Li Xiang Sang Abadi

Li Xiang Sang Abadi
68 -Misi Selesai


__ADS_3

Di chapter 67 ada sedikit revisi tentang penjelasan dari roh jahat. Tapi revisi ini ga mengubah cerita di chapter 67.


***


Xiao Xing Fu pun melakukan hal yang sama. Walaupun sebagian dari roh itu tidak terluka oleh pedangnya, namun ia tetap berlari menuju ke arah depan dimana kuil berada. Bai Nuan sendiri mengikutinya dan membantu menebas roh roh yang ada di sekitar mereka ataupun menghalangi jalannya.


"Argh," Bai Nuan berhenti berlari saat melihat Xiao Xing Fu terlempar ke belakang dan tubuhnya terjatuh tepat di depannya. Ia sedikit terkejut saat melihat luka tebasan yang ada di dada pemuda itu, "Xing Fu!"


"Ssshhh..," Xiao Xing Fu mendesis kesakitan. Namun ia segera duduk sambil memegangi luka di dadanya. Luka itu terasa seperti terbakar, membuatnya dua kali lebih menyakitkan dibandingkan dengan luka yang sama bila terkena serangan dari kultivator.


Bai Nuan menyentuh salah satu pundak pemuda itu dan berjongkok di sampingnya, "Apa kau baik baik saja? Apa yang terjadi?"


"Roh tingkat tinggi tiba tiba muncul di depanku, sshh.. dan menyerangku."


Bai Nuan mendongak ke atas kala merasakan aura dingin di depan. Hal yang ia lihat adalah roh bertubuh mayat atau roh tingkat tinggi sedang mengacungkan sebuah pedang padanya dan Xiao Xing Fu.


Semua roh di sekitarnya pun tampak tidak bergerak. Mereka seolah memberikan jalan bagi roh tingkat tinggi itu untuk berada di depan kedua manusia yang masuk ke wilayah mereka.


"Apa yang kalian lakukan di sini?!" Ucap roh tingkat tinggi dengan suara berat. Terdapat banyak bercak darah di tubuhnya. Terdapat pula garis merah yang melingkar di lehernya. Banyak luka dan bau busuk menguar dari tubuhnya.


"Dia berbicara?!" Batin Bai Nuan dengan sedikit terkejut. Untuk pertama kalinya, ia mengetahui bila roh jahat bisa berbicara. Karena selama ini, ia tidak pernah bertemu dengan roh jahat yang bisa berbicara.


Xiao Xing Fu sendiri hanya mengetahuinya dari Li Xiang. Lalu ini adalah pertamakali baginya bertemu dengan roh jahat seperti itu. "Sshh.. ini bukan urusan kalian!"


"Ternyata kau sombong juga, bocah." Ucap roh tingkat tinggi itu dengan nada marah. "Ini adalah wilayah kami, tidak ada satupun manusia yang boleh memasukinya!"


Setelah mengatakan itu, roh jahat di depan mereka berdua langsung mengayunkan pedangnya ke arah mereka.


Ssreettt


Namun dengan segera, Bai Nuan meringkuk di tanah sambil membanting kepala Xiao Xing Fu yang berada di sampingnya ke tanah. "Aduh.. sshh.."


Boomm Boomm Boom Bomm


Arah jalur serangan yang dilakukan roh jahat itu langsung membuat beberapa roh jahat lain yang bertingkat menengah langsung lenyap seketika. Bahkan serangannya membuat beberapa pohon di sekitar tumbang ke tanah.


Bai Nuan yang menatap sekilas bergidik ngeri. "Untung saja aku sempat menunduk. Jika tidak, maka aku sudah tamat."


Xiao Xing Fu mengangkat kepalanya kembali sambil mengelus dahinya, "Sshh... sakitt.., kenapa kau membantingku? Kau memiliki dendam padaku ya?!"


Bai Nuan yang mendengar ucapan Xiao Xing Fu menjadi sedikit kesal, "Cih, aku menyelamatkanmu! Seharusnya kau berterimakasih. Bila aku tidak membanting kepalamu tadi, maka kau sudah hilang dari dunia ini sekarang. Kau lihat saja serangan yang dibuat olehnya!"

__ADS_1


Xiao Xing Fu melirik ke arah yang ditunjuk dan langsung menelan ludah. Terdapat cekungan tanah yang dalam di dekat beberapa pohon tumbang. Padahal seingatnya, tidak ada cekungan tanah sebesar itu di sana tadi. "Apa itu karena serangannya?"


