
Pada saat hari hampir sore, Li Xiang pulang kembali ke restoran. Ia sudah cukup bersenang senang hari ini dengan kucingnya. "Restoran tutup lebih awal?" Ucapnya sambil menatap Cao Fang yang saat ini duduk di salah satu kursi pembeli.
Cao Fang mengangkat wajahnya yang tertunduk, "Tuan Muda?!" Ia segera menghampiri Li Xiang.
Li Xiang mengangkat sebelah alisnya, "Kau terlihat khawatir. Ada apa?"
"Tuan dan Nona.." Cao Fang kini mulai bercerita tentang kejadian saat siang tadi. Ia mengatakan bila Xiao Xing Fu dan Bai Nuan dibawa oleh orang dari sekte pedang langit. "Mereka sepertinya mengatakan tentang perjodohan dan Nona Bai mengaku di depan orang orang itu bila Tuan adalah kekasihnya. Tidak lama setelah itu, mereka membawa Tuan dan Nona Bai. Saya dengar mereka akan membawanya ke hadapan Patriarch mereka."
"Astaga.." Li Xiang menghela nafas. "Kalau begitu, aku akan menyusul–"
Braakkk
Pintu tiba tiba dibuka dengan keras dari luar. Beberapa orang masuk ke dalam. Orang yang paling depan adalah anak dari Wali Kota, Yan Fai.
"Dimana dia?!" Ucap Yan Fai dengan keras sambil menatap Cao Fang.
"T-tuan Muda Yan.." Ucap Cao Fang terkejut. Ia pikir, Yan Fai tidak akan ke restoran ini lagi untuk mengusir Tuannya dari kota. Tapi ternyata ia salah.
Li Xiang membalikkan tubuhnya menatap orang orang yang baru saja masuk ke dalam restoran, "Kenapa kalian masuk tiba tiba? Restoran sudah tutup. Apa kalian tidak melihat tulisan di luar?"
Yan Fai langsung menatap remaja itu, "Diam kau! Jangan campuri urusanku! Aku kemari untuk mencari pemilik restoran ini!"
"Memangnya kenapa kau mencari kakakku?"
"Kau adiknya?" Yan Fai menatap Li Xiang dari atas sampai bawah, "Kau tidak mirip dengannya sama sekali."
"Memangnya adik dan kakak harus memiliki wajah yang sama? Kau pikir kami kembar?" Ucap Li Xiang dengan malas.
"Cih, katakan dimana kakakmu?! Aku memiliki urusan dengannya!"
Li Xiang melirik Cao Fang, seakan menanyakan apa masalah yang terjadi. "Um.. tadi Tuan mengusir Tuan Muda Yan karena Tuan merasa Tuan Muda Yan sudah merendahkan Nona Bai."
"Kakakku tidak ada di sini sekarang. Dia sedang pergi. Lebih baik kau segera pergi saja dari sini." Ketus Li Xiang.
Yan Fai menjadi marah, "Beraninya kau mengusirku! Kalian pasti menyembunyikannya! Kalian semua, geledah tempat ini dan temukan pria dengan mata biru!"
Namun, orang orang di belakang Yan Fai tidak juga bergerak. Mereka hanya diam. Yan Fai segera melihat ke belakang karena orang orangnya tidak juga bergerak. "Ada apa dengan kalian?! Cepat cari di seluruh tempat ini dan temukan dia!"
"K-kami mundur saja. Berapapun kau membayar kami, kami tidak mau melakukannya." Ucap salah satu dari kelima orang yang disewa oleh Yan Fai.
"Apa maksudmu?! Kenapa kalian menjadi penakut seperti ini?! Aku sudah membayar kalian! Jadi ikuti perintahku!" Marah Yan Fai.
Kelima orang di belakangnya tetap saja diam. Mereka seolah takut dengan seseorang.
__ADS_1
Li Xiang tersenyum sinis, "Bawahanmu tidak mengikuti apa kemauanmu. Sekarang apa yang akan kau lakukan?" Ia mengangkat dagunya, seperti ingin memperlihatkan keangkuhannya.
"Cih, kalian tidak berguna! Kalau begitu, aku saja yang akan mencarinya!"
Saat Yan Fai akan bergerak, Li Xiang mengulurkan satu tangannya ke samping seakan menghalangi Yan Fai untuk semakin masuk ke dalam. "Kau pikir aku akan membiarkanmu masuk begitu saja?" Li Xiang tersenyum. Ia pun melirik kelima orang yang menjadi bawahan Yan Fai. "Aku baru ingat. Kalian perampok yang ingin merampokku dan mengancamku saat itu. Kenapa kalian kemari? Ada urusan denganku?" Ia melebarkan senyum.
