itu.

__ADS_1


"Mia..... Apakah kamu habis menangis?" Tanya Ali.


Mia tidak merespon perkataan Ali. Kemudian Ali mendekati Mia dan duduk di sebelahnya.


.


.


.


.


.


**♡ BEEEERRRSSSAAAAMMMBUUUNGGG ♡


.


.


.


.


.


TOLONG BANTUL LIKE N COMMENT


SERTAKAN VOTENYA YA ❤❤❤

__ADS_1


DAN PLEASE, KASIH BINTANG LIMANYA DONG 🙏🙏


SELAMAT MEMBACA BUAT PENGGEMAR BTC 😍😍💖💖💖**


__ADS_2