"Apa kau sekarang tahu posisimu, bocah?!" Ucap roh jahat tingkat tinggi. Ia mengarahkan pedangnya pada Bai Nuan dan Xiao Xing Fu lagi.


Kedua manusia itu menatap roh jahat di depan mereka, "S-sebenarnya kau siapa?" Ucap Xiao Xing Fu.


Roh jahat itu nampak menggeram marah seolah ingin melampiaskan semua amarah yang dipendamnya selama ini, "Orang orang aliran putih itu sangat brengs*k, kalian membunuh kami hanya karena kami lebih unggul dari kalian! Kalian takut dengan kekuatan kami semua dan membunuh kami!"


Xiao Xing Fu dan Bai Nuan sedikit terkejut ketika mendengar apa yang dikatakan roh jahat itu. Apa yang dimaksud olehnya?


"Aku takkan memafkan orang orang itu!! Dan dia juga bertanggung jawab atas semua ini! Gara gara dia, kami semua mati!" Teriakan roh jahat itu sangat keras sampai membuat gema di dalam hutan yang tenang ini.


Gyaahhh


Roh roh jahat di sekeliling mereka bersorak seolah mengerti apa yang dikatakan roh jahat tingkat tinggi itu. Hutan yang damai dan tenang kini kembali bising oleh suara pedang yang beradu.


"Apapun alasannya, kami tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi pada kalian!" Xiao Xing Fu yang sudah mengeluarkan pedangnya langsung melawan roh jahat di depan. Ia seolah tak takut saat melawan. Padahal ia sendiri sudah tahu bila tingkatan kekuatan mereka berbeda jauh.


Roh jahat yang dilawan Xiao Xing Fu sendiri menahan serangan yang dilakukan pemuda itu menggunakan pedang. "Kalian memang takkan mengerti dan kalian tak mau mengerti! Lebih baik enyahlah dari hadapan kami!" Ucap roh jahat. Ia mengayunkan pedang secara vertikal untuk membalas serangan pemuda di depannya.


Xiao Xing Fu dengan segenap tenaga menahannya, walaupun sedikit kesulitan. "Nuan, cepatlah pergi dan ambil bunga itu." Ucapnya disela sela pertarungan.


"Tapi bagaimana denganmu?"


"Jangan mengalihkan perhatianmu dariku!" Roh jahat yang terlihat marah langsung menendang tubuh Xiao Xing Fu dan membuat pemuda itu sedikit terdorong mundur.


"Berhati hatilah dan cepat susul aku," Bai Nuan berlari dengan cepat ke depan. Namun roh jahat yang sedang dilawan Xiao Xing Fu nampak meliriknya karena menyadari pergerakannya. "Tidak akan kubiarkan kalian mengambil sesuatu di tempat ini!" Roh jahat mengayunkan pedangnya dengan kuat ke arah Bai Nuan.


"Aku adalah lawanmu!" Xiao Xing Fu langsung datang ke hadapan roh jahat dan menahan serangannya dengan pedang. Kakinya yang berpijak pada tanah sedikit terdorong ke belakang saat menahan serangannya.


"Ggrrrhh, kau pikir aku akan membiarkannya?! Kalian semua, halangi gadis itu!"


Ggggrrrr


Semua roh jahat tingkat menengah langsung terbang mendekati Bai Nuan yang berlari menuju kuil.


"Cih," Bai Nuan nampak kesal ketika melihat beberapa roh di depannya menghalangi jalan. Ia memegang pedangnya dengan kuat dan menebas beberapa diantara mereka dengan pedang yang terlapisi banyak Qi.


Slaashh


Beberapa roh langsung menghilang menjadi asap hitam setelah terkena serangan gadis itu. Namun beberapa diantaranya tidak terluka, karena pedang gadis itu hanya menembus tubuh mereka.

__ADS_1


Sreett Sreett Sreett


Cakaran dari kuku roh roh jahat mengenai tubuh Bai Nuan dan melukainya. "Sshh..," Bai Nuan meringis pelan. "Tidak ada gunanya melawan mereka. Karena sebagian dari mereka tidak bisa terkena serangan. Mereka juga bahkan tidak terluka sedikitpun."