"T-tidak, tidak. Kami tidak berniat mencari masalah denganmu. Sungguh. Kami akan pergi. J-jadi tolong ampuni kami." Ucap kelimanya sambil bersujud.
"Menyingkir dariku! Jangan menghalangiku!" Yan Fai memegang tangan Li Xiang agar remaja itu menyingkir. Namun, Li Xiang hanya diam di tempat.
"Aku akan mengampuni kalian jika kalian membawa orang ini pergi dan kalian harus memberinya pelajaran karena sudah mengusikku. Dan satu lagi, kalian jangan pernah menginjakkan kaki kalian di restoran ini lagi jika kalian masih ingin hidup." Ucap Li Xiang dengan datar.
"B-baiklah! Akan segera kami lakukan, terimakasih Tuan Muda!" Kelima orang itu segera menahan tubuh Yan Fai dan menariknya keluar.
"Hei, apa yang kalian lakukan?! Lepaskan aku! Kenapa kalian menuruti ucapan bocah itu?! Aku yang membayar kalian! Kalian seharusnya menuruti ucapanku, bukan ucapan anak itu!" Kesal Yan Fai. Ia mencoba memberontak. Namun, ia malah dipukul.
Bugh
"Diamlah!" Ucap salah satu dari kelimanya. Mereka menyeret Yan Fai walaupun pria gemuk itu terus memberontak untuk lepas.
Cao Fang yang sejak tadi memperhatikan tercengang dengan apa yang terjadi. Seharusnya dirinya dan Li Xiang yang dipukuli habis habisan oleh bawahan Yan Fai. Namun ternyata Yan Fai yang dipukuli oleh bawahannya sendiri. "T-tuan Muda.. Ini.. apa yang terjadi? Bagaimana bisa mereka menuruti ucapan Tuan Muda?"
Li Xiang berbalik menatap Cao Fang dan tersenyum kekanakan, "Aku hanya memberikan mereka uangku saat mereka merampokku. Jadi mereka sekarang ingin membalas budi."
Li Xiang melambaikan tangan kanannya setinggi dada, "Tentu saja tidak. Aku tadi hanya bermain main. Tapi mereka ternyata percaya begitu saja dengan ucapanku. Mereka itu bodoh. Jadi mereka bisa kubohongi dengan mudah."
"Lalu.. bagaimana dengan Tuan dan Nona Bai, Tuan Muda?"
Li Xiang memberikan kucing di tangannya pada Cao Fang, "Aku titipkan kucingku padamu. Jaga dia dengan baik. Aku akan menyusul mereka. Mereka di sekte pedang langit bukan?"
Cao Fang menerima kucing yang diberikan Li Xiang, "Ya, Tuan Muda. Tapi apa sekte pedang langit dekat dari kota ini? Bagaimana Tuan Muda akan ke sana? Apa Tuan Muda tahu tempatnya?"
Meoww
Li Xiang mengelus kepala kucing yang ada di tangan Cao Fang saat ini. Kucing itu mengeluskan kepalanya pada tangan Li Xiang, seakan tidak mau ditinggalkan. "Maaf, kau harus bersama dengan Fang sekarang. Karena aku harus menyusul kakakku. Aku akan kembali lagi nanti."
Meoww
Li Xiang kembali menatap Cao Fang, "Aku akan tanyakan pada orang dimana tempatnya. Jadi kau tidak perlu khawatir. Lagi pula, aku memiliki uang. Memangnya sejak kapan kakakku dibawa oleh mereka?"
"Sejak siang tadi, Tuan Muda. Belum lama setelah kami membuka restoran kembali."
"Baiklah. Kalau begitu, kau jaga restoran ini selama aku pergi. Kau bisa tinggal di tempat ini. Kau tidak perlu membuka restoran. Hanya perlu menjaganya saja. Kau juga bisa tinggal di tempat ini sementara. Ada uang di bawah tempat tidurku. Kau bisa menggunakannya. Tidak perlu mengembalikannya." Li Xiang berjalan pergi ke pintu.
__ADS_1
"Kalau begitu, berhati hatilah Tuan Muda dan terimakasih. Saya juga akan menjaga kucing Anda sebaik mungkin."
"Bagus."
Meoww
Kucing hitam di tangan Cao Fang hanya bisa menatap kepergian Li Xiang.
