LUKA

LUKA
Hanyut


__ADS_3

×LUKA×


PART 6


"Ragini apa kau tak ingin bertemu dengannya lg untuk yg terakhir kalinya sebelum dia pergi?" tanya Rohit.


"Untuk apa? Aku sudah tak peduli lg dengan apa yg dia lakukan" jawab Ragini ketus.


"Aku rasa Laksh telah menyesal dan menyadari semuanya"


"Penyesalannya datang terlambat"


Rohit menyentuh bahu Ragini.


"Tatap mataku, katakan jika memang kau tak lagi mencintainya?"


Ragini hanya terdiam, dia menundukkan kepalanya.


"Dengar aku Ragini, setiap orang berhak untuk memiliki kesempatan kedua, apa kau tak ingin memberikannya kesempatan?"


Ragini hanya terdiam.


Dia lalu menggeleng.


"Sudah cukup! Aku tak mau lagi membahas tentangnya. Sudah cukup!" ucapnya lirih.


Ragini berlari masuk ke kamarnya.


Rohit hanya terdiam dan menatap kepergian Ragini.


Ponsel Rohit berbunyi, dia buru-buru mengangkatnya.


"Hallo Laksh, ada apa?"


"......"


"Baiklah aku akan kesana, tunggu aku"


Rohit mematikan ponselnya dia lalu pergi keluar rumah.


***


"Akhirnya kau datang juga Rohit" ucap Laksh dengan mata yg berbinar.


"Ada apa Laksh?"


Laksh memeluk tubuh Rohit. Dia menepuk punggung Rohit.


"Ku mohon jaga Ragini dan calon anakku" ucapnya lirih.

__ADS_1


Rohit melepaskan pelukannya.


"Kau sudah menyesali perbuatanmu Laksh?"


Laksh hanya terdiam dan terisak. Matanya memerah tak terasa airmatanya lolos.


"Aku sangat menyesal Rohit, aku baru merasa sangat kehilangannya saat dia sudah menjauh dariku. Aku sangat menyesal, sungguh. Bahkan aku sudah menghancurkan hidupnya. Jadi wajar jika saat ini dia pasti sangat membenciku. Aku malah menuduhnya saat dia meminta pertanggung jawaban dan tak mengakui anak yg dia kandungnya adalah anakku. Aku benar-benar sangat menyesal. Aku mohon jaga Ragini, dia wanita yg baik. Aku mohon kepadamu" ucap Laksh dengan terisak dan melipat kedua tangannya memohon kepada Rohit.


"Jangan seperti ini Laksh, aku sengaja menikahinya karena aku tak mau nantinya dia akan di kucilkan oleh lingkungan sekitarnya dan karena aku tau jika Ragini mengandung anakmu makanya aku berani untuk menikahinya, kau tenang saja aku akan selalu memberimu kabar mengenai anakmu nantinya"


Laksh hanya mengangguk.


"Baiklah, aku pergi dulu" pamit Laskh.


Rohit hanya mengangguk.


***


#FLASHBACK ON..


"Ragini, maukah kau menjadi kekasihku?"


Ragini hanya terdiam kaku.


"Apa maksudmu, Laksh?"


"Aku benar-benar mencintaimu Ragini, sungguh"


"Ragini, aku benar-benar mencintaimu. Maukah kau menjadi kekasihku?"


Ragini tersenyum dan mengangguk, Laksh langsung memeluk erat tubuhnya.


Beberapa bulan kemudian setelah mereka resmi menjadi sepasang kekasih....


"Sayang"


"Hmmm"


"Terimakasih kau sudah mau menjadi kekasihku" ucap Laksh.


Ragini hanya mengangguk.


"Laksh" panggilnya.


"Ada apa?" tanya Laksh bingung.


"Berikan tanganmu!"


Laksh langsung menyodorkan tangannya.

__ADS_1


Ragini mengambil sesuatu di tasnya.


Dia memakaikan sebuah gelang berwarna hitam yg bertuliskan "RAGLAK".


"Raglak?" tanya Laksh bingung.


"Iya, Ragini dan Laksh"


Laksh hanya tersenyum.


"Terimakasih, untuk mu mana?"


"Aku tak memerlukannya, karna aku sudah menyimpan namamu dengan lekat di dalam hatiku"


"Lalu, kenapa kau berikan gelang ini kepadaku?"


"Kau sering lupa, anggap saja ini alat untuk mengingatkanmu agar tak berpaling"


Laksh hanya menelan ludah dan mengusap tengkuknya.


Beberapa bulan kemudian...


"Laksh, dimana gelangmu? Kenapa kau tak memakainya?"


"I-tu.. A-ku.. Gelang itu talinya putus Ragini jadi aku menyimpannya di rumah" ucap Laksh gugup.


Ragini hanya menatap aneh ke arah Laksh.


#FLASHBACK OFF...


Laksh masih memegang gelang itu di tangannya, dia meneteskan airmatanya saat mengingat kenangan bersama Ragini. Dia benar-benar sangat menyesal. Dia menyeka airmatanya, dia lalu memakai gelang itu kembali.


Dia menutup kopernya yg sudah berisi dengan banyak pakaian.


Laksh lalu merebahkan tubuhnya di kasur.


"Kata maaf saja memang tak mungkin bisa menebus semua kesalahan yg telah aku perbuat kepadamu, Ragini" lirih Laksh.


***


Ragini mengambil ponselnya di nakas, dia membuka galeri foto di ponselnya, niatnya dia ingin menghapus semua fotonya bersama Laksh. Namun dia tak sanggup untuk melihatnya. Dia kembali menaruh ponselnya di nakas.


Mata Ragini terpejam, dia mengingat kenangan manisnya bersama Laksh. Hingga ingatannya kembali pada peristiwa saat Laksh merenggut kesuciannya itu, dia masih mengingat jelas bagaimana rasa sakit saat Laksh tak mau bertanggung jawab dan malah menuduhnya. Perkataan Laksh selalu terngiang di telinganya.


"Kau jahat Laksh, benar-benar jahat" ucapnya dengan menangis.


Dia mengelus perutnya yg masih sangat rata.


"Sayang ibu berjanji, ibu akan selalu menjaga dan merawatmu sekuat dan selama ibu mampu"

__ADS_1


Next or Stop??


Please komwell ya 😄😄


__ADS_2