
"Bisa dikatakan, kau seperti memiliki 2 jiwa dalam satu tubuh. Tapi jiwamu memiliki sifat bertolak belakang dengan jiwamu yang lain. Kau adalah jiwa suci. Sementara jiwa lainnya adalah jiwa asing yang seharusnya tidak ada di dalam dirimu. Itu adalah jiwa iblis."
"Apa maksudmu? Iblis sudah tidak ada di dunia ini. Mereka sudah musnah ribuan tahun lalu."
"Yah.. jika kau tidak mau percaya, tidak apa. Tapi buktinya adalah mata merahmu. Itu adalah mata iblis. Padahal warna matamu sama sepertiku, 'kan? Warna emas."
"M-mataku?" Li Xiang langsung bergerak sedikit ke arah danau tanpa berdiri. Ia melihat pantulan wajahnya dari air danau dan terkejut. Apa yang dikatakan orang itu benar. Iris matanya berwarna merah, "B-bagaimana bisa?"
"Seharusnya jiwa iblis itu tidak ada di dalam dirimu. Terlebih kau adalah jiwa suci. Karena adanya jiwa asing itu, tubuhmu menjadi semakin lemah. Kau sering sakit dan hal itu disebabkan karena dua sifat dari kekuatan yang saling berlawanan bertabrakan dan 'bertarung'. Jika itu terus berlanjut, kau bisa mati dengan cepat. Tapi kau bisa bertahan sampai saat ini adalah hal yang menakjubkan.
Seseorang dengan jiwa suci biasanya memang akan mati dengan cepat, karena kebanyakan dari mereka tidak bisa menahan kekuatan api suci yang dimilikinya. Tapi bila kekuatan itu bertabrakan dengan kekuatan yang berlawanan, malah bisa membuat hidupnya semakin sedikit. Dia bisa bertahan hidup setengah dari berapa lama jiwa suci bisa hidup. Namun kau bahkan hidup setara dengan berapa lama jiwa suci tanpa jiwa asing bisa hidup."
"A-aku.. tidak mengerti dengan apa yang kau katakan. Jiwa suci apa? Aku baru mendengarnya." Li Xiang melirik ke belakang, menatap pemuda itu. "Dan aku juga.. belum tau kau siapa. Kau tiba tiba datang dan mengatakan sesuatu yang aneh."
"Oh, kau benar juga. Aku belum memperkenalkan diri ya? Khihi.." Pemuda itu tertawa pelan. "Kau tau tentang 7 air mata bulan?"
"Kurasa aku pernah mendengarnya. Ribuan tahun lalu, 7 bayi lahir. Mereka turun dari langit pada malam hari saat bulan penuh. Awalnya yang turun adalah sebuah gumpalan bulat cahaya sebesar bola. Mereka turun ke tempat yang berbeda beda dan ditemukan oleh pasangan manusia di berbagai tempat berbeda. Setelah pertemuan itu, setiap bola bercahaya berubah menjadi bayi.
Lalu pada suatu saat, mereka membebaskan manusia dari kekangan iblis yang merebut dunia ini dari manusia. Semua orang yang awalnya berada dalam kondisi buruk karena iblis, terbebas dari itu semua setelah 7 orang itu membasmi semua iblis yang ada di dunia ini. Lalu mereka juga menutup portal yang menghubungkan dunia iblis dan dunia manusia. Setahuku seperti itu."
"Apa yang kau katakan memang benar."
"Lalu apa hubungannya dengan i.. apa.. kau salah satu dari 7 orang itu?" Li Xiang berucap dengan ragu.
Pemuda itu tersenyum, "Itu memang aku. Aku adalah salah satu dari mereka. Namaku Tang Hai. Aku datang dari dunia atas."
"Dunia.. atas? Apa itu? Apa kau adalah Dewa?" Li Xiang memiringkan kepalanya.
"Hahaha, tentu saja tidak. Mana mungkin seperti itu. Kau tau bukan, keberadaan kami menghilang setelah semua iblis di dunia menghilang? Di saat itu kami bukan 'menghilang' tiba tiba karena mati atau hal lainnya.
Tapi kami membangun sebuah dimensi dan dunia yang berbeda dengan tempat ini. Namun penampilannya sama saja seperti di sini. Kami membuatnya karena dunia ini akan musnah bila kami tetap berada di sini. Karena seiring bertambahnya waktu, kekuatan kami terus bertambah pada saat itu. Kami juga membawa banyak orang bersama kami agar tempat itu tidak sepi. Lalu tempat itu dinamain dengan 'dunia atas'.
