
×LUKA×
PART 1
"Aku pergi dulu, Bye"
Laksh mengecup kening Ragini yg sudah terlelap, dan menyelimuti tubuhnya.
Dia mengambil pakaiannya yg berserakan di lantai, memakainya kembali.
Dia tersenyum saat melihat noda darah ada di ranjang itu. Dia tersenyum mengingat kejadian yg semalam dia dan Ragini alami.
Setelah Laksh memakai seluruh pakaiannya dia lalu keluar kamar tanpa melirik lagi ke arah Ragini.
Ragini membuka matanya, dia meneteskan airmata yg sedari tadi dia bendung. Dia duduk di tepi ranjangnya, menangis dengan tersedu-sedu mengingat kejadian semalam antara dia dan Laksh.
"Aku menyesal, tapi aku sangat takut kehilanganmu, Laksh" ucapnya lirih.
Dia menatap noda darah di sprei itu dan terus terisak.
***
"Hai guys.. Maaf telat.. Biasalah gue semalem abis bersenang-senang" kekeh Laksh.
"Hahaha giliran yg itu luh ga ngajak-ngajak, Bro" timpal temannya.
"Eitss, kalau untuk yg itu mah cuma gue doang yg boleh menikmatinya"
"Hahaha dasar mesum"
Laksh hanya terkekeh geli.
Tiba-tiba seorang wanita mendekati Laksh dan duduk di pangkuan Laksh.
"Laksh, malam ini temani aku yah. Mau kan?" ucap Tania dengan bergelayut manja di pangkuan Laksh.
Laksh hanya tersenyum dan mengangguk.
"Terimakasih Laksh, aku janji nanti malam akan memuaskanmu" ucap Tania dengan meninggalkan kecupan di pipi Laksh.
__ADS_1
Tania langsung pergi, Laksh hanya tersenyum menatap kepergian Tania.
"Aduhh kau itu maniak sekali, Laksh" ledek seorang temannya.
"Kucing kalau di kasih ikan mana ada yg nolak sih, Bro.. hahaha" jawab Laksh santai.
***
"Ragini, kau dari mana saja?" tanya Yuvi kakak Ragini.
"I-tu kak, a-ku se-ma..."
"Kenapa kau gugup?" tanya Yuvi heran.
"Aku semalam menginap di rumah Mrunal kak, sungguh" ucap Ragini meyakinkan.
"Baiklah, sana masuk ke kamarmu"
Ragini berjalan melewati Yuvi. Yuvi memperhatikan cara berjalan adiknya yg berbeda. Dia hanya mengernyitkan dahinya dan pergi ke kantor.
"Ragini, kakak pergi kerja dulu yah" teriak Yuvi.
Ragini keluar dari kamarnya mengintip di balkon "iya kak, hati-hati" teriaknya.
#FLASHBACK ON....
"Laksh, ayoo kita pulang. Kakak pasti akan memarahiku jika aku pulang larut malam" ajak Ragini.
Laksh hanya tersenyum.
"Aku masih ingin bersamamu, sayang" bisik Laksh di telinga Ragini.
Ragini bergidik, bulu romanya merinding.
Laksh mulai mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir ranum Ragini, tapi tangan Ragini menahannya.
"Hei, ada apa sayang?" ucap Laksh protes.
"Jangan Laksh, aku belum pernah melakukannya" ucap Ragini pelan.
__ADS_1
Laksh hanya tertawa. Dia memegang kedua tangan Ragini, matanya menatap mata Ragini dengan meyakinkan. Laksh memajukan kembali bibirnya untuk mengecup bibir Ragini. Laksh melumat pelan bibir Ragini, menciumnya dengan sangat dalam hingga ciuman itu berubah menjadi ciuman yg sangat panas. Ragini kelabakan melayani ciuman Laksh, dia hanya pasrah. Laksh membopong tubuh Ragini, dia tersenyum meyakinkan Ragini. Dia meletakkan tubuh Ragini di ranjangnya, dia menatap dalam mata Ragini. Laksh mulai membuka baju atasnya, dia mendekati tubuh Ragini, membuka kancing baju Ragini. Laksh benar-benar takjub dengan keindahan tubuh kekasihnya. Dia memeluk Ragini dan mencium kembali bibir Ragini. Ragini membalas ciuman Laksh walau sedikit kaku.
Saat Laksh ingin membuka celananya Ragini menggeleng, tapi Laksh tersenyum dia berbisik "jika kau memang benar-benar mencintaiku, kau harus melakukan apapun yg aku inginkan"
"Tapi Laksh....."
Laksh menaruh jarinya telunjuknya di bibir Ragini.
"Kau sangat mencintaiku kan?"
Ragini hanya mengangguk.
"Maka dari itu, kau diamlah dan nikmati saja apa yg akan aku lakukan kepadamu"
Ragini hanya mengangguk dan pasrah. Laksh membuka seluruh bajunya dan baju Ragini, dia membuangnya dengan sembarang.
Laksh **** tubuhnya, hingga dia merasakan pedih dan sakit di bawah sana. Dia tak kuasa menahan airmatanya, Laksh tersenyum dan menghapus airmata Ragini.
"Sabar sayang, tahan sedikit sakitnya. Nanti juga kau akan menikmatinya"
Ragini hanya menggigit bibir bawahnya, dan cengkaraman di punggung Laksh semakin kuat.
Dia merasakan sangat kesakitan, tapi Laksh tersenyum dengan puas lihat ekspresi Ragini.
Setelah sangat lama melakukan permainan mereka. Laksh tumbang di samping Ragini, dan memeluknya erat.
"Terimakasih sayang" bisiknya dengan mengatur nafasnya yg masih memburu.
Ragini hanya mengangguk dan terdiam.
#FLASHBACK OFF...
Ragini terus merutuki dirinya sendiri, bodoh sekali dia menyerahkan 'mahkotanya' kepada yg bukan suaminya. Laskh masih menjadi kekasihnya, bukan suaminya. Tapi dia dengan bodohnya terbuai dengan rayuan Laksh.
Dia masuk ke dalam kamar mandi, memutar keran shower. Dia menjatuhkan dirinya bersandar di dinding kamar mandinya dengan shower yg masih menyala membasahi tubuhnya.
"Aku bodoh, sangat bodoh!" sesalnya dengan terisak.
Next or Stop??
__ADS_1
Please komwell yah 😄😄
Klw respon sedikit aku langsung CUT makasih 🙏🙏