Di tempat lain, di sekte aliran netral, pedang langit. Xiao Xing Fu saat ini duduk di bawah pohon yang rindang di dekat lapangan latihan. Pakaiannya terlihat sedikit berdebu dan ada sedikit bercak darah di beberapa pakaiannya. Ia baru saja selesai bertarung dengan beberapa kultivator dari sekte ini. Ia melakukannya secara terpaksa. Bai Nuan pun sudah meminta bantuan darinya agar berpura pura menjadi kekasihnya.
Xiao Xing Fu bisa sampai di sekte ini dengan cepat karena orang orang yang membawanya memiliki kertas teleportasi dan karena itu, mereka bisa sampai di sekte dalam sekejap mata.
"Maafkan aku karena harus menyeretmu dalam masalahku." Ucap Bai Nuan yang duduk di sampingnya. Ia menundukkan kepala karena merasa bersalah. Apalagi karenanya, Xiao Xing Fu harus bertarung dengan banyak kultivator di sektenya.
Awalnya saat mereka datang, mereka dibawa ke hadapan Patriarch atau bisa dikatakan ayah dari Bai Nuan. Bai Nuan sendiri mengaku bila Xiao Xing Fu adalah kekasihnya. Jadi ia mengatakan agar ayahnya tidak menikahkannya dengan murid pribadinya.
Setiap Xiao Xing Fu ingin menolak apa yang dikatakan Bai Nuan, gadis itu memotong ucapannya. Jadi ia hanya bisa diam dan mendengarkan semua percakapan untuk mengetahui apa yang terjadi. Setelah itu, ia baru mengerti. Ayah Bai Nuan ingin menikahkan Bai Nuan dengan murid pribadinya. Padahal umur Bai Nuan saat ini baru saja 17 tahun dan gadis itu belum ingin menikah.
Lalu ayah Bai Nuan ingin menguji kekuatan Xiao Xing Fu dengan membuatnya bertarung melawan banyak murid di sekte. Lalu hasilnya, ia bisa mengalahkan semuanya walaupun mendapatkan beberapa luka.
Ayah Bai Nuan sangat takjub dengan kekuatan Xiao Xing Fu. Namun ia mengatakan ingin pemuda itu bertarung dengan murid pribadinya yang ingin ia nikahkan dengan Bai Nuan. Jadi ia memberikan waktu untuk Xiao Xing Fu beristirahat untuk saat ini sebelum bertarung dengan muridnya di lapangan pertandingan.
Ayah Bai Nuan sudah memberikan kamar untuk Xiao Xing Fu istirahat. Namun pemuda itu menolak dan lebih memilih beristirahat di dekat lapangan tempatnya bertarung tadi.
"Aku.. hanya tidak ingin menikah sekarang. Dan juga, aku tidak mencintai murid ayahku walaupun dia orang yang baik." Ucap Bai Nuan dengan kepala tertunduk.
Xiao Xing Fu menghela nafas, "Kau memang sangat menyebalkan. Kalau begitu, aku tidak akan kalah dengan orang itu agar kau tidak dipaksa menikah dengannya." Ucapnya masih dengan nafas yang sedikit tidak beraturan.
Bai Nuan terkejut. Ia mengangkat kepalanya kembali, "Kenapa kau mau membantuku?"
"Aku bukan ingin membantumu. Aku hanya ingin membantu murid ayahmu agar dia tidak menikah denganmu. Lagi pula, dia pasti akan kesulitan menghadapi wanita keras kepala dan tidak tahu malu sepertimu." Ucap Xiao Xing Fu dengan enteng.
Bai Nuan kini berekspresi kesal. Ia pun langsung memukul kepala Xiao Xing Fu, "Kau memang menjengkelkan!"
Xiao Xing Fu mengelus kepalanya yang benjol, "Jangan memukulku! Aku barusaja bertarung tadi dan aku terluka. Lalu kau menambahnya!"
Bai Nuan membuang muka kesal, "Biarkan saja. Itu juga salahmu!"
#####
Hi! Maaf bila ada banyak kesalahan dalam novel ini. Apalagi masalah typo yang mungkin selalu ada di setiap chapter dan buat kalian ga nyaman🙏
Mungkin ada yang berpikir novel ini seperti tidak nyambung ataupun membosankan karena alurnya yang hanya lurus saja mirip jalan tol tanpa adanya permasalahan seperti di novel lain. Author sebenernya bikin konfliknya di pertengahan dan bagian hampir akhir cerita. Tapi dimulai dari sini konflik 'mungkin' akan dimulai. Semoga kalian bisa terhibur dengan novel yang author buat. Walaupun ceritanya ga sebagus sama novel lain🙂dan alurnya yang lambat+membosankan. Sekian~
__ADS_1