Salah satu diantara kami bisa melihat sebagian masa depan. Dia bisa meramal apa yang akan terjadi di masa mendatang. Selain mengurus tempat kami sekarang, kami juga selalu mengawasi dunia ini. Iblis belum benar benar hilang. Di dunia ini, memang hilang. Tapi di dimensi mereka, mereka belum hilang. Masih ada banyak iblis tersisa. Maka dari itu, kami akan selalu memantau keadaan dari dunia ini untuk mencegah kejadian seperti ribuan tahun lalu."
__ADS_1
Li Xiang terlihat sedikit terkejut. Ia baru tau sekarang hal lebih lanjut tentang 7 air mata bulan, "Kalau begitu, kenapa kau masih hidup? Dan kenapa sekarang wujudmu transparan seperti ini? Apa kau sudah menjadi roh gentayangan?"
Tang Hai langsung menjitak kepala Li Xiang, "Sembarang! Aku bukan roh gentayangan!"
Li Xiang mengusap kepalanya, "Lalu kau ini apa?" ia mengerutkan kening.
"Pertama, kami, 7 air mata bulan memiliki suatu kelebihan. Yaitu, kami tidak bisa mati dan kami tidak bisa menjadi tua. Yah.. tapi tidak bisa menjadi tua hanyalah beberapa. Karena dua orang diantara kami terlihat tua. Mereka seperti sesepuh." Tang Hai mengelus dagunya dan melihat ke atas, seakan membayangkan wajah 2 orang yang dibahas olehnya.
"Biarpun kami terbunuh, maka kami akan hidup lagi setelah beberapa hari kematian. Lalu kau tau? Aku adalah ketua, sekaligus pemimpin dunia atas." Tang Hai tersenyum bangga sambil melipat tangan di dada.
"Kalau begitu, kau harus pergi dari dunia ini dan kembali ke asalmu. Bila tidak, maka kau akan menghancurkan dunia ini," Li Xiang mengibas ngibaskan tangannya.
"Kau ini... itu tidak akan terjadi. Karena aku tidak memiliki kekuatan lagi. Ini adalah sedikit kekuatan dan kesadaran yang kumiliki untuk menjelaskan beberapa hal kepadamu. Karena itu, aku tidak memiliki banyak waktu. Inilah alasan mengapa wujudku transparan seperti sekarang. Aku sudah memberikan kekuatanku padamu."
"T-tunggu dulu, kenapa aku? Kau memberikan kekuatan itu padaku? Bagaimana bisa? Apa alasannya?"
"Karena hanya kau yang bisa melukai dan membunuhnya. Walaupun kami bertujuh memiliki kekuatan yang besar, tapi kami tidak memiliki api suci yang bisa melukainya apalagi membunuhnya.
Dua iblis bersaudara itu, kami tidak bisa membunuhnya ataupun melukainya. Regenerasi mereka terlalu hebat. Luka yang kami buat hanya bertahan satu sampai dua detik saja."
"Iblis bersaudara?"
"Ya. Maksudku, mereka adalah pangeran bersaudara. Mereka yang memerintah iblis dan manusia di dunia ini saat dulu."
"Kau mengatakan bila kalian menghilang dari sini setelah tidak ada lagi iblis yang tersisa di dunia ini. Lalu bagaimana cara kalian memusnahkan mereka berdua?"
"Sebenarnya.. itu bukan karena kami. Kami tidak melakukan apapun tentang hal itu. Ini bisa terjadi karena masalah internal mereka. Hingga kemungkinan mereka mati karena bertarung satu sama lain. Mereka bisa saling menyakiti dan regenerasi mereka lebih lambat bila terkena serangan dari satu sama lain."
"Lalu kenapa aku? Kenapa kau harus memberikan kekuatan itu padaku? Apa alasannya? Apa akan terjadi sesuatu yang berhubungan dengan dua pangeran iblis bersaudara itu?"
"Tepat sekali. Ternyata kau lebih pintar dari yang kupikirkan," Tang Hai tersenyum. "Hanya kau yang memiliki kekuatan api suci. Karena kau adalah jiwa suci yang lahir seribu tahun sekali. Namun bisa juga lebih lama dari itu.
Walau dikatakan lahir seribu tahun sekali, sebenarnya mereka tetap saja jiwa yang sama. Seperti reinkarnasi, apa yang terjadi pada jiwa suci seperti itu. Mereka akan terus lahir dan mati dalam waktu singkat.
__ADS_1
Karena 'kami' khawatir iblis bersaudara muncul saat kau mati, maka kami memutuskan akan membuatmu tetap hidup sampai dia datang. Hanya kekuatan api sucimu yang bisa membunuh mereka.
