KUPILIH DIA

KUPILIH DIA
Sebuah Rencana dari Mia!!


__ADS_3

Author sangat berterima kasih buat para reader setia yang selalu membaca novel yang jauh dari kata sempurna ini. Semoga novel ini kedepannya semakin bagus dan menarik. Jangan lupa bantu Like dan Vote sertakan comment juga😊🙏


.


.


.


.


****


Elena tersungkur ke lantai setelah bertabrakan cukup hebatnya dengan Romo. Rika membantu Elena untuk berdiri, sedangkan Romo meninggalkan mereka begitu saja.


"Eh Romo.... Benar-benar keterlaluan kamu!" Dengan menoleh ke arah Romo yang seketika berhenti untuk melanjutkan langkah kakinya.


"Emangnya kenapa? Makanya kalau jalan pakai mata," ujar Romo bernada sinis dan melanjutkan langkahnya.


"Dasar lelaki biadab! Awas saja kamu Romo." Tidak terima dengan ucapan yang di lontarkan oleh Romo.


Rika memegangi tangan Elena dan membantunya berdiri, "Sudah lebih baik kita segera ke toilet El. Sebentar lagi perkuliahannya akan segera dimulai.


Elena dan Rika lansung menuju toilet. Romo masih terlihat kesal atas tindakan yang di lakukan oleh Elena di kantin sebelumnya. Makanya dia memutuskan acuh tak acuh ketika Elena terjatuh sebelumnya.


Sudah sekitar dua jam perkuliahan berjalan, akhirnya selesai. Dengan niat yang baik, Mia bertanya kepada Elena tentang kapan kerja kelompok mereka akan dilakukan.


"Elena, kita mulai kerja kelompoknya kapan ya?" ujar Mia menghampiri Elena beserta teman-temannya.


Dengan santai dan seolah-olah tidak ada perasaan cemburu, Elena menjawab pertanyaan dari Mia, "Iya terserah. Mau hari apapun, aku si siap-siap saja. Coba tanya sama kelompok kita yang lainnya." Sambil membereskan buku catatan dan pena di atas bangku dirinya.

__ADS_1


"Oh gitu. Kata teman-teman yang lain, itu terserah Elena aja. Jadi kapan dan dimana kita akan melakukannya," ujar Mia sambil menjual senyum tipisnya itu di hadapan Elena serta teman-temannya tersebut.


"Oke nanti aku pikirkan dulu ya, Mia. Soalnya kita mau buru-buru pergi ke pasar dulu." Berdiri dan mengajak Rika serta Diah untuk bergegas membeli sayur mayur di pasar kota.


"Hmm.... Lihat saja Elena, aku bakalan buat kamu merasa sakit hati ,saat kerja kelompok nanti. Kamu akan sangat cemburu pastinya melihat kedekatanku bersama Ali. Tunggu saja tanggal mainnya. Aku tahu kamu masih memiliki rasa kepada Ali."


Perkataan yang terlontarkan di dalam hati Mia. Rencana apakah yang bakalan Mia terapkan?


Lalu kemudian, seperti biasa dia membantu Ali untuk membereskan peralatan yang di gunakan saat perkuliahan berlangsung. Sesekali merapikan rambut Ali yang berantakan itu.


"Gimana? Apa yang Elena jawab barusan?" ujar Ali sambil menggulung-gulung kabel colokan yang sebelumnya di gunakan.


"Iya kata Elena barusan, nanti dia kabarin kapan kita akan melakukan kerja kelompoknya," jawab Mia tentang ucapan dari Ali barusan.


"Oh begitu. Yasudah tinggal kita tunggu aja kabar dari dia. Ayo kita pulang!" Ajak Ali dengan mengambil ranselnya dan kemudian menyandang tas infocus serta kabelnya.


Ali dan Mia menuju fakultas dan mengembalikan peralatan tersebut. Selepas dari itu, mereka berdua segera menuju parkiran dan segera menuju ke sebuah tempat rumah makan terlebih dahulu. Karena sebelumnya memang mereka berdua belum sarapan.


Di dalam perjalanan, Mia kembali memeluk Ali dengan satu tangannya.


"Ali.... Terima kasih ya sudah mau anterin aku pulang," ujar Mia tanpa menggunakan helm, karena sebelumnya dia menaiki angkot untuk berangkat ke kampus.


"Ah kamu bisa saja Mia. Seperti baru pertama kali aja aku menolongmu," gumam Ali sambil tersenyum dan mengelus tangan Mia tersebut.


"Aku nyaman berada di dekatmu Li," ujar Mia sambil melihat wajah Ali dari spion motornya itu.


Ali tersipu malu di buatnya, "Jangan menggodaku Mia. Aku takut kejadian kita sebelumnya terulang lagi." Mengingat momen mereka di kosan Mia ketika hujan di kala itu.


Mia tertawa dan mencubit perut Ali dengan spontan. Tak terasa mereka berdua sekarang telah sampai di gang menuju kosan Mia. Namun, siapa sangka, Jack sudah menunggu lama di depan kosan Mia. Mia terlihat ketakutan seketika melihat adanya Jack di teras depan kosan dirinya tersebut.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


~~ **BEERRRRSSSAAAAMMBUUUUNGGG ~~


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA LIKE N COMMENT 😉😉😉


BANTU VOTE NOVEL INI ❤❤❤


SERTA KASIH BINTANG 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA. KECUP MESRA DARI AUTHORRR 😘😘😘


😂😂😂**


__ADS_2