Bai Nuan memutuskan untuk berlari tanpa mempedulikan roh roh jahat yang berada di dekatnya. Ia hanya mengayunkan pedang ke depan dan berlari secepat yang dirinya bisa. Walaupun ia merasa lelah, terlebih Qi nya terkuras banyak hanya untuk menghalau serangan roh roh jahat itu, ia tetap saja berlari. Bahkan banyak roh jahat yang melukainya saat diperjalanan, tapi ia tetap bergerak.


Xiao Xing Fu sendiri cukup hebat menahan roh jahat tingkat tinggi untuk tetap berfokus padanya. "Aku tidak bisa terus seperti ini. Hanya sebentar bertarung dengannya saja sudah melelahkan. Kekuatanku terkuras banyak." Ia mengalirkan kekuatan api pada pedang dan membuat pedangnya terselimuti api.


Setelahnya, Xiao Xing Fu mengayunkan pedang pada roh jahat dengan kuat. Nampak bila roh jahat itu melompat mundur, menghindar dari serangannya. Walaupun begitu, Xiao Xing Fu terus mendekatinya dan melancarkan serangan. Sementara, roh jahat itu sendiri terus menjauh darinya, "Apa kau takut dengan api?" Ia tersenyum miring.


"Jangan sombong kau bocah," roh jahat langsung bergerak cepat menyerang Xiao Xing Fu, bahkan tanpa disadari pemuda itu.


Sreett


Sayatan pedang kembali tercetak di tubuh Xiao Xing Fu. Kali ini serangannya menyayat perut pemuda itu dengan cukup dalam. "Akh, sshh.." Xiao Xing Fu melompat mundur sambil memegangi perutnya. Ia menggertakkan gigi menahan sakit. "Sudah kuduga. Aku memang takkan bisa melawannya lebih lama."


Roh roh jahat tingkat tinggi lainnya tidak ikut menyerang karena mereka tidak diberikan perintah menyerang oleh roh jahat yang sedang melawan Xiao Xing Fu. Hal ini membuat Xiao Xing Fu dan Bai Nuan harus waspada karena musuh mereka bisa saja tiba tiba bergerak menyerang.


"Xing Fu, ayo cepat!!"


Xiao Xing Fu melihat ke asal suara kala mendengar teriakan. Ia melihat Bai Nuan hampir sampai di kuil. Melihat itu, ia merasa sedikit tenang.


"Kau pikir bisa lepas dariku?!" Ucap roh jahat di depan Xiao Xing Fu. Ia bergerak menyerang pemuda itu menggunakan pedang.


Xiao Xing Fu menahannya hingga kaki kanannya sedikit tergeser dari tempatnya. Ia dengan segera menendang tubuh roh itu dan berlari pergi menuju Bai Nuan berada.


Slasshh Slaash Slashh


Xiao Xing Fu menebas semua roh yang menghalangi jalannya tanpa mempedulikan semua luka di tubuhnya.


Roh jahat yang tadi melawan Xiao Xing Fu nampak kesal ketika melihat apa yang dilakukan Xiao Xing Fu, "Aku tidak akan melep??askan kalian!"


Bersamaan dengan sampainya Xiao Xing Fu di kuil, Bai Nuan pun baru saja memetik 3 tangkai bunga harapan. Tidak ada roh jahat yang masuk ke halaman kuil sejauh beberapa centi dari bangunan kuil yang hampir roboh. Karena bunga harapan berada di halaman kuil yang dikelilingi roh jahat, Bai Nuan cukup kesulitan mengambilnya. Maka dari itu, ia sampai di teras kuil bersamaan dengan Xiao Xing Fu.


Pemuda itu langsung memegang salah satu tangan Bai Nuan secara tiba tiba sambil mengambil sebuah kertas teleportasi dari balik pakaian. Ia langsung menyobeknya dengan satu tangan dibantu dengan menggunakan mulutnya, "Kembali."


Tubuh keduanya perlahan berubah menjadi sedikit bercahaya dan transparan. Tubuh mereka perlahan menghilang. Bersamaan dengan itu, semua roh jahat tanpa terkecuali yang berada di sana bergerak mendekati kuil walaupun tanpa perintah dari roh jahat yang melawan Xiao Xing Fu tadi.


"Hah?" Bai Nuan terlambat menyadari apa yang dilakukan Xiao Xung Fu. Namun saat ia sudah menyadarinya, dirinya seolah kehilangan kesadaran.


Gyaahhhh

__ADS_1


Para roh jahat berteriak seolah marah karena manusia yang masuk ke wilayah mereka terlepas dan melarikan diri.


__ADS_2