Dengan adanya kekuatanku padamu, maka kau memiliki kemampuan yang sama sepertiku. Kau tidak akan pernah menjadi tua. Tapi tubuhmu pasti masih berkembang sampai 20an tahun lebih. Lalu setelahnya, kau tidak akan tumbuh lebih tua dari itu. Juga dengan itu, kau tidak bisa mati. Berapa kalipun kau mati, maka kau akan hidup lagi.
Lalu dengan adanya jiwa iblis itu, kau memiliki kemampuan regenerasi yang sangat cepat, walau tidak secepat iblis bersaudara. Karena jiwa iblis di dalam dirimu adalah salah satu dari iblis bersaudara. Aku tidak tau siapa, tapi yang pasti salah satu dari iblis bersaudara."
"Apa?" Li Xiang terkejut, "Kalau begitu, bukankah aku seharusnya mati saja? Dia ada di dalam diriku 'kan?"
Tang Hai nampak berpikir, "Memang seharusnya seperti itu. Tapi kami juga membutuhkanmu untuk menghabisi iblis yang satunya. Kami tidak bisa melawannya, seberapa kuatpun kekuatan kami. Karena kemampuan kami tidak akan berpengaruh melawannya.
Iblis bersaudara bisa dihadapi oleh kekuatan hitam yang dimiliki iblis dan juga api suci. Tentunya orang dengan pemilik api suci tetap bisa mati di tangannya, walaupun aku mengatakan kekuatannya bisa untuk membunuhnya."
Li Xiang memijat pelipisnya, "Terlalu banyak informasi yang kuterima saat ini. Aku jadi bingung."
"Oh ya! Aku lupa mengatakan sesuatu. Selain apa yang kukatakan tadi, kekuatan yang kuberikan padamu bisa menjadi 'penghalang' atau bisa dibilang 'pihak' netral yang akan memisahkan kekuatan hitam dan cahaya yang bertabrakan. Dengan itu, maka tubuhmu tidak akan mudah sakit lagi seperti sebelumnya, fufufu.." Tang Hai tertawa, "Aku melihatnya dari ingatanmu. Kau sangat mudah sakit. Tapi itu tidak akan terjadi lagi sekarang.
Ingatlah, kau mudah sakit bukan karena kau lemah. Tapi kau itu kuat. Jadi jangan merasa pesimis. Kau pasti bisa menjadi kultivator kuat suatu saat nanti.
Pastikan kau membunuhnya, Xiang'er. Karena jika kami terkena serangan iblis bersaudara, kami akan sulit memulihkan diri dan lebih buruknya, jika kekuatan hitam yang dimiliki iblis bersaudara bisa benar benar membuat kami mati. Itu sudah pernah terjadi. Sehingga 7 air mata bulan, berubah menjadi 6 air mata bulan.
Kami masih harus melakukan banyak hal. Kami harus menjaga dunia ini dan dunia atas dari sesuatu yang benar benar bisa membuat semua orang sengsara ataupun dunia musnah. Maka dari itu, kami tidak boleh mati. Tapi mungkin setelah ini, 6 air mata bulan, berubah menjadi 5 air mata bulan. Karena setelah aku memberikan semua kekuatanku padamu, maka aku akan 'lenyap'."
"Tubuhmu semakin transparan. Apa kau baik baik saja?" Potong Li Xiang.
Tang Hai tersenyum, "Kau sebaiknya mendengarkan semua ucapanku tadi dan mengingatnya. Karena aku akan segera menghilang. Kulihat kau sejak tadi tidak memberikan banyak respon. Padahal aku sudah banyak bicara."
"Itu.. karena terlalu banyak hal mengejutkan yang kudengar dan beberapa dari itu tak kupahami. Terlebih tentang jiwa suci. Aku baru pertama kali mendengarnya." Li Xiang menundukkan kepala.
Tang Hai tersenyum. Mulutnya terus bergerak mengucapkan kata kata dan apa yang diucapkannya membuat Li Xiang terkejut.
"Kenapa aku tidak mendengar satu kalimatpun darinya?" Gumam Lin Hao. "Apa yang mereka bicarakan sampai dia terkejut seperti itu? Kuharap bukan hal yang penting. Sepertinya Li Xiang melupakan kata kata ysng diucapkannya, jadi aku tidak bisa mendengar satu kalimat yang sedang dia ucapkan sekarang."
Setelah kata kata itu, tubuh Tang Hai semakin transparan dan akhirnya menghilang, berubah menjadi serpihan cahaya yang menyebar seakan memisahkan diri hingga akhirnya sepenuhnya menghilang.
__ADS_1