LUKA

LUKA
Maaf


__ADS_3

×LUKA×


PART 5


"RAGINIII" teriak Laksh saat melihat Ragini.


Ragini langsung berjalan dengan cepat tapi Laksh tetap berlari mengejarnya.


"RAGINI TUNGGU!" teriaknya.


Laksh semakin mempercepat larinya.


Laksh merentangkan tangannya untuk menahan Ragini.


Ragini hanya terdiam.


"Untuk apa kau mengejarku" ucapnya ketus.


Laksh hanya menatap dalam manik mata Ragini.


"Minggir Laksh! Aku ingin pergi"


"Ragini tunggu"


Ragini menghentikan langkahnya.


"Ada apa?"


"Ragini, aku ingin menikahimu, aku ingin bertanggung jawab atas calon bayi yg ada di kandunganmu" ucap Laksh berteriak.


Laksh sudah tak memperdulikan lagi harga dirinya. Ragini masih membelakangi Laksh, dia meneteskan airmatanya.


"Semua sudah terlambat Laksh"


Laksh tak mengerti dengan ucap Ragini.


Dia lalu menarik lengan Ragini, Ragini memutar tubuhnya sehingga posisi mereka kini saling berhadapan.


"Katakan padaku? Apa alasanmu menolakku"


Ragini hanya tersenyum sinis.


"Bagaimana aku bisa percaya dengan omonganmu Laksh, dari dulu kau selalu berbohong" sindir Ragini.


Laksh mengenggam erat tangan Ragini.


Ragini menepisnya.


"Apa kau tak lihat mangal sutra di leherku? Apa kau tak mengerti juga maksud tanda sindur ini di kepalaku?" teriak Ragini.


Laksh hanya membulatkan matanya, dia tak percaya jika Ragini telah menikah. Secepat itu? Bukankah baru kemarin dia menemui Laksh dan meminta pertanggung jawabannya?


Laksh bergelut dengan pemikirannya sendiri.

__ADS_1


"Apa maksudmu? Siapa yg mau menikahimu?"


Ragini tersenyum sinis, dia merasa jika dirinya sedang di hina dengan menggunakan kata-kata itu.


"Pria itu bahkan lebih baik dari dirimu"


Laksh mengernyitkan alisnya.


Rohit yg baru saja datang bingung dengan keramaian di tengah taman kampus, dia lalu berlari untuk mencari tau sedang ada apa, karena entah mengapa dia merasakan ada firasat buruk di hatinya.


Mata Rohit membulat saat melihat Ragini dan Laksh sedang bertengkar di taman.


Rohit langsung menghampiri mereka, Ragini yg menyadari keberadaan Rohit langsung menarik lengan Rohit untuk berdiri di sampingnya.


"Kau ingin tau kan Laksh siapa pria yg menjadi suamiku?"


Laksh hanya mengangguk.


"Rohit.. Dia adalah suamiku" ucap Ragini dengan lantang.


Laksh menelan ludahnya, dia benar-benar tak menyangka jika Rohit sepupunya sendiri yg menikahi Ragini.


Laksh geram dia langsung menarik kerah baju Rohit dan menonjoknya.


Rohit terhempas ke tanah, Laksh mencoba untuk menghajar kembali Rohit. Tapi Ragini menghalanginya.


"Jika kau ingin memukul suamiku, pukullah aku dulu hah" ucapnya.


Laksh langsung meninggalkan Ragini dan Rohit.


Ragini mengobati luka Rohit.


"Aaawww" teriak Rohit saat Ragini tak sengaja menyentuh lukanya dengan kencang.


"Maaf Rohit.. Aku akan melakukannya dengan pelan-pelan"


Ragini langsung memasang plester ke sudut bibirnya.


"Sudah selesai"


Rohit bercermin "Ragini luka lebam di pipiku ini kenapa kau tidak obati" ucapnya protes.


"Bagaimana cara mengobatinya Rohit, kau ini aneh sekali"


Rohit hanya terkekeh.


"Laksh... Dia pasti akan sangat salah paham kepadaku"


Ragini hanya terdiam.


"Ragini, tak seharusnya kau mengakui di depan Laksh dan semua orang jika aku saat ini adalah suamimu"


"Tapi Rohit.. Aku sangat risih jika Laksh mendekatiku lagi, aku sudah sangat membencinya"

__ADS_1


"Kau yakin membencinya?"


Ragini hanya mengangguk.


Rohit menyubit hidung Ragini.


"Jangan berbohong!"


"Rohit sakit ihh"


Rohit dan Ragini tertawa dan bercanda.


***


"Bibi selamat! Kau akan mendapatkan seorang cucu" ucap Rohit dengan memeluk bibinya itu.


"Cucu?"


Rohit hanya mengangguk.


"Bibi aku sudah menikah, dan istriku sedang mengandung"


Anna sangat terkejut.


"Nak, kau sudah menikah? Lalu bagaimana caramu untuk menghidupi mereka"


"Bibi tenang saja aku akan sangat bekerja keras"


***


"Ibu aku sudah memesan tiketku untuk kembali ke London" ucap Laksh.


Anna menghampiri putranya dan mengelus pipi Ragini.


"Ibu aku akan kembali ke London"


Anna menatap sedih Laksh.


"Terimakasih ibu untuk semuanya, aku harus hidup mandiri lagi tanpa ibu"


Anna memeluk putra kesayangannya itu.


"Ibu aku ingin minta sesuatu kepadamu"


"Apa itu Laksh?"


"Jika anak Rohit telah lahir, tolong fotoin anaknya dan kirim ke aku ya bu"


Anna hanya mengangguk.


"Maafkan ayah Nak, ayah akan memantaumu dari jauh sana" gumamnya dengan mengingat anaknya yg masih berada di dalam kandungan Ragini.


Next or Stop??

__ADS_1


Please komwell ya 😄😄


__ADS_2