KUPILIH DIA

KUPILIH DIA
"Menerka-nerka"


__ADS_3

Malam hari, Elena terlihat termenung menatap layar laptopnya. Dengan mata yang terlihat mulai mengantuk, dan tangan menopangkan dagunya. Dia kepikiran Ali rupanya.


"Ali, kamu kok tega ya padaku, kamu kok jahat, aku tak suka lihat kamu dekat sama Mia Li, aku itu masih sayang sama kamu, tapi aku rasa lebih baik begini daripada kamu makin kecewa terhadapku."


Ujar Elena dalam renungannya.


Dering telponnya berbunyi,


Kring... kringg... kringgg !!


"Hallo, ini siapa ya?"


"Ini aku, Romo,"


"Ohh kamu Mo, kenapa Mo?"


"Mau nanya boleh Na?"


"Mau nanya apa? silahkan Mo,"


"Sepulang kuliah besok, kamu mau kemana?"


"Langsubg pulang mungkin Mo,"


"Ikut aku dulu besok ya,"


"Ikut kamu kemana Mo?"


"Iya jalan-jalan,"


"Tapi kan besok aku nebeng sama Rika,"


"Biar aku aja yang jemput kamu besok pagi ya,"


"Hemm, iya deh baiklah,"


"Nah gitu dong, hhee."


Ternyata yang menelpon Ele a adalah Romo. Romo mengatakan bahwa dia akan menjemput Elena dan akan mengajaknya jalan.


Disisi lain, Ali pada malam itu jalan sama Mia. Yang kebetulan setelah pulang dari kampus kemarin, Mia meminta Ali agar menemaninya ke Mall.


"Ayo kita pulang Mia,"


"Sebentar Li, kita kesana dulu ya." Kata Mia menunjuk tempat wahana bermain, atau funcity di Mall tersebut.


"Yasudah kita kesana, tapi jangan lama-lama ya,"


"Tidak kok Li, kita beli koin sepuluh ribu, sudah tu kalo habis koinnya nanti, kita pulang oke," pinta Mia sambil tersenyum pada Ali.


"Terserah kamu deh, aku ikutan aja," ketus Ali.

__ADS_1


Mereka berdua akhirnya membeli koin. Kemudian, Mia dan Ali bermain permainan bola baseket. Mereka terlihat sangat menyukai permainan tersebut.


"Ternyata kamu orangnya asyik juga Mia. Coba dari dulu aku mendekatimu Mia," ujar Ali dalam hatinya sembari tersenyum menatap Mia yang tertawa melemparkan bolah basket ke dalam ring tersebut.


Tak terasa sudah jam 21.00 malam, mereka berdua akhirnya bergegas untuk pulang.


"Eh Li, seru juga ya main basket tadi,"


"Iya kok, kita beli minum dulu yuk,"


"Iya benar, kita beli minum dulu, aku udah haus banget Li," kata Mia yang sudah berkeringat dan mulai terlihat gerah.


Setelah selesai beli minum, Mia dan Ali keluar dari area Mall tersebut. Ali mengantar Mia pulang ke tempat kosannya.


Dalam perjalanan pulang, "Li, dingin banget ya,"


"Aku tidak merasa dingin kok Mia,"


"Tapi aku merasa dingin Ali,"


"Kamu mau pake jaket yang aku pakai?" tanya Ali pada Mia.


Dengan spontan Mia memeluk Ali, "Aku maunya begini aja Li,"


"Eh tapi kan Mia," pembicaraan Ali dipotong oleh Mia.


"Sudah tidak masalah kok Ali, aku kan meluk kamu biar tidak terlalu dingin,"


"Iya deh, suka-suka kamu Mia," jawab Ali sambil memegang rangkulan tangan Mia.


Mia kemudian mengajak Ali untuk jalan setelah pulang dari kuliah besok.


"Besok kita jalan lagi yuk,"


"Mau jalan kemana lagi Mia?"


"Iya kita jalan-jalan aja, mutarin setiap jalan yang ada di kota ini,"


"Tidak mau ah, ngapain mutarin kota, mendingan jalan itu ke suatu tempat baru enak,"


"Iya udah, kita jalan aja ke pantai, sambil menikmati kelapa muda," kata Mia sembari menaik turunkan alisnya.


"Hmm, oke baiklah Mia."


Akhirnya Ali menyanggupi permintaan Mia tersebut. Tak lama kemudian, mereka berdua sampai dikosan Mia.


"Besok aku jemput kamu ya," ujar Ali sambil tersenyum.


"Oke siap boss?" jawab Mia dengan hormat.


"Eh ngapain pakai hormat segala? aku bukan pahlawan Mia," timpal Ali yang kemudian mereka berdua tertawa bersama.

__ADS_1


"Aku pulang dulu ya,"


"Iya Li, makasih ya udah nemanin aku belanja tadi,"


"Oke tak masalah Mia, bye,"


"Oke, bye, hati-hati dijalan."


Ali akhirnya pulang dari kossannya, setelah sebelumnya menemani Mia membeli baju di Mall.


Keesokan harinya, diparkiran kampus tak sengaja Ali dan Romo berpapasan di gerbang parkiran.


"Heii bro," ketus Romo


"Ohh, heii kembali bro," kata Ali terkejut setelah pundaknya di tepuk Romo.


Mereka memarkirkan motor, terlihat Ali dan Mia langsung pergi lebih duluan. Sedangkan Romo dan Elena pergi ke poto copy terlebih dahulu.


"Kita duluan ya El, Mo," kata Mia


"Iya silahkan Mia," jawab Elena dengan nada sinis.


Setelah kurang lebih tiga jam, akhirnya jam perkuliahan mereka selesai. Terlihat Romo, Elena, Diah, Devi, Rika dan teman-teman satu kelasnya Ali keluar dari ruangan perkuliahan. Tersisa hanya Ali dan Mia yang membereskan peralatan yang dipakai saat kuliah tersebut.


Diparkiran, "Kita jadi kan jalannya?"


"Iya kalo emang kamu mau, jadi,"


"Mau dong, ayo kita pergi langsung,"


"Bentar, pakai dulu helmnya nona,"


"Siap pak boss," jawab Mia sembari tertawa.


Mereka berdua pulang terakhir, teman-teman mereka sudah pada pulang dan tak terlihat lagi di area parkiran. Mia dan Ali kemudian segera pergi ke pantai.


Setibanya di pantai, "Eh bentar Li,"


"Ada apa lagi si Mia?"


"Kok itu kayak teman satu kelas kita deh," menunjuk dua orang yang duduk di area wisata pantai tersebut, yang mengenakan pakaian serba putih.


"Mungkin itu anak kesehatan di kampus lainnya Mia,"


"Tapi itu sama persis kayak baju yang kita pakai sekarang Ali,"


"Yasudah kita dekatin aja, daripada kamu jadibpenasaran,"


"Iya Li, aku sangat penasaran soalnya."


Ali dan Mia mendekati kedua orang tersebut. Siapa sangka, yang ereka dekati ternyata benar, satu teman kelas mereka berdua.

__ADS_1


**BERSAMBUNGGGGG...


__